Trading & kelola akun MT di Aplikasi HSB Trading
store google
AWAS! Hindari Sinyal Palsu False Breakout Trading

Apakah kamu seorang trader yang pernah mengalami pengalaman pahit ketika menghadapi sinyal false breakout? Jika ya, kamu tidak sendirian. Banyak trader, terutama yang baru memulai dalam dunia trading, sering kali terjebak dalam perangkap sinyal palsu ini.

False breakout adalah salah satu peristiwa yang paling meresahkan dalam trading dan bisa membuat kamu mengalami kerugian yang signifikan jika tidak diwaspadai dengan baik. Namun, jangan khawatir! Dalam artikel ini, kita akan membahas dengan rinci apa itu false breakout, bagaimana cara mengidentifikasinya dan yang paling penting, bagaimana cara menghindarinya.

Apa itu False Breakout?

False breakout dalam trading adalah kondisi ketika harga aset melewati level support atau resistance namun kemudian kembali ke level sebelumnya. False breakout sering disebut juga sebagai "fakeout" atau "breakout palsu". 

Kondisi ini dapat dapat merugikan Sobat Trader karena mengira harga akan terus bergerak ke arah yang baru saja ditembus, padahal sebenarnya kondisi pasar tidak mendukung.

Sebagai contoh, misalkan ada pasangan mata uang EUR/USD yang sebelumnya berada di level support 1,2000. Harga kemudian menembus level support tersebut dan terus turun ke level 1,1950. Namun, tiba-tiba harga kembali naik dan kembali ke level 1,2000. Jika kamu mengira bahwa penembusan tersebut merupakan sinyal untuk melakukan transaksi jual dan membuka posisi short, kemungkinan besar kamu akan merugi ketika harga kembali ke level sebelumnya.

Fakeout atau false breakout terjadi ketika harga forex berhasil menembus level support atau resistance

Penyebab Fakeout Trading Forex

Fakeout atau false breakout terjadi ketika harga forex berhasil menembus level support atau resistance namun kemudian berbalik arah dan kembali ke level sebelumnya. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya false breakout trading forex, di antaranya:

1. Ketidakpastian Pasar

Saat kondisi pasar tidak stabil dan terjadi banyak fluktuasi harga, maka fakeout trading forex lebih mungkin terjadi. Pasar yang tidak stabil dapat menyebabkan harga aset bergerak naik turun secara tiba-tiba dan seringkali sulit diprediksi.

2. Likuiditas Rendah

Likuiditas rendah dapat menyebabkan false breakout trading forex karena pada saat-saat tersebut, jumlah peserta pasar yang aktif sedikit. Akibatnya, fluktuasi harga dapat lebih mudah dipengaruhi oleh trader besar atau institusi keuangan tertentu.

3. Pengaruh Rilis Berita

Pengumuman berita ekonomi atau politik yang tidak terduga atau tidak diharapkan dapat menyebabkan fakeout trading forex. Pasar dapat bereaksi secara drastis terhadap berita tersebut, dan harga aset dapat bergerak ke arah yang tidak diinginkan.

Baca Juga:  Faktor Mempengaruhi Permintaan Uang dalam Forex

4. Kecenderungan Pasar

Kecenderungan pasar yang tidak jelas dapat menyebabkan fakeout trading forex. Pasar dapat bergerak dalam range tertentu tanpa menunjukkan arah yang jelas, sehingga sulit bagi trader untuk memprediksi arah pergerakan harga.

5. Kesalahan Analisis Teknikal

Kesalahan dalam trading forex salah satunya adalah kesalahan analisis teknikal dapat menyebabkan false breakout trading forex. Analisis teknikal yang salah atau tidak tepat dapat membuat trader mengambil keputusan yang tidak menguntungkan, seperti membuka posisi trading pada level support atau resistance yang salah.

Karena fakeout trading forex dapat menyebabkan kerugian yang besar bagi trader, sangat penting untuk melakukan analisis teknikal dan fundamental dengan cermat sebelum membuka posisi trading. Sobat Trader juga harus menggunakan stop loss dan take profit untuk meminimalkan risiko kerugian dan memaksimalkan keuntungan.

analisis teknikal dengan cermat dan memahami kondisi pasar sebelum membuka posisi trading

Perbedaan false breakout dengan breakout yang sebenarnya

Memangnya, apa perbedaan antara fakeout dan breakout dalam trading forex?

Fakeout terjadi ketika harga berhasil menembus level support atau resistance, namun kemudian berbalik arah dan kembali ke level sebelumnya. Sering terjadi di pasar yang tidak stabil dan dapat menyebabkan kerugian bagi trader yang membuka posisi trading pada level yang salah.

Sedangkan breakout terjadi ketika harga berhasil ditutup (closed) di bawah level support atau di atas level resistance. Kondisi ini juga dikenal sebagai price action confirmation. Breakout yang sebenarnya dapat menghasilkan keuntungan yang besar bagimu yang membuka posisi trading pada level yang tepat.

Dalam memperhatikan perbedaan antara fakeout dan breakout yang sebenarnya, Sobat Trader harus melakukan belajar analisis teknikal forex dengan cermat dan memahami kondisi pasar sebelum membuka posisi trading. Hal ini dapat membantu menghindari fakeout dan memanfaatkan breakout yang sebenarnya untuk mendapatkan keuntungan yang optimal. 

Cara Menghindari False Breakout

Trendline dapat membantu mengidentifikasi level support atau resistance yang valid

Berikut adalah beberapa cara yang dapat membantumu menghindari fakeout dalam trading forex:

1. Gunakan konfirmasi

Sebelum membuka posisi trading, pastikan untuk mengonfirmasi bahwa level support atau resistance telah benar-benar telah ditembus dan ditutup pada posisi yang tepat. Sobat Trader juga bisa menggunakan indikator teknikal lainnya untuk membantu proses konfirmasi ini.

2. Konfirmasi Break dan Retest

Konfirmasi break berarti menunggu konfirmasi bahwa harga telah benar-benar menembus level support atau resistance yang diinginkan, sebelum membuka posisi. Konfirmasi ini dapat dilakukan dengan menunggu penutupan harga di atas atau di bawah level tersebut pada timeframe yang digunakan.

Baca Juga:  De Nederlandsche Bank, Pilar Bank Sentral Belanda

Selain itu, trader juga dapat menggunakan konfirmasi retest. Setelah harga berhasil menembus level support atau resistance, trader dapat menunggu retest, yaitu ketika harga kembali ke level tersebut dan menguji apakah level tersebut benar-benar berubah menjadi support atau resistance baru. Jika level tersebut bertahan dan harga bergerak sesuai dengan arah yang diantisipasi, trader dapat membuka posisi.

Dengan menggunakan konfirmasi break dan retest, trader dapat menghindari false breakout dan mengambil keputusan trading yang lebih akurat. Namun, perlu diingat bahwa tidak ada metode yang dapat memberikan jaminan 100% terhadap false breakout. Oleh karena itu, trader perlu melakukan manajemen risiko yang tepat dan tidak mengambil risiko yang terlalu besar dalam setiap posisi trading yang dibuka.

3. Analisis Trendline

Trendline dapat membantu mengidentifikasi level support atau resistance yang valid. Pastikan untuk menggunakan beberapa titik dalam menarik trendline untuk memastikan validitas level tersebut.

Tingkatkan peluang profit trading dengan memanfaatkan leverage HSB up to 1:200

4. Perhatikan Volume Trading

Ketika harga menembus level support atau resistance, pastikan untuk memperhatikan volume trading. Volume yang tinggi dapat menunjukkan bahwa breakout yang terjadi adalah breakout yang sebenarnya, sedangkan volume yang rendah dapat menunjukkan bahwa breakout tersebut kemungkinan adalah palsu.

5. Hindari Membuka Posisi Trading saat Terjadi News Release

Saat terjadi pengumuman berita penting, pasar dapat menjadi sangat tidak stabil dan sulit diprediksi. Hal ini dapat meningkatkan kemungkinan fakeout, sehingga sebaiknya hindari membuka posisi trading saat terjadi rilis berita.

Dengan memperhatikan beberapa cara di atas, kamu dapat menghindari false breakout dan meningkatkan peluang untuk mendapatkan keuntungan dalam trading forex. Lantas, situasi pasar seperti apa yang bisa Sobat Trader manfaatkan untuk menerapkan False Breakout?

Kamu juga harus tetap mempertimbangkan sentimen pasar, perilisan berita ekonomi besar, akal sehat, dan jenis analisa pasar lainnya meskipun kamu mengetahui bahwa hasil terbaik cenderung terjadi di pasar range bound.

Harga di pasar keuangan pada umumnya bergerak di antara kisaran-kisaran (range) harga tertentu dan tidak menyimpang terlalu jauh dari titik high atau lowRange harga di pasar keuangan terikat oleh titik support dan resistance, serta buyer dan seller juga terus mendorong pergerakan harga untuk naik dan turun dalam level-level tersebut.

Baca Juga:  Bukti Trading Forex Bukan Judi, Ini Alasannya!

Strategi trading False Breakout dalam area range bound nyatanya dapat mendatangkan keuntungan bagimu. Meskipun pada titik tertentu, satu sisinya akan mengambil alih dan tren baru akan terbentuk.

Itulah informasi seputar false breakout, bagaimana asalnya, dan bagaimana cara kamu menghindarinya saat melakukan trading. Buat kamu yang ingin melakukan trading, pastikan broker yang Sobat Trader gunakan sudah teregulasi BAPPEBTI dan menawarkan transaksi yang aman transparan agar terhindar dari investasi bodong.

Salah satu broker trading yang bisa kamu percayakan adalah HSB Investasi. HSB Investasi tak hanya mengantongi izin resmi BAPPEBTI, tetapi juga meraih penghargaan Best Innovative Broker 2022 dari ICDX.  Gimana sih cara bergabung di HSB dan memulai trading?

Kamu bisa langsung membuat akun atau melakukan registrasi akun HSB menggunakan email milikmu. Setelah melakukan registrasi kamu bisa memaanfaatkan akun demo yang di sediakan otomatis. Kamu bisa langsung menganalisis cara membaca titik support dan resistance , mengatur strategi dan mencoba berbagai indikator lainnya!

Selain itu, HSB Investasi merupakan platform trading yang memiliki 4 jenis produk yang bisa kamu tradingkan yaitu 17 pasangan mata uang forex, 5 indeks saham, 3 produk komoditas dan 20 saham AS. Tenang saja! Trading di HSB Investasi sangat dijamin keamanannya dalam bertransaksi karena sudah memiliki izin resmi dan diawasi oleh BAPPEBTI.

Tidak kalah menarik dengan platform lainnya, HSB Investasi memiliki trading sistem menggunakan MetaTrader 5! Kamu dapat merasakan sistem trading fleksibel, analisa teknikal profesional karena terdapat 38 indikator bisa kamu gunakan, copy trading dari trader sukses lain dan fitur paling mengesankan dari MetaTrader 5 ini adalah algoritma trading yang dapat membantu kamu dalam trading. 

Tunggu apalagi? Segera Unduh aplikasi HSB Investasi dan nikmati kemudahan meraih keuntungan dan jangan lupa untuk melakukan deposit di HSB Investasi sekarang juga dan rasakan pengalaman trading yang lebih mudah, cepat, dan efisien. 

Dapatkan kesempatan untuk meraih keuntungan di pasar keuangan global hanya dengan aplikasi HSB Investasi. Jadilah bagian dari trader sukses di Indonesia dan memotivasi trader lainnya dengan cara registrasikan akunmu dan mulailah  trading sekarang juga.

Tag Terkait:
DISCLAIMER
Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, ditujukan hanya sebagai sumber pembelajaran dan bukan sebagai saran dalam pengambilan keputusan. Perlu Anda pahami bahwa produk dengan leverage tinggi memiliki potensi risiko kerugian yang juga tinggi, sehingga perlu dikelola dengan baik melalui pemahaman dan kemampuan analisa yang tepat. HSB Investasi tidak bertanggung jawab atas kesalahan keputusan yang dibuat berdasarkan konten ini. Sesuai ketentuan yang berlaku, HSB hanya menyediakan 45 instrumen trading yang dapat Anda pelajari di website resmi kami.

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB1

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
Artikel Lainnya

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
bonus tanpa deposit
Mulai Pengalaman Trading Terbaik