Trading & kelola akun MT di Aplikasi HSB Trading
store google
Asyiknya Belajar Supply and Demand Forex Trading

Mempelajari supply and demand dalam trading forex tidak hanya memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika pasar, tetapi juga membuka peluang baru bagi para trader untuk mengambil keputusan perdagangan yang lebih cerdas. Supply and demand adalah konsep dasar yang mendasari semua pasar keuangan, dan memahaminya dengan baik dapat memberikan keunggulan kompetitif kepada para trader. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi mengapa belajar supply and demand dalam trading forex begitu menyenangkan dan bermanfaat.

Salah satu hal yang membuat belajar supply and demand dalam trading forex begitu menarik adalah kemampuannya untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pergerakan harga dan pola pasar. Dengan memahami bagaimana penawaran dan permintaan memengaruhi harga, trader dapat mengidentifikasi peluang perdagangan yang berpotensi menguntungkan dan mengambil keputusan yang lebih cerdas. Ini memungkinkan para trader untuk mengambil langkah yang lebih proaktif dalam mengelola risiko dan mengoptimalkan potensi keuntungan.

Supply and Demand dalam konteks trading forex

Apa Itu Supply and Demand Forex?

Supply and Demand dalam konteks trading forex mengacu pada konsep dasar ekonomi yang memengaruhi pergerakan harga mata uang. Konsep ini didasarkan pada hukum dasar ekonomi di mana harga suatu aset (dalam hal ini, mata uang) ditentukan oleh tingkat penawaran (supply) dan permintaan (demand) atas aset tersebut di pasar.

Dalam trading forex, ketika permintaan suatu mata uang meningkat atau penawaran berkurang, harga mata uang tersebut cenderung naik. Sebaliknya, jika permintaan menurun atau penawaran meningkat, harga mata uang cenderung turun. Konsep ini digunakan oleh trader untuk mengidentifikasi potensi titik masuk dan keluar dalam perdagangan mereka.

Supply and demand forex juga berkaitan dengan trading dengan level support dan resistance. Sebuah level support adalah level harga di mana permintaan kuat dapat mencegah harga turun lebih jauh. Sebaliknya, level resistance adalah level harga di mana penawaran kuat dapat mencegah harga naik lebih tinggi. 

indikator Supply and demand dalam trading forex

Indikator Supply and Demand Forex

Supply and demand dalam trading forex sebagian besar dianalisis menggunakan metode analisis teknikal yang melibatkan pemantauan pola harga dan level-level support dan resistance di grafik. 

Sebagian besar trader tidak menggunakan indikator khusus yang disebut "Supply and Demand Indicator," tetapi mereka biasanya menggunakan indikator teknikal lainnya seperti Moving Average atau Relative Strength Index (RSI).

Namun, trader dapat menggunakan alat analisis teknikal yang umum digunakan seperti:

Baca Juga:  Sistem Bretton Woods Amerika & Ekonomi Global

1. Pola-pola Price Action

Price action adalah studi tentang pergerakan harga itu sendiri. Trader mencari pola-pola seperti Double Top atau Head and Shoulders yang dapat mengindikasikan perubahan dalam supply dan demand.

2. Volume

Meskipun bukan indikator supply and demand secara langsung, volume perdagangan dapat memberikan petunjuk tentang tingkat partisipasi pasar dan potensi perubahan dalam supply dan demand. Volume yang tinggi dapat mengindikasikan peningkatan permintaan atau penawaran.

3. Fibonacci Retracement

Cara menggunakan fibonacci retracement untuk mengidentifikasi level-level support dan resistance potensial berdasarkan rasio Fibonacci. Trader sering mencari konfirmasi supply and demand di sekitar level-level ini.

4. Indikator Oscillator

Beberapa trader mungkin menggunakan indikator osilator seperti Stochastic Oscillator atau Relative Strength Index (RSI) bersamaan dengan analisis supply and demand untuk mendapatkan konfirmasi sinyal.

Memahami Zona Supply and Demand Forex

Zona supply dan demand dalam trading forex merujuk pada area atau level harga tertentu di grafik di mana terdapat potensi tinggi untuk terjadi perubahan signifikan dalam pergerakan harga. 

Pemahaman tentang zona supply dan demand adalah salah satu kunci untuk mengidentifikasi peluang perdagangan yang potensial dan merencanakan titik masuk dan keluar yang baik. Berikut adalah beberapa poin penting untuk memahami zona supply dan demand dalam trading forex:

1. Zona Supply 

Zona supply adalah area di mana penawaran mata uang melebihi permintaan yang mengakibatkan penurunan harga. Zona ini sering ditandai oleh level-level resistance di grafik harga. Ketika harga mendekati zona supply, ada potensi untuk terjadi penurunan harga atau pembalikan arah. Trader mengidentifikasi zona supply ini untuk mencari peluang untuk menjual atau membuka posisi short.

2. Zona Demand

Zona demand adalah area dimana permintaan mata uang melebihi penawaran yang mengakibatkan kenaikan harga. Zona ini sering ditandai oleh level-level support di grafik harga. Ketika harga mendekati zona demand, ada potensi untuk terjadi kenaikan harga atau pembalikan arah. Trader mengidentifikasi zona demand ini untuk mencari peluang untuk membeli atau membuka posisi long.

3. Pengujian Zona

Zona supply dan demand seringkali diuji oleh harga sebelum terjadi pembalikan arah yang signifikan. Ini berarti harga dapat mendekati zona tersebut, melihat bagaimana pasar merespons, dan kemudian memutuskan apakah akan melanjutkan pergerakan ke arah yang sama atau membalik arah. Pengujian zona supply dan demand adalah momen penting untuk pengambilan keputusan trading.

Baca Juga:  Berikut Cara Sukses Meraih Breakeven dalam Trading Forex

4. Penggunaan Multiple Timeframes

Untuk mengonfirmasi zona supply dan demand, trader sering menggunakan berbagai kerangka waktu dalam analisis mereka. Zona yang tampak signifikan di grafik harian mungkin juga perlu dikonfirmasi di grafik jam atau menit.

5. Manajemen Risiko

Memahami zona supply dan demand tidak hanya tentang mengidentifikasi peluang, tetapi juga tentang manajemen risiko. Trader perlu menentukan stop-loss dan take-profit levels yang sesuai berdasarkan zona-zona ini untuk melindungi modal mereka.

Strategi Trading dengan Supply and Demand Forex

Strategi Trading dengan Supply and Demand Forex

Berikut adalah beberapa strategi yang sering digunakan oleh trader dengan konsep supply and demand:

1. Reversal Trading

Dalam strategi ini, trader mencari zona demand untuk posisi long dan zona supply untuk posisi short. Ketika harga mendekati zona demand yang signifikan dan menunjukkan tanda-tanda pembalikan bullish seperti pola candlestick bullish atau divergensi pada indikator teknikal, trader dapat mempertimbangkan untuk membuka posisi long. 

Sebaliknya, ketika harga mendekati zona supply yang signifikan dan menunjukkan tanda-tanda pembalikan bearish, trader dapat mempertimbangkan untuk membuka posisi short.

2. Range Trading

Ketika harga berada dalam kisaran (range) antara zona supply dan demand yang kuat, trader dapat mengambil posisi buy di dekat zona demand dan posisi sell di dekat zona supply. Strategi ini bekerja dengan baik dalam kondisi pasar yang sedang berkonsolidasi.

3. Breakout Trading

Ketika harga mendekati zona supply atau demand yang signifikan, trader dapat mengambil posisi trading breakout jika harga melewati zona tersebut. Ini berarti jika harga bergerak di atas zona supply, trader dapat membuka posisi long, atau jika harga bergerak di bawah zona demand, trader dapat membuka posisi short.

Setelah membaca artikel diatas, kamu bisa menggunakan level-level ini untuk mengidentifikasi potensi titik masuk dan keluar, serta untuk mengelola risiko dalam trading. Dalam praktiknya, supply and demand dalam trading forex dapat dilihat dalam grafik harga, di mana kamu mencari pola-pola harga yang mengindikasikan perubahan dalam supply dan demand. 

Memahami konsep supply dan demand adalah kunci dalam mengembangkan strategi trading yang sukses di pasar forex yang sangat dinamis ini. Apalagi jika kamu mencobanya terlebih dahulu menggunakan akun demo trading, sebelum memulai menggunakan uang sungguhan.. 

Baca Juga:  Cara Menghitung Risk and Reward Ratio Forex

Strategi Supply and Demand Forex Tanpa Risiko!

Setelah menjelaskan topik di atas, ada satu hal penting lain yang perlu kamu pahami, bahwa setiap jenis trading memiliki risiko yang mungkin bisa kamu temui setelah memasuki pasar finansial. Namun jangan khawatir ada langkah bijak untuk mencegah hal tersebut, yaitu kamu bisa menggunakan akun demo untuk melakukan uji coba strategi trading supply and demand forex ini!

Akun demo sendiri memungkinkan kamu untuk berlatih strategi trading, menguji rencana dan memahami cara kerja pasar tanpa harus menghadapi risiko finansial hingga mahir dalam trading. Inilah mengapa akun demo trading HSB berperan penting. Dengan akun demo ini, kamu bisa belajar trading tanpa risiko kehilangan uang sungguhan, sehingga kamu dapat meningkatkan kemampuan trading kamu dengan percaya diri. Trading bebas risiko dengan dana virtual akun demo HSB Investasi

Di akun demo HSB, secara otomatis kamu akan diberikan dana virtual hingga $100,000 yang tentunya bisa digunakan untuk mencoba beragam metode trading, posisi, hingga melatih kemampuanmu dalam menganalisa pergerakan tren pasar. Kamu bisa memanfaatkan akun demo di aplikasi trading HSB yang meraih penghargaan “The Most Innovative Broker 2022” dari ICDX. 

Aplikasi HSB Investasi juga mudah digunakan dengan adanya fitur CS online 24 jam, talent board dan menu deposit yang dapat membantu kamu dalam mengeksekusi trading jadi lebih mudah, cepat dan efisien.

Jika sudah siap, kamu bisa mulai memasuki keseruan pasar melalui akun live HSB yang menyediakan 45 instrumen trading berupa 17 pasangan mata uang forex, 20 saham AS terpopuler, 5 Indeks raksasa dunia, dan 3 jenis komoditi paling hits seperti logam mulia emas, perak, serta minyak mentah.

Selain itu, HSB menjaga keamanan serta transparansi transaksi nasabahnya terwujud dalam regulasi resmi yang disahkan oleh BAPPEBTI di bawah Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Regulasi menjadi manajemen risiko trading paling dasar yang perlu Sobat Trader utamakan.

Bukan hanya aman, transparan, dan terdepan, HSB juga memastikan untuk mengedukasi seluruh tradernya melalui berbagai sumber media belajar trading baik online maupun offline sebagai bentuk dedikasi HSB melahirkan trader-trader sukses di Indonesia. Jadi, tidak ada alasan bagimu untuk menunda peluang kesuksesan trading. Bergabunglah dengan HSB sekarang dan raih peluang profit tradingmu kemudian!***. 

Tag Terkait:
DISCLAIMER
Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, ditujukan hanya sebagai sumber pembelajaran dan bukan sebagai saran dalam pengambilan keputusan. Perlu Anda pahami bahwa produk dengan leverage tinggi memiliki potensi risiko kerugian yang juga tinggi, sehingga perlu dikelola dengan baik melalui pemahaman dan kemampuan analisa yang tepat. HSB Investasi tidak bertanggung jawab atas kesalahan keputusan yang dibuat berdasarkan konten ini. Sesuai ketentuan yang berlaku, HSB hanya menyediakan 45 instrumen trading yang dapat Anda pelajari di website resmi kami.

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB1

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
Artikel Lainnya

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
bonus tanpa deposit
Mulai Pengalaman Trading Terbaik