Inverted Hammer Bearish: Sinyal Reversal Valid

hammer dan inverted hammer

Saat kamu melihat sebuah candle yang bentuknya seperti palu terbalik di puncak sebuah tren naik, perhatikan baik-baik. Pola ini adalah Inverted Hammer Bearish (atau yang lebih populer dikenal sebagai Shooting Star), sebuah sinyal kuat bahwa momentum bullish mulai kehabisan tenaga dan pembalikan ke arah bearish mungkin akan segera terjadi. Panduan ini akan membedah tuntas apa itu Inverted Hammer Bearish, psikologi di baliknya, dan cara mentradingkannya.

Kenapa Inverted Hammer Bearish Itu Penting?

Pola Inverted Hammer Bearish adalah favorit para trader karena berfungsi sebagai sistem peringatan dini. Pola ini secara visual menggambarkan upaya gagal dari para pembeli untuk mendorong harga lebih tinggi, menandakan bahwa para penjual mulai mengambil alih kendali pasar. Mengenali pola ini bisa membantumu mengamankan profit dari posisi beli yang sudah ada atau mengidentifikasi titik masuk dengan probabilitas tinggi untuk posisi jual yang baru.

Apa Itu Inverted Hammer Bearish? (Anatomi & Psikologi Pasar)

hammer dan shooting star adalah candle yang memiliki pola terbaik

Inverted Hammer Bearish adalah pola candlestick tunggal dengan ciri-ciri yang sangat spesifik:

  • Badan (Body) yang Kecil: Jarak antara harga pembukaan dan penutupan sangat kecil dan berada di bagian bawah dari rentang perdagangan.
  • Sumbu Atas (Upper Shadow) yang Panjang: Memiliki “shadow candle” yang panjang ke atas, idealnya dua kali lebih panjang dari badannya.
  • Hampir Tanpa Sumbu Bawah: Sebaiknya tidak memiliki sumbu bawah sama sekali atau sangat pendek.

Warna badannya bisa hijau (bullish) atau merah (bearish), namun badan berwarna merah dianggap sebagai sinyal bearish yang lebih kuat.

Psikologi di Balik Pola Ini: Pola Inverted Hammer Bearish menceritakan sebuah pertarungan dramatis dalam satu sesi:

  1. Optimisme Awal: Pembeli, yang penuh percaya diri dari tren naik sebelumnya, berhasil mendorong harga naik secara signifikan, menciptakan sumbu atas yang panjang.
  2. Titik Balik: Di puncak sesi, penjual masuk ke pasar dengan kekuatan yang luar biasa.
  3. Dominasi Penjual: Tekanan jual begitu kuat sehingga berhasil menekan harga kembali turun drastis, membuat sesi ditutup di dekat harga pembukaannya.

Ini menandakan bahwa para pembeli telah kehilangan kontrol, dan para penjual kini berada di posisi yang lebih kuat, membuat pembalikan harga ke bawah sangat mungkin terjadi.

Kapan Inverted Hammer Bearish Menjadi Sinyal Jual yang Valid?

Sebuah Inverted Hammer Bearish baru menjadi sinyal jual (sell signal) yang kuat jika muncul dalam konteks yang tepat. Untuk setup dengan probabilitas tinggi, cari tiga kondisi ini:

  • 1. Muncul di Akhir Tren Naik (Uptrend): Ini adalah aturan paling krusial. Pola Inverted Hammer Bearish yang ditemukan di pasar yang bergerak datar (sideways) tidak memiliki arti yang sama.
  • 2. Terbentuk di Area Resistance Kunci: Sinyalnya menjadi jauh lebih kuat jika pola ini terbentuk di level resistance historis, garis tren, atau level Fibonacci.
  • 3. Diikuti oleh Konfirmasi Bearish (Wajib!): Jangan pernah mentradingkan pola ini secara buta. Kamu wajib menunggu hingga candle berikutnya terbentuk untuk konfirmasi. Konfirmasi yang valid adalah munculnya candle merah (bearish) yang ditutup di bawah harga terendah dari Inverted Hammer Bearish.

Panduan 4 Langkah Trading dengan Pola Inverted Hammer Bearish

  1. Identifikasi Konteks: Pastikan pasar sedang dalam tren naik yang jelas di timeframe pilihanmu (misalnya, H4 atau Daily).
  2. Temukan Pola & Lokasi: Cari kemunculan candle Inverted Hammer Bearish yang terbentuk di dekat area resistance yang signifikan.
  3. Sabar Menunggu Konfirmasi: Tunggu hingga candle berikutnya ditutup. Pastikan candle konfirmasi tersebut berwarna merah dan ditutup di bawah pola Inverted Hammer Bearish.
  4. Eksekusi dengan Manajemen Risiko:
    • Entry: Buka posisi jual (sell) setelah candle konfirmasi ditutup.
    • Stop Loss: Tempatkan stop loss beberapa pips di atas titik tertinggi dari sumbu Inverted Hammer Bearish. Ini adalah level invalidasi yang logis.
    • Take Profit: Tentukan target profit di level support utama berikutnya, atau gunakan rasio risk/reward minimal 1:2.

Inverted Hammer Bearish vs. Inverted Hammer Bullish: Apa Bedanya?

Ini adalah hal yang sering membuat bingung. Meskipun namanya mirip, artinya berlawanan total karena lokasi kemunculannya.

FiturInverted Hammer Bearish 🐻

Inverted Hammer Bullish 🐂
BentukIdentik (Badan kecil, sumbu atas panjang)Identik (Badan kecil, sumbu atas panjang)
Tren SebelumnyaTren NaikTren Turun
SinyalPembalikan Bearish (Potensi harga turun)Pembalikan Bullish (Potensi harga naik)
LokasiTerbentuk di puncak pasar (resistance)Terbentuk di dasar pasar (support)

Tanya Jawab (FAQ) Seputar Pola Inverted Hammer Bearish

Apakah Inverted Hammer Bearish sama dengan Shooting Star?

Ya. Inverted Hammer Bearish adalah nama lain untuk pola yang jauh lebih populer dikenal sebagai Shooting Star. Keduanya merujuk pada pola dan sinyal yang sama persis.

Indikator apa yang bagus untuk dikombinasikan dengan pola ini?

Relative Strength Index (RSI) adalah alat konfirmasi yang sangat baik. Sebuah Inverted Hammer Bearish yang terbentuk saat RSI berada di area jenuh beli (overbought) (di atas 70) adalah sinyal yang jauh lebih kuat.

Apakah warna badan Inverted Hammer Bearish penting?

Ya. Badan berwarna merah dianggap lebih bearish daripada yang berwarna hijau, karena menunjukkan penjual tidak hanya berhasil menekan harga dari puncaknya, tetapi juga berhasil menutupnya di bawah harga pembukaan.

Ringkasan Akhir

Pola Inverted Hammer Bearish (atau Shooting Star) adalah alat yang sangat efektif untuk mengidentifikasi potensi puncak pasar. Kekuatannya terletak pada cerita jelas yang disampaikannya tentang kelelahan pembeli. Namun, seperti semua alat analisis teknikal, ia tidak 100% akurat. Kunci suksesnya adalah sabar menunggu konteks yang tepat, konfirmasi yang jelas, dan manajemen risiko yang disiplin.

Siap Menemukan Inverted Hammer Bearish Seperti Pro?

HSB – Minimum deposit trading hanya Rp300 ribu, cocok untuk trader pemula dan profesional.

Sekarang kamu sudah paham cara menggunakan pola Inverted Hammer Bearish untuk mengidentifikasi potensi pembalikan. Waktunya untuk praktik. Di HSB Investasi, kamu bisa menggunakan Akun Demo gratis untuk melatih matamu menemukan pola ini di lingkungan real-time tanpa risiko. Saat siap, platform kami yang aman dan teregulasi resmi oleh BAPPEBTI siap membantumu. Yuk, download aplikasi HSB di Android dan iOS untuk mengubah pola grafik menjadi peluang trading!***

Bagikan Artikel