Rangkuman Berita Penting: Emas & Minyak Naik, Warsh Dukung Stabilitas Pasar
Emas Kembali Perkasa di Atas $5.000 Akibat Tensi Geopolitik
Harga emas (XAU/USD) melonjak hingga ke kisaran $5.005 pada sesi awal perdagangan Asia hari Kamis ini. Lonjakan harga ini dipicu oleh aksi beli aset aman (safe-haven) setelah militer AS menembak jatuh drone Iran di Laut Arab yang memicu kekhawatiran eskalasi konflik.
Meskipun volatilitas pasar diprediksi akan tetap tinggi pasca penurunan tajam sebelumnya, para trader terus memantau perkembangan perundingan di Oman. Fokus pasar kini tertuju pada rilis data ekonomi AS terbaru untuk menentukan arah pergerakan emas selanjutnya.
Harga Minyak WTI Terangkat Ancaman Gangguan Pasokan Global
Harga minyak mentah WTI bergerak naik ke kisaran $62,45 per barel sebagai dampak langsung dari memanasnya hubungan diplomatik antara AS dan Iran. Insiden penembakan drone di wilayah Laut Arab menimbulkan premi risiko terhadap kelancaran pasokan energi dari kawasan Timur Tengah.
Sentimen penguatan ini didukung oleh laporan data cadangan minyak AS yang mencatatkan penurunan signifikan sebesar 3,1 juta barel. Trader kini sangat waspada terhadap hasil pertemuan diplomatik akhir pekan ini yang akan sangat memengaruhi fluktuasi harga minyak dunia.
Pasar Respons Positif Penunjukan Kevin Warsh oleh Presiden Trump
Langkah Presiden Trump menominasikan Kevin Warsh sebagai calon Ketua Federal Reserve yang baru berhasil memberikan stabilitas pada mata uang Dollar AS. Warsh dikenal sebagai sosok pembuat kebijakan yang independen dan diprediksi akan sangat berhati-hati dalam memutuskan pemangkasan suku bunga.
Kepastian ini membuat ekspektasi pasar terhadap pelonggaran kebijakan moneter yang agresif menjadi berkurang, yang pada gilirannya menekan harga aset non-bunga. Trump menegaskan bahwa pemilihan Warsh adalah strategi untuk menjamin otonomi bank sentral dan memperkuat fondasi fiskal AS.
Dollar Australia Menguat Tajam Didorong Ekspansi Sektor Jasa
Mata uang Dollar Australia (AUD) mencatatkan penguatan setelah rilis data indeks manajer pembelian (PMI) sektor jasa mencapai level tertingginya dalam hampir empat tahun. Pertumbuhan masif ini menunjukkan ketangguhan ekonomi domestik Australia di awal tahun 2026, yang memicu spekulasi kebijakan suku bunga lebih ketat.
Selain faktor internal, data ekonomi China yang menunjukkan ekspansi pada sektor pabrik dan jasa turut menyokong posisi AUD sebagai mata uang komoditas. Pasangan AUD/USD kini bertahan di level yang lebih tinggi seiring dengan meningkatnya kepercayaan trader terhadap prospek ekonomi regional.
Pelemahan Yen Berlanjut di Tengah Ketidakpastian Politik Jepang
Mata uang Yen (JPY) terus tertekan terhadap Dollar AS dan menyentuh level rendah baru di kisaran 156,79 pada perdagangan Kamis ini. Sentimen negatif ini dipicu oleh kekhawatiran trader terhadap rencana belanja besar-besaran dan pemotongan pajak oleh PM Sanae Takaichi.
Meskipun Bank of Japan (BoJ) memberikan sinyal akan menaikkan suku bunga secara bertahap, tekanan fiskal tetap memberatkan posisi mata uang JPY. Trader kini mewaspadai adanya intervensi pasar oleh otoritas Jepang untuk menahan kejatuhan nilai tukar yang terlalu dalam menjelang pemilu Februari.
Harga Perak Bangkit 5% Setelah Koreksi Tajam Pekan Lalu
Harga perak (XAG/USD) mengalami pemulihan teknis yang cukup signifikan dengan kenaikan lebih dari 5% ke level $88,20. Kenaikan ini terjadi setelah perak mengalami aksi jual masif yang dipicu oleh likuidasi besar-besaran oleh trader institusional pada pekan sebelumnya.
Permintaan industri yang tetap kuat untuk sektor teknologi hijau dan panel surya menjadi fondasi utama bagi kebangkitan harga perak saat ini. Namun, para trader tetap disarankan waspada terhadap volatilitas yang masih tinggi akibat pengaruh langsung dari penguatan Dollar AS.
Dollar Selandia Baru Konsolidasi Pasca Rilis Data Ketenagakerjaan
Pasangan mata uang NZD/USD terpantau bergerak fluktuatif di sekitar level 0,5988 setelah rilis data tenaga kerja lokal menunjukkan hasil yang bervariasi. Meskipun sempat mengalami tekanan, pelemahan NZD tertahan oleh sentimen positif yang terbawa dari performa ekonomi China.
Trader saat ini cenderung mengambil langkah wait and see sambil memantau rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat nanti malam. Fokus jangka panjang tetap tertuju pada bagaimana kebijakan perdagangan internasional Trump akan memengaruhi ekspor komoditas utama Selandia Baru.
Ingin mencoba trading Indeks dunia? Gunakan aplikasi trading terbaik dari HSB Investasi, broker forex terbaik yang teregulasi BAPPEBTI, untuk mulai trading saham Amerika seperti Nike dengan lebih percaya diri. Dengan HSB, kamu dapat memanfaatkan berbagai fitur unggulan dan promo broker forex yang membantu meningkatkan potensi profitmu. Segera buka akun aplikasi trading forex HSB dan mulailah berinvestasi dengan lebih aman dan terampil. Unduh aplikasi trading saham untuk Android dan iOS di sini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News HSB Investasi untuk informasi dan edukasi seputar trading, investasi keuangan, dan ekonomi.

