Cara Menghitung Korelasi Mata Uang Forex dengan Excel (Panduan 2025)

gabungan mata uang dunia yang siap digunakan untuk trading

Pernahkah kamu membuka dua posisi trading, satu profit, tapi yang satu lagi rugi dengan nilai yang hampir sama? Atau mungkin kamu membuka beberapa posisi yang semuanya bergerak searah dan kerugianmu membengkak secara tak terduga? Ini bukan kebetulan. Kemungkinan besar, kamu sedang berhadapan dengan korelasi mata uang, sebuah “kekuatan tak terlihat” di pasar forex.

Memahami korelasi adalah kunci untuk manajemen risiko yang cerdas dan diversifikasi portofolio yang efektif. Kabar baiknya, kamu tidak perlu alat canggih untuk menghitungnya. Panduan ini akan menunjukkan cara menghitung korelasi hanya dengan menggunakan Microsoft Excel, lengkap dengan contoh dan strategi praktisnya.

Apa Itu Korelasi Mata Uang Secara Sederhana?

orang sedang menghitung uang yang berkorelasi

Secara sederhana, korelasi mata uang adalah ukuran statistik yang menunjukkan bagaimana dua pasangan mata uang bergerak dalam hubungan satu sama lain. Nilainya berkisar dari -1 hingga +1.

  • Korelasi Positif (Nilai > 0 hingga +1): Kedua pasangan mata uang cenderung bergerak searah. Jika EUR/USD naik, GBP/USD kemungkinan besar juga akan naik. Korelasi +1 berarti mereka bergerak identik.
  • Korelasi Negatif (Nilai < 0 hingga -1): Kedua pasangan mata uang cenderung bergerak berlawanan arah. Jika EUR/USD naik, USD/CHF kemungkinan besar akan turun. Korelasi -1 berarti mereka bergerak berlawanan secara sempurna.
  • Korelasi Nol (Nilai mendekati 0): Tidak ada hubungan yang jelas antara pergerakan kedua pasangan mata uang.

Mengapa Korelasi Penting bagi Trader Forex?

lambang excel yang bisa digunakan menghitung korelasi mata uang

Memahami korelasi bukan hanya teori, tetapi alat praktis yang memberikan banyak keuntungan:

1. Menghindari Risiko Ganda (Over-Exposure)

Jika kamu membuka posisi beli pada EUR/USD dan GBP/USD (yang berkorelasi positif kuat), kamu pada dasarnya menggandakan risikomu pada Dolar AS. Jika USD menguat, kedua posisimu akan rugi.

2. Diversifikasi & Hedging yang Efektif

Kamu bisa menyeimbangkan portofoliomu dengan membuka posisi pada pasangan yang berkorelasi negatif. Misalnya, jika kamu memiliki posisi beli jangka panjang pada AUD/USD, kamu bisa membuka posisi beli pada USD/CAD (korelasi negatif) sebagai hedge atau pelindung nilai.

3. Menemukan Peluang Trading Baru

Jika dua pasangan yang biasanya berkorelasi kuat tiba-tiba bergerak berbeda, ini bisa menjadi sinyal adanya peluang trading.

4. Mengkonfirmasi Sinyal Trading

Jika kamu melihat sinyal beli pada EUR/USD, kamu bisa memeriksa apakah GBP/USD juga menunjukkan sinyal serupa. Jika ya, ini menambah keyakinan pada analisismu.

Contoh Pasangan Mata Uang dan Korelasinya (Tabel)

Pasangan 1 Pasangan 2 Jenis Korelasi Alasan Umum
EUR/USD GBP/USD Positif Kuat Keduanya memiliki Dolar AS sebagai quote currency dan sama-sama dipengaruhi oleh ekonomi Eropa.
AUD/USD NZD/USD Positif Kuat Ekonomi Australia dan Selandia Baru sangat terkait (proximity & trade).
EUR/USD USD/CHF Negatif Kuat Keduanya memiliki Dolar AS sebagai base dan quote, serta Franc Swiss sering dianggap safe haven alternatif Euro.
USD/CAD Minyak (WTI) Negatif Dolar Kanada adalah mata uang komoditas, nilainya cenderung menguat saat harga minyak naik.

 

Panduan: Cara Menghitung Korelasi di Excel Langkah demi Langkah

korelasi keuangan yang sudah dihitung dengan excel

Inilah bagian praktisnya. Kamu bisa menghitung sendiri nilai korelasi dengan mudah.

Langkah 1: Kumpulkan Data Harga Historis

Kamu memerlukan data harga penutupan harian (atau H4, H1) untuk dua pasangan mata uang yang ingin kamu analisis. Data ini bisa kamu dapatkan dari platform tradingmu (seperti MetaTrader 5) atau situs keuangan.

Langkah 2: Masukkan Data ke Excel

Buat tiga kolom di Excel:

  • Kolom A: Tanggal/Waktu
  • Kolom B: Harga Penutupan Pasangan Mata Uang 1 (misal: EUR/USD)
  • Kolom C: Harga Penutupan Pasangan Mata Uang 2 (misal: GBP/USD)

Langkah 3: Gunakan Rumus =CORREL

Klik di sel kosong mana pun, lalu ketikkan rumus berikut: =CORREL(B2:B101; C2:C101)

  • B2:B101 adalah rentang sel untuk data harga pasangan pertama (contoh: 100 data terakhir).
  • C2:C101 adalah rentang sel untuk data harga pasangan kedua. Tekan Enter, dan Excel akan langsung menampilkan koefisien korelasi (angka antara -1 dan +1).

Langkah 4: Interpretasi Hasil

  • 0.7 hingga 1.0 (Positif Kuat): Bergerak hampir selalu searah.
  • -0.7 hingga -1.0 (Negatif Kuat): Bergerak hampir selalu berlawanan.
  • Antara -0.7 dan 0.7 (Lemah): Hubungan tidak cukup kuat untuk dijadikan dasar strategi.

Promo akun demo HSB – latihan trading micro lot gratis untuk asah skill dan strategi tanpa risiko.

FAQ – Pertanyaan Umum Seputar Korelasi Forex

Apakah nilai korelasi selalu tetap?

Tidak. Korelasi bersifat dinamis dan bisa berubah seiring waktu karena perubahan kebijakan bank sentral, kondisi ekonomi, atau sentimen pasar. Lakukan pengecekan secara berkala.

Di mana saya bisa mendapatkan data harga historis?

Platform seperti MetaTrader 5 memungkinkanmu untuk mengekspor data historis. Situs-situs keuangan seperti Yahoo Finance atau Investing.com juga menyediakannya secara gratis.

Selain Excel, adakah alat lain untuk melihat korelasi?

Ya, banyak platform trading dan situs analisis yang sudah menyediakan heat map atau matriks korelasi secara real-time, sehingga kamu tidak perlu menghitungnya secara manual.

Kesimpulan

Korelasi mata uang adalah alat manajemen risiko yang sering diabaikan namun sangat kuat. Dengan memahaminya, kamu dapat menghindari risiko yang tidak perlu, menemukan peluang trading baru, dan membangun portofolio yang lebih seimbang. Dengan bantuan Excel, menghitung dan menganalisisnya kini bisa dilakukan oleh semua trader.

Ubah Analisismu Menjadi Aksi Trading

Sekarang kamu sudah bisa menghitung sendiri korelasi mata uang dengan Excel. Langkah selanjutnya adalah melihat bagaimana korelasi ini bekerja secara real-time dan memanfaatkannya untuk strategimu. Di sinilah Akun Demo HSB berperan. Kamu bisa langsung mempraktikkan analisismu dengan data dari platform MetaTrader 5 kami, tanpa risiko kehilangan modal.

Setelah kamu mahir menggunakan korelasi untuk manajemen risiko, saatnya membawa analisismu ke level berikutnya di Akun Live HSB. Trading dengan lebih cerdas dan terukur di platform kami yang aman dan teregulasi resmi oleh BAPPEBTI. Jangan biarkan analisismu hanya berakhir di spreadsheet. Unduh aplikasi HSB Investasi sekarang di Android dan iOS. Mulai perjalanan trading online sekarang!!***

Bagikan Artikel