41 Istilah Penting Trading Emas yang Wajib Pemula Tahu

berikut 41 istilah penting dakan trading emas

Setiap istilah dalam dunia trading emas memiliki peran penting, mulai dari “pip” hingga “margin call”. Mengetahui arti dan penerapannya akan membantumu membuat keputusan yang lebih cerdas dan tepat. Menguasai istilah-istilah ini juga akan memperkuat dasar-dasar trading emas, yang akan sangat berguna dalam mengelola risiko dan memaksimalkan potensi keuntungan.

1. Broker Trading

Dalam trading dan investasi, kamu bakal sering denger istilah broker. Broker itu semacam perantara yang menghubungkan kamu (trader) dengan pasar modal. Bedanya sama beli barang di toko, kalau di trading emas atau komoditas lain, kamu gak bisa langsung beli. Nah, butuh broker ini buat bantuin kamu bertransaksi.

Penting banget buat milih broker yang sudah diatur sama BAPPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) dan proses transaksinya jelas, biar tradingmu aman. Contohnya kayak broker HSB Investasi yang jadi andalan banyak trader sukses di Indonesia.

2. Letter of Transaction (LOT)

LOT itu satuan jumlah transaksi trading emas dalam bentuk kontrak standar. Semakin besar lot asetmu di pasar, semakin besar juga potensi keuntungan yang bisa kamu dapat.

Tapi ingat ya, semakin besar nilai lot yang kamu perdagangkan, risiko ruginya juga makin gede. Ukuran transaksi lot dibagi jadi tiga:

  • Lot Mikro: 1000 unit mata uang standar
  • Lot Mini: 10000 unit mata uang standar
  • Lot Reguler: 100.000 unit mata uang standar

seseorang sedang mencari tahu tentang pips

3. Pips

Istilah pip ini bakal sering banget kamu denger di trading emas. Point in Percentage (Pip) itu satuan poin terkecil yang nunjukkin setiap pergerakan harga di trading emas. Pip dipakai buat ngitung total untung atau rugi trading yang lagi jalan, ngikutin pergerakan harga di pasar.

Pip itu ditunjukin sama 4 angka di belakang koma dari nilai aset trading, sedangkan pippette itu 5 angka di belakang koma. Misalnya, kalau kamu dapet info untung 30 pips, artinya harga aset saat dibuka dan ditutup naik 30 pip.

4. Leverage

Leverage itu semacam “daya ungkit” atau pinjaman yang dikasih broker buat bantu kamu transaksi dalam jumlah yang lebih besar.

Dengan leverage, kamu bisa transaksi pasangan mata uang dengan nilai yang jauh melebihi modal awalmu. Tapi perlu kamu pahami, meskipun bisa bikin untung gede, kamu wajib balikin nilai leverage yang dikasih broker itu.

Makanya, penting banget atur rencana tradingmu baik-baik biar gak rugi karena pakai leverage sembarangan. Contohnya, kalau broker nawarin leverage 1:200, artinya broker itu kasih pinjaman modal 200 kali dari uang deposit tradingmu.

5. Margin

Margin emas itu modal awal yang harus kamu siapin sebelum mulai trading. Ada dua jenis margin: used margin yang dipakai buat nahan posisi trading yang lagi jalan, dan free margin yang bisa dipakai kayak used margin tapi juga buat buka posisi trading lain.

6. Spread

Spread itu selisih antara harga beli (Ask) dan harga jual (Bid) aset trading di pasar modal pasangan mata uang

seseorang sedang bigung ingin menekan tombol buy atau sell

7. Buy dan Sell

Gampang aja, Buy itu artinya beli, dan Sell itu artinya jual di trading pasangan mata uang. Sebelum kamu mutusin buat buy atau sell aset, sebaiknya kamu analisa dulu biar tradingmu bisa untung.

8. Analisa Teknikal

Karena trading itu cepet banget pergerakannya, kamu butuh analisa teknikal buat liat potensi keuntungan. Analisa ini adalah cara buat baca dan pahami grafik pergerakan pasar.

Sebelum kamu buy (beli) atau sell (jual), bagusnya kamu ngerti cara baca grafik analisa teknikal dalam bentuk Pola Candlestick dan Pola Chart biar tahu arah, kondisi, dan tren pasar yang lagi terjadi.

9. Analisa Fundamental

Sedikit beda dari analisa teknikal, di analisa fundamental, kamu perlu liat pergerakan nilai aset berdasarkan hal-hal kayak tingkat suku bunga, tingkat pengangguran, PDB (Produk Domestik Bruto), isu politik, dan keamanan negara.

Analisa fundamental ini bantu kamu nentuin kekuatan aset trading sebelum kamu mutusin buat transaksi lagi di masa depan.

10. Bullish

Pergerakan harga aset di pasar akan menunjukkan beberapa tren, salah satunya adalah istilah tren Bullish yang menggambarkan bahwa aset perdagangan sedang bergerak ke atas atau kondisi market sedang naik.

11. Bearish

Kebalikan dari istilah trading Bullish, pada istilah Bearish, tren harga bergerak ke bawah atau menunjukkan kondisi perdagangan market yang mengalami penurunan.

12. Swap

Istilah lain di trading emas adalah Swap, yaitu biaya nginep transaksi trading di pasar modal. Biaya ini dikenakan atau dikasih sama broker ke nasabah.

Di trading emas, kadang transaksimu harus ketahan dan nginep di pasar modal. Broker yang jaga transaksimu selama nginep ini sampai transaksinya lanjut lagi. Kamu perlu tahu perhitungan swap biar nilai aset tradingmu positif dan bisa profit.

dua orang sedang diskusi sinyal bullish dari emas

13. Volatilitas

Istilah trading ini dikenal juga dengan nama market mood. Volatilitas menunjukkan perubahan nilai tukar mata uang atau harga aset emas dalam periode tertentu. Sobat Trader bisa menggunakan volatilitas untuk menghitung prediksi peluang untung atau kemungkinan risiko trading. Semakin tinggi nilai volatilitas, semakin cepat pula perubahan harga di pasar.

14. Support

Sesuai artinya dalam Bahasa Inggris, istilah trading support menunjukkan posisi nilai tukar aset yang berada di batas bawah harga pasar yang sedang berjalan. Istilah ini juga menggambarkan buying interest yang dapat menekan penjualan dan mempertahankan harga agar tidak terus turun.

15. Resistance

Kebalikan dari istilah trading Support, pada Resistance, posisi harga aset berada di atas level harga pasar berjalan. Ini menggambarkan adanya penekanan pembelian dan berupaya mempertahankan perubahan nilai harga aset agar tidak menanjak tinggi lagi.

16. Pasangan Mata Uang

Istilah dasar yang akan sering Sobat Trader temui dalam transaksi trading emas adalah pasangan mata uang atau currency pairs. Trading emas menggunakan pasangan mata uang dari dua negara berbeda sebagai aset yang diperjualbelikan.

Sobat Trader dapat mengenali pasangan mata uang emas dengan melihat 3 huruf besar yang digunakan untuk merepresentasikan beberapa informasi. 2 Huruf pertama mewakili inisial negara yang mengeluarkan mata uang tersebut, sedangkan huruf ketiga menginformasikan nama mata uang yang digunakan.

Misalnya mata uang USD, yang dapat memberikan informasi bahwa mata uang tersebut dikeluarkan oleh negara Amerika Serikat (US) dengan mata uang Dollar.

17. Major Currency

Dalam trading emas, pasangan mata uang yang diperdagangkan selalu dalam bentuk pasangan, terdiri dari mata uang utama (base currency) dan mata uang pendamping (quote currency).

Dalam major currency, mata uang yang diperdagangkan selalu melibatkan mata uang Dollar Amerika Serikat (USD) karena 75% aktivitas perdagangan dunia menggunakan mata uang ini sebagai alat tukarnya.

18. Minor Currency

Serupa tapi berbeda dengan major currency, istilah dasar yang perlu Sobat Trader kenali adalah minor currency yang tidak menyandingkan pasangan mata uangnya dengan Dollar Amerika Serikat (USD). Mata uang yang banyak digunakan dalam minor currency antara lain EUR, JPY, dan GBP.

19. Cut Loss

Istilah berikutnya yang harus Sobat Trader kenali adalah Cut Loss yang merupakan aksi cepat tanggap trader untuk memutus mata rantai kerugian trading yang lebih dalam lagi dengan cara menjual aset. Kamu perlu memahami cara kerja Cut Loss untuk menyelamatkan aktivitas tradingmu dari jurang kerugian.

20. Stop Loss

Serupa dengan istilah cut loss, stop loss adalah pemberitahuan atau perintah yang diberikan trader kepada broker untuk segera melakukan aksi jual demi menyelamatkan aset trading dari dampak kerugian yang lebih besar lagi.

Baik cut loss maupun stop loss, keduanya membutuhkan analisa tajam dan respon cepat trader. Jika Sobat Trader salah memperhitungkan titik stop loss, bukan keuntungan yang kamu dapatkan, justru risiko kerugian yang menyesakkan.

20. Stop Loss

Serupa dengan istilah cut loss, stop loss adalah pemberitahuan atau perintah yang diberikan trader kepada broker untuk segera melakukan aksi jual demi menyelamatkan aset trading dari dampak kerugian yang lebih besar lagi.

Baik cut loss maupun stop loss, keduanya membutuhkan analisa tajam dan respon cepat trader. Jika Sobat Trader salah memperhitungkan titik stop loss, bukan keuntungan yang kamu dapatkan, justru risiko kerugian yang menyesakkan.

21. Reversal Bullish

Terjadi ketika tren turun (bearish) berbalik menjadi tren naik (bullish). Ini menunjukkan potensi awal dari tren kenaikan harga yang baru. Biasanya, reversal bullish dapat diidentifikasi dengan pola grafik seperti pola double bottom, head and shoulders terbalik, atau candlestick reversal patterns seperti hammer atau engulfing bullish.

22. Reversal Bearish

Terjadi ketika tren naik (bullish) berbalik menjadi tren turun (bearish). Ini menunjukkan potensi awal dari tren penurunan harga yang baru. Pola grafik yang sering digunakan untuk mengidentifikasi reversal bearish termasuk double top, head and shoulders, atau candlestick patterns seperti shooting star atau engulfing bearish.

23. Pump (PomPom)

Pompom atau pump adalah istilah dalam trading yang sering digunakan oleh para oknum untuk memompa harga saham naik.

24. Hedging

Dalam trading ada beberapa strategi yang sering digunakan oleh para trader, salah satu strategi yang sering digunakan adalah Hedging. Hedging adalah strategi yang digunakan untuk membatasi risiko kerugian yang akan terjadi dengan cara menyamakan posisi – posisi yang dibuka.

25. NFP

Non-Farm Payroll (NFP) adalah laporan ekonomi penting yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat setiap bulan. Laporan ini menunjukkan jumlah pekerjaan baru yang diciptakan di luar sektor pertanian selama bulan sebelumnya. NFP mencakup sektor-sektor seperti manufaktur, konstruksi, dan layanan, tetapi mengecualikan pekerja di sektor pertanian, pekerja pemerintah, pekerja rumah tangga, dan karyawan organisasi nirlaba.

26. Nilai Tukar

Pada umumnya pasangan mata uang yang dipasangkan dengan Dollar AS biasanya dikenal juga dengan sebutan “Cross Currency Pair” harga nilai tukar antar mata uang tidak menjadi standart dimana uang itu dipedagangkan

27. Suku Bunga

Suku bunga adalah biaya yang dikenakan oleh pemberi pinjaman kepada peminjam atas penggunaan uang, dinyatakan sebagai persentase dari jumlah pinjaman. Suku bunga yang lebih tinggi biasanya mendorong orang untuk menabung lebih banyak karena imbal hasil yang lebih besar, sementara suku bunga yang lebih rendah dapat mendorong lebih banyak pinjaman dan investasi.

28. Treasury AS

biasanya mengacu pada Departemen Keuangan Amerika Serikat (U.S. Department of the Treasury), yang merupakan lembaga pemerintah utama di Amerika Serikat yang bertanggung jawab untuk mengelola anggaran federal, pengeluaran pemerintah, dan utang negara.

29. Risk Management

Risk Management adalah hal yang dilakukan untuk mengantisipai bencana atau resiko yang akan terjadi. umumnya membatasi kerugian ataupu resiko yang terjadi di market

30. Risk To Reward Ratio

Risk to Reward Ratio adalah rasio perbandingan antara potensi resiko dan potensi keuntungan.

31. Rebound

Rebound merujuk pada pergerakan harga suatu aset yang pulih atau bangkit setelah mengalami penurunan sebelumnya. Dalam konteks perdagangan, rebound dapat terjadi setelah aset mengalami tekanan jual yang kuat, dan harga kemudian mengalami peningkatan.

32. Risk aversion

Risk aversion menggambarkan sikap atau kecenderungan investor untuk menghindari risiko. Ketika investor cenderung risk-averse, mereka lebih memilih untuk menginvestasikan aset mereka pada instrumen keuangan yang dianggap lebih aman, meskipun mungkin dengan potensi imbal hasil yang lebih rendah.

33. Pending order

Pending order adalah instruksi di pasar keuangan untuk mengeksekusi perdagangan hanya jika harga aset mencapai tingkat tertentu yang telah ditentukan sebelumnya. Jenis-jenis pending order termasuk buy limit, sell limit, buy stop, dan sell stop.

34. Limit order

Limit order adalah jenis order di pasar keuangan di mana seorang trader menetapkan harga tertentu untuk membeli atau menjual aset. Order ini hanya akan dieksekusi jika harga pasar mencapai atau lebih baik dari tingkat yang ditentukan.

35. Bar Chart

Bar chart adalah grafik yang menunjukkan pergerakan harga aset keuangan selama suatu periode waktu tertentu. Setiap batang (bar) pada grafik mencakup informasi tentang harga pembukaan, penutupan, tertinggi, dan terendah selama periode waktu tersebut.

36. FOMC

FOMC, atau Federal Open Market Committee, adalah komite dalam Federal Reserve (Bank Sentral Amerika Serikat) yang bertanggung jawab untuk menetapkan kebijakan moneter negara. Tugas utama FOMC adalah mengatur suku bunga dan mengelola pasokan uang untuk mempromosikan stabilitas harga dan maksimum pekerjaan.

37. Bid Rate

Bid rate adalah tingkat suku bunga yang diberikan oleh pihak yang bersedia membeli suatu instrumen keuangan, seperti obligasi atau mata uang. Ini adalah harga yang mereka siap bayar.

38. Ask Rate

Ask rate adalah tingkat suku bunga yang diminta oleh pihak yang ingin menjual suatu instrumen keuangan. Ini adalah harga yang mereka inginkan dari pembeli potensial.

39. Likuiditas

Likuiditas mencerminkan kemampuan suatu aset untuk dijual atau dibeli di pasar tanpa menyebabkan perubahan signifikan pada harganya. Semakin tinggi likuiditas, semakin mudah suatu aset dapat diperdagangkan.

40. Kontrak Gulir

Kontrak gulir adalah perjanjian untuk membeli atau menjual suatu aset keuangan pada tanggal yang akan datang dengan harga yang telah ditentukan. Kontrak ini memungkinkan pihak terlibat untuk mengunci harga dan syarat perdagangan di masa mendatang.

41. Dump

Dalam dunia keuangan, dumping merujuk pada tindakan menjual sejumlah besar aset dalam waktu singkat, biasanya dengan harga rendah. Ini bisa mengakibatkan penurunan drastis harga aset tersebut di pasar, yang sering kali merugikan investor lain.

Itu tadi adalah 41 istilah trading yang penting untuk kamu kenali dan pahami ya Sobat Trader. Gak perlu bingung dengan beragam istilah yang mungkin terdengar asing di telingamu.

volatilitas tinggi emas mampu meciptakan peluang trading yang baik. buka akun real HSB sekarang

Apa Perbedaan Trading dan Investasi Emas?

Beda utamanya trading dan investasi itu ada di jangka waktunya. Trading biasanya dilakukan dalam jangka pendek, bisa bulanan, mingguan, harian, atau bahkan cuma hitungan jam. Buat nyari untung di trading, kamu perlu pakai analisis teknikal yang mantau pergerakan harga secara real-time. Analisis teknikal ini bisa didukung sama analisis fundamental dan analisis sentimen.

Nah, kalau investasi itu kegiatan keuangan jangka panjang, di mana potensi untungnya baru kelihatan setelah bertahun-tahun. Kalau di trading analisis teknikal jadi alat utama buat ukur untung, di investasi analisis fundamental itu kuncinya. Analisis fundamental nilai pergerakan nilai aset investasi berdasarkan kondisi ekonomi, politik, dan keamanan suatu negara, terus didukung sama analisis teknikal dan sentimen.

Bagi kamu yang baru mulai atau ingin mengasah kemampuan dalam trading emas, memanfaatkan akun demo gratis bisa jadi langkah awal. Akun demo memungkinkan kamu untuk berlatih trading dengan risiko nol sambil memahami dinamika pergerakan harga emas hari ini dan strategi yang tepat. Dengan berlatih menggunakan akun demo, kamu dapat lebih siap sebelum bertransaksi dengan uang sungguhan.

Manfaatkan aplikasi trading terpercaya HSB untuk pengalaman trading yang mulus dan efisien, lengkap dengan broker forex terbaik di Indonesia.

Unduh aplikasi HSB Investasi sekarang di Android dan iOS. Mulai perjalanan trading online sekarang!!

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apa itu trading emas?

Trading emas adalah aktivitas jual beli emas di pasar forex.

Xauusd termasuk trading apa?

XAUUSD adalah simbol untuk pasangan mata uang dalam trading forex yang menggambarkan perbandingan nilai antara emas (XAU) dan dolar Amerika Serikat (USD)

XAU artinya apa?

XAU artinya emas

Bagikan Artikel