Rangkuman Berita Penting: Emas & Minyak Anjlok, Dolar AS Dominasi Pasar Saat Isu Iran Mereda

the fed chairman Jerome Powell

Harga Emas Hari Ini Merosot Tajam ke Level $4.700an

Harga emas (XAU/USD) ditutup anjlok lebih dari 10% ke angka $4.700-an per troy ons setelah sempat mencetak rekor tertinggi pekan lalu. Penurunan ini dipicu oleh meredanya kekhawatiran pasar terhadap independensi Federal Reserve menyusul pencalonan Kevin Warsh sebagai Ketua Fed yang baru. 

Stabilitas politik di Amerika Serikat membuat para trader mulai melakukan aksi ambil untung pada aset aman ini. Meski begitu, tingginya permintaan dari bank sentral global dan ketegangan geopolitik tetap menjadi faktor pendukung yang menopang nilai emas sebagai cadangan netral.

Harga Minyak Dunia Hari Ini Turun Akibat Sinyal Deeskalasi

Harga minyak mentah WTI berbalik arah ke zona merah pada perdagangan Senin setelah sebelumnya sempat ditutup menguat di level $65,69. Pelemahan ini terjadi karena pernyataan Presiden Donald Trump yang mengindikasikan adanya pembicaraan serius antara Amerika Serikat dan pihak Iran. 

Sinyal meredanya konflik di Selat Hormuz serta keputusan OPEC+ untuk tetap mempertahankan tingkat produksi di bulan Maret memicu aksi ambil untung. Analis menilai berkurangnya risiko militer mulai menutupi kondisi fundamental pasar minyak global yang cenderung masih lemah.

Pergerakan Kurs USD/JPY Stabil di 155,20 Pasca Ringkasan BoJ

Pasangan mata uang USD/JPY terpantau stabil di kisaran 155,20 setelah Bank of Japan (BoJ) memberikan sinyal pengetatan moneter secara bertahap. BoJ menyatakan bahwa kenaikan suku bunga lebih lanjut akan dilakukan secara tepat jika pertumbuhan ekonomi dan prospek inflasi tetap terjaga. Perdana Menteri Sanae Takaichi menyebutkan bahwa pelemahan Yen saat ini justru memberikan peluang bagi industri ekspor dan sektor otomotif. Namun, penguatan Dolar AS akibat sentimen positif kebijakan moneter AS yang baru masih membatasi ruang bagi Yen untuk menguat lebih jauh.

Euro Tetap Tertekan di Bawah 1,1850 Meski PDB Zona Euro Positif 

Mata uang Euro masih sulit bangkit dan diperdagangkan di sekitar 1,1840 akibat kuatnya performa Dolar AS di pasar global. Meskipun ekonomi Jerman dan Zona Euro tumbuh 0,3% pada kuartal terakhir tahun 2025, sentimen pasar lebih condong ke arah penguatan mata uang Greenback

Para trader merespons positif pencalonan Kevin Warsh sebagai pemimpin bank sentral AS karena dianggap akan membawa disiplin moneter yang lebih ketat. Kondisi inflasi produsen AS yang masih di atas target juga memperkuat posisi Dolar terhadap Euro pada pembukaan pekan ini.

Ketegangan AS-Iran Mereda, Peluang Kesepakatan Nuklir Muncul 

Hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran menunjukkan titik terang setelah Presiden Donald Trump menyatakan harapannya untuk mencapai kesepakatan baru. Trump mengklaim bahwa Teheran mulai menunjukkan keseriusan untuk bernegosiasi demi menghindari konflik regional yang lebih luas. 

Pernyataan ini muncul setelah adanya peringatan keras dari pemimpin tertinggi Iran terkait potensi peperangan jika Washington melakukan serangan. Fokus pasar kini beralih pada proses negosiasi yang diharapkan dapat menghasilkan solusi yang dapat diterima oleh kedua belah pihak.

GBP/USD Stabil Menanti Data ISM Manufacturing 

Pasangan mata uang GBP/USD diperdagangkan datar seiring dengan penilaian pasar terhadap arah kebijakan Federal Reserve di bawah kepemimpinan baru. Penunjukan Kevin Warsh membuat para trader mengantisipasi suku bunga AS yang tetap tinggi dalam waktu lebih lama, sehingga menyokong posisi Dolar. 

Di sisi lain, Bank of England diperkirakan akan tetap mempertahankan suku bunga di level 3,75% pada pertemuan bulan Februari mendatang. Ekspektasi pemangkasan bunga yang dilakukan secara bertahap oleh Inggris diprediksi dapat mengangkat nilai Pound terhadap Dolar dalam jangka pendek.

NZD/USD Menguat Didukung Data Manufaktur China 

Dolar Selandia Baru (Kiwi) berhasil menguat ke level 0,6025 setelah rilis data manufaktur China yang menunjukkan performa melampaui ekspektasi. Indeks PMI Manufaktur China naik ke angka 50,3 di bulan Januari, yang merupakan level tertinggi sejak Oktober 2025. 

Mengingat China adalah mitra dagang terbesar Selandia Baru, data ekonomi yang solid ini memberikan dorongan positif bagi mata uang NZD. Meskipun begitu, inflasi produsen AS yang masih panas tetap menjadi tantangan utama yang membatasi penguatan berkelanjutan bagi pasangan mata uang ini.

Ingin mencoba trading Indeks dunia? Gunakan aplikasi trading terbaik dari HSB Investasi, broker forex terbaik yang teregulasi BAPPEBTI, untuk mulai trading saham Amerika seperti Nike dengan lebih percaya diri. Dengan HSB, kamu dapat memanfaatkan berbagai fitur unggulan dan promo broker forex yang membantu meningkatkan potensi profitmu.  Segera buka akun aplikasi trading forex HSB dan mulailah berinvestasi dengan lebih aman dan terampil. Unduh aplikasi trading saham untuk Android dan iOS di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News HSB Investasi untuk informasi dan edukasi seputar trading, investasi keuangan, dan ekonomi.

Bagikan Artikel