Rangkuman Berita Penting: Dolar & Minyak Naik, Emas Jatuh di Bawah $5.200 saat Saham AI Lesu
Emas Merosot di Bawah Level $5.200 Akibat Tekanan Pasar
Harga emas (XAU/USD) kini telah turun ke bawah level psikologis $5.200 setelah sebelumnya sempat mencoba bertahan di area yang lebih tinggi. Penurunan ini terjadi di tengah aksi ambil untung yang dilakukan oleh para trader setelah aset ini mencapai rekor tertingginya. Kondisi pasar saat ini sangat dipengaruhi oleh penantian pengumuman Ketua Federal Reserve yang baru serta rilis data ekonomi AS yang memicu volatilitas tinggi.
Meskipun ketegangan geopolitik dan ketidakpastian kebijakan masih membayangi, tekanan pada harga emas menunjukkan adanya perubahan momentum jangka pendek. Para pelaku pasar kini memantau dengan ketat apakah penurunan di bawah level $5.200 ini akan memicu pelemahan lebih lanjut atau justru menjadi area dukungan baru. Semua mata tertuju pada pidato pejabat bank sentral dan laporan data produsen malam ini untuk menentukan arah pergerakan selanjutnya.
Minyak WTI Menguat di Tengah Panasnya Hubungan AS-Iran
Harga minyak mentah WTI melanjutkan kenaikannya hingga mencapai level $65,20 per barel akibat meningkatnya risiko gangguan pasokan di Timur Tengah. Eskalasi ketegangan dipicu oleh peringatan Washington mengenai tindakan militer terhadap program nuklir Iran, yang menambah premi risiko pada harga minyak global setelah sempat menyentuh level tertinggi sejak Agustus.
Pelemahan nilai tukar Dolar AS turut memberikan dukungan tambahan bagi komoditas ini, meski kekhawatiran atas kelebihan pasokan global tetap membayangi pasar. Secara teknis, harga minyak kini bergerak di atas rata-rata pergerakan kunci (SMA 50, 100, dan 200), menunjukkan pergeseran tren menuju penguatan meskipun indikator momentum memperingatkan adanya kondisi jenuh beli dalam jangka pendek.
Kesepakatan Trump dan Demokrat Redam Risiko Shutdown, Dolar AS Bangkit
Presiden Donald Trump dan Senat dari Partai Demokrat akhirnya mencapai kesepakatan untuk menghindari penutupan pemerintahan (shutdown) yang dijadwalkan pada tengah malam Jumat. Langkah ini mencakup pendanaan cepat untuk lima rancangan undang-undang anggaran tahunan dan perpanjangan waktu negosiasi terkait kebijakan imigrasi, yang memberikan kelegaan sementara bagi para trader di pasar keuangan.
Respons pasar terhadap berita ini membuat Indeks Dolar AS (DXY) menguat 0,34% ke level 96,48 karena berkurangnya risiko ketidakpastian anggaran nasional. Namun, penguatan ini masih dibatasi oleh kekhawatiran jangka panjang mengenai independensi Federal Reserve, terutama setelah Trump menegaskan keinginannya agar pimpinan bank sentral yang baru nanti lebih agresif dalam memotong suku bunga.
Dow Jones Tertekan Merosotnya Saham Microsoft dan Pudarnya Optimisme AI
Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah di tengah aksi jual besar-besaran pada saham teknologi megacap, terutama Microsoft yang anjlok 11%. Penurunan ini dipicu oleh pertumbuhan bisnis awan yang melambat dan proyeksi margin operasi yang mengecewakan, menandakan bahwa optimisme pasar terhadap teknologi kecerdasan buatan mulai jenuh karena biaya investasi yang terus membengkak.
Di sisi lain, saham Meta menunjukkan ketahanan dengan pertumbuhan pendapatan iklan sebesar 24%, sementara harga tembaga justru mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di level $6,45 per pon. Meskipun tembaga memberikan sinyal positif bagi ketahanan ekonomi global, pasar ekuitas secara keseluruhan masih dibayangi oleh ketidakpastian anggaran pemerintah dan hasil pendapatan sektor perangkat lunak yang kurang memuaskan.
Euro Menguat di Tengah Ketidakpastian Kebijakan Perdagangan Amerika
Pasangan mata uang EUR/USD berhasil menguat ke level 1,1965 di tengah keraguan pasar terhadap independensi Federal Reserve di bawah pemerintahan Trump. Kebijakan perdagangan AS yang sulit diprediksi serta pernyataan Trump yang cenderung mengabaikan pelemahan Dolar AS menjadi faktor utama yang menekan mata uang Greenback dan memberikan angin segar bagi Euro.
Sentimen negatif terhadap Dolar diperkuat oleh pandangan para analis yang melihat volatilitas kebijakan AS saat ini merugikan daya tarik mata uang tersebut. Kini fokus para trader beralih pada rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) zona Euro dan Jerman serta laporan inflasi Jerman (CPI) yang akan diterbitkan hari ini untuk menentukan arah pergerakan Euro selanjutnya.
Dolar Australia Melemah di Tengah Proyeksi Kenaikan Suku Bunga RBA
Mata uang AUD/USD mengalami penurunan ke kisaran 0,7030 setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam tiga tahun terakhir. Pelemahan ini terjadi meski data inflasi produsen (PPI) Australia menunjukkan kenaikan sebesar 3,5%, yang sebenarnya memperkuat peluang bagi bank sentral Australia (RBA) untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan pekan depan.
Pasar saat ini memperkirakan peluang lebih dari 70% bagi RBA untuk menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin guna meredam inflasi yang masih panas. Sementara itu, Departemen Keuangan AS terus menyoroti nilai tukar mata uang China (RMB) yang dinilai terlalu rendah, yang secara tidak langsung memberikan tekanan tambahan pada dinamika perdagangan di kawasan Asia-Pasifik termasuk Australia.
Inflasi Tokyo Melandai, Tekanan pada Yen Jepang Mulai Berkurang
Data inflasi konsumen (CPI) di wilayah Tokyo untuk bulan Januari dilaporkan melandai ke angka 1,5% dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai 2,0%. Penurunan ini lebih rendah dari ekspektasi pasar, mencerminkan melambatnya tekanan harga pada sektor energi dan bahan pangan segar di ibu kota Jepang tersebut.
Merespons data tersebut, pasangan mata uang USD/JPY bergerak turun 0,17% ke level 153,12 pada sesi perdagangan Jumat pagi. Pelambatan inflasi ini memberikan ruang bagi Bank of Japan untuk lebih berhati-hati dalam menentukan langkah pengetatan moneter di masa depan, sementara para trader terus memantau pergerakan Dolar AS yang masih fluktuatif.
Ingin mencoba trading Indeks dunia? Gunakan aplikasi trading terbaik dari HSB Investasi, broker forex terbaik yang teregulasi BAPPEBTI, untuk mulai trading saham Amerika seperti Nike dengan lebih percaya diri. Dengan HSB, kamu dapat memanfaatkan berbagai fitur unggulan dan promo broker forex yang membantu meningkatkan potensi profitmu. Segera buka akun aplikasi trading forex HSB dan mulailah berinvestasi dengan lebih aman dan terampil. Unduh aplikasi trading saham untuk Android dan iOS di sini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News HSB Investasi untuk informasi dan edukasi seputar trading, investasi keuangan, dan ekonomi.

