Trading & kelola akun MT di Aplikasi HSB Trading
store google
Tutorial Lengkap Mengidentifikasi Pola Chart di TradingView

Mengetahui pola chart di TradingView merupakan keterampilan penting bagi para trader yang ingin meningkatkan keberhasilan perdagangan mereka. Dari pola candlestick hingga pola geometris, pemahaman tentang formasi harga yang terbentuk dalam grafik dapat memberikan petunjuk berharga tentang arah pergerakan pasar di masa depan. 

Dalam panduan ini, kami akan membahas secara lengkap tentang pengenalan pola chart di TradingView, cara mengidentifikasinya, serta strategi trading yang efektif berdasarkan pola-pola tersebut.

Apa itu Pola Chart TradingView?

Pola Chart TradingView merupakan pola yang terbentuk dari pergerakan harga aset di pasar keuangan yang bisa diamati dalam grafik yang disediakan oleh platform TradingView. Pola-pola ini memberikan petunjuk tentang perilaku harga di masa lalu dan bisa digunakan untuk memprediksi arah pergerakan harga di masa depan. Ada berbagai jenis pola chart yang umumnya digunakan oleh para trader, seperti pola candlestick, pola chart pattern, dan pola harga. Pola chart memberikan gambaran visual tentang kondisi pasar yang bisa membantu trader dalam mengambil keputusan perdagangan yang lebih baik. Dengan memahami dan mengenali pola chart, trader dapat mengidentifikasi peluang perdagangan potensial dan mengurangi risiko kerugian.

Pola chart adalah pola yang terbentuk dari susunan harga-harga yang berulang di pasar keuangan. Contohnya, pola candlestick seperti pola bullish engulfing atau pola bearish harami, yang muncul dari pergerakan harga yang ditampilkan dalam bentuk candlestick. Pola chart juga bisa berupa pola geometris seperti pola segitiga atau pola kepala dan bahu. Dengan menggunakan alat analisis teknikal yang disediakan oleh TradingView, trader dapat mengidentifikasi pola-pola ini dan menggunakannya dalam pengambilan keputusan perdagangan. Pola chart sering kali dianggap sebagai salah satu alat yang berguna dalam analisis teknikal karena dapat memberikan sinyal yang kuat tentang arah pergerakan harga selanjutnya. Oleh karena itu, memahami pola chart TradingView merupakan keterampilan penting bagi para trader untuk meningkatkan keberhasilan perdagangan mereka.

mengenal pola chart tradingviews

Cara Mengidentifikasi Pola Chart di TradingView

Perhatikan Formasi Harga dalam Grafik

Dalam mengidentifikasi pola chart di TradingView, langkah pertama adalah memperhatikan formasi harga dalam grafik. Pola chart biasanya terbentuk oleh susunan harga-harga yang muncul dalam bentuk candlestick atau bar pada grafik. Kamu perlu mengamati dengan cermat apakah ada pola-pola tertentu yang muncul secara berulang pada grafik harga. Misalnya, apakah ada pola candlestick yang menandakan pembalikan tren atau kelanjutan tren? Dengan memperhatikan formasi harga secara seksama, kamu dapat mengenali pola-pola yang potensial dan meningkatkan kemampuanmu dalam memprediksi arah pergerakan harga selanjutnya.

Pilih Timeframe yang Sesuai

Langkah selanjutnya adalah memilih timeframe yang sesuai dengan gaya trading dan tujuan analisismu. Timeframe yang berbeda dapat menghasilkan pola yang berbeda pula, jadi pilihlah timeframe yang sesuai dengan kebutuhanmu. Timeframe yang lebih pendek seperti 5 menit atau 15 menit mungkin lebih cocok untuk trader jangka pendek yang mencari peluang perdagangan cepat, sementara timeframe yang lebih panjang seperti 1 jam atau 4 jam cocok untuk analisis jangka menengah hingga panjang. Dengan memilih timeframe yang tepat, kamu dapat mengidentifikasi pola chart yang relevan dengan lebih akurat dan efektif.

Baca Juga:  Cepat & Efektif! Rahasia Strategi Hit And Run di Scalping Trading

Identifikasi Pola Umum

Setelah memperhatikan formasi harga dan memilih timeframe yang sesuai, langkah selanjutnya adalah mengidentifikasi pola chart yang umum terjadi. Pola-pola chart umum seperti double top, double bottom, head and shoulders, serta triangles adalah beberapa contoh pola yang sering muncul dalam analisis teknikal. Double top, misalnya, terbentuk ketika harga mencapai level tertinggi dua kali namun gagal untuk menembusnya, yang dapat menandakan pembalikan tren bearish. Sementara itu, triangles, seperti ascending triangle dan descending triangle, adalah pola konsolidasi yang sering mengindikasikan kelanjutan tren. Dengan mengenali pola-pola ini, kamu dapat meningkatkan kemampuanmu dalam mengantisipasi pergerakan harga berikutnya dan membuat keputusan trading yang lebih baik.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, kamu akan dapat mengidentifikasi pola chart secara efektif di TradingView. Perhatikan formasi harga, pilih timeframe yang sesuai, dan identifikasi pola chart umum untuk meningkatkan pemahamanmu tentang pergerakan harga dan mengembangkan strategi trading yang lebih baik.

strategi trading  di tradingview

Strategi Trading Menggunakan Pola Chart di TradingView

Identifikasi Pola Pembalikan Arah (Reversal Patterns)

Pola pembalikan arah adalah pola chart yang mengindikasikan perubahan arah tren harga. Contohnya, double top dan head and shoulders adalah pola pembalikan arah yang umum. Double top terbentuk ketika harga mencapai level tertinggi dua kali, tetapi gagal menembusnya, menunjukkan potensi untuk tren bearish. Sementara head and shoulders terdiri dari tiga puncak harga, dengan puncak tengah (shoulder) lebih tinggi dari puncak samping (head), mengisyaratkan kemungkinan pembalikan arah dari tren bullish ke tren bearish. Identifikasi pola-pola ini dapat membantu Sobat Trader untuk mengambil keputusan trading yang tepat dan mengantisipasi pergerakan harga selanjutnya.

Gunakan Pola Kelanjutan (Continuation Patterns)

Selain pola pembalikan arah, terdapat juga pola chart yang menunjukkan kelanjutan dari tren harga yang ada. Pola-pola ini, seperti ascending triangle dan bull flag, menunjukkan bahwa tren yang ada kemungkinan akan berlanjut setelah periode konsolidasi. Misalnya, ascending triangle terbentuk ketika harga bergerak dalam pola datar dengan garis resistance horizontal yang datar dan garis support naik, menandakan kemungkinan kelanjutan tren bullish. Dengan mengenali pola-pola kelanjutan ini, Sobat Trader dapat menemukan peluang trading potensial di tengah tren yang kuat.

Kombinasikan dengan Indikator Teknis

Selain mengidentifikasi pola chart, menggunakan indikator teknis juga dapat meningkatkan analisis trading. Indikator-indikator seperti moving averages, stochastic oscillator, dan RSI (Relative Strength Index) dapat memberikan konfirmasi tambahan terhadap sinyal yang diberikan oleh pola chart. Misalnya, jika Sobat Trader mengidentifikasi pola pembalikan arah seperti double top, mereka dapat memperkuat analisis mereka dengan melihat apakah indikator teknis menunjukkan divergensi atau sinyal oversold yang mendukung kemungkinan penurunan harga. Begitu juga, ketika menggunakan pola kelanjutan, indikator teknis dapat membantu untuk mengkonfirmasi kekuatan tren yang sedang berlangsung. Dengan memadukan analisis pola chart dengan indikator teknis, Sobat Trader dapat membuat keputusan trading yang lebih akurat dan terinformasi.

Baca Juga:  Investasi dengan Metode Jensen Alpha? Lihat Ini!

Pengenalan Pola Chart Umum di TradingView

Pola Head and Shoulders

Pola Head and Shoulders adalah salah satu pola chart paling terkenal yang digunakan dalam analisis teknis. Pola ini terdiri dari tiga puncak, di mana puncak pertama dan terakhir (shoulders) lebih rendah dari puncak tengah (head). Ketika pola ini muncul di grafik, ini menandakan bahwa tren naik mungkin akan berakhir dan pembalikan tren bearish akan terjadi. Para trader sering menggunakan garis leher (neckline) sebagai level konfirmasi untuk masuk atau keluar dari posisi trading. Jika harga berhasil menembus garis leher ke bawah, ini bisa menjadi sinyal untuk memasuki posisi jual (short).

Pola Double Top dan Double Bottom

Pola Double Top terjadi ketika harga mencapai level tertinggi dua kali tetapi gagal menembusnya, membentuk dua puncak sejajar. Sebaliknya, Pola Double Bottom terjadi ketika harga mencapai level terendah dua kali tetapi gagal menembusnya, membentuk dua dasar yang sejajar. Pola ini menandakan pembalikan tren yang potensial. Trader sering menunggu konfirmasi dari tembusnya level resistensi atau support yang terbentuk antara puncak atau dasar. Hal ini membantu mereka untuk mengkonfirmasi arah tren yang baru.

Pola Triangle (Segitiga)

Pola Triangle terdiri dari tiga jenis utama: ascending triangle, descending triangle, dan symmetrical triangle. Ascending triangle terbentuk ketika garis resistensi horizontal bertemu dengan garis tren naik yang terhubung melalui puncak-puncak harga. Sebaliknya, descending triangle terbentuk ketika garis support horizontal bertemu dengan garis tren turun yang terhubung melalui dasar-dasar harga. Sedangkan symmetrical triangle terjadi ketika garis resistensi dan support bertemu, membentuk pola segitiga yang simetris. Pola segitiga menandakan konsolidasi harga di pasar dan sering dianggap sebagai periode di mana kekuatan permintaan dan penawaran seimbang. Trader menunggu penembusan harga dari salah satu sisi segitiga untuk mencari konfirmasi arah tren selanjutnya.

Pola Flag dan Pennant

Pola Flag dan Pennant adalah pola kelanjutan yang sering terjadi setelah terjadi pergerakan harga yang signifikan dalam tren tertentu. Flag biasanya terlihat sebagai konsolidasi harga dalam bentuk penurunan harga yang diikuti oleh kenaikan harga yang tajam, membentuk pola bendera. Sementara itu, Pennant adalah pola yang serupa, tetapi lebih simetris dan terlihat seperti segitiga kecil. Pola ini menunjukkan bahwa tren sebelumnya masih berlanjut setelah periode konsolidasi. Trader sering mengambil posisi beli atau jual setelah harga menembus level resistensi atau support yang terbentuk oleh pola Flag atau Pennant, dengan mengantisipasi pergerakan harga yang searah dengan tren sebelumnya.

Pola Wedge (Baji)

Pola Wedge, juga dikenal sebagai Rising Wedge dan Falling Wedge, adalah pola yang terbentuk ketika garis tren atas dan bawah bersilangan di dalam kisaran harga yang semakin menyempit, menciptakan pola segitiga atau baji. Rising Wedge terbentuk ketika garis tren atas memiliki kemiringan yang lebih tinggi daripada garis tren bawah, sementara Falling Wedge terbentuk ketika garis tren bawah memiliki kemiringan yang lebih tinggi daripada garis tren atas. Kedua pola ini menunjukkan perubahan arah tren yang sedang berlangsung, dengan Rising Wedge menandakan potensi penurunan harga, sementara Falling Wedge menandakan potensi kenaikan harga. Trader sering mengamati penembusan harga dari salah satu sisi pola Wedge sebagai sinyal untuk masuk ke dalam perdagangan, mengantisipasi arah tren selanjutnya.

Baca Juga:  Maksimalkan Trading dengan Sesi Open Market

Dengan memahami dan menguasai pola chart di TradingView, trader dapat mengambil keputusan perdagangan yang lebih terinformasi dan mendapatkan keunggulan dalam pasar yang kompetitif. Dari identifikasi pola pembalikan arah hingga pola kelanjutan, serta penggunaan indikator teknis untuk konfirmasi, pengenalan pola chart merupakan langkah penting dalam merancang strategi trading yang sukses. Teruslah belajar dan berlatih untuk meningkatkan pemahamanmu tentang pola chart, dan jadikanlah pengetahuan ini sebagai senjata utama dalam perjalanan tradingmu.

Mulai trading tanpa risiko dengan mendaftarkan akun demo HSB Investasi

Coba Chart Tradingview Bersama HSB Investasi!

Dengan pemahaman yang tepat tentang analisis teknis dan fundamental, serta penggunaan strategi yang sesuai, trader dapat mengidentifikasi tren atau pola yang muncul selama periode ini. Selain itu, dengan adanya akses teknologi yang memungkinkan trading secara daring, trader bisa tetap aktif. Ini menjadi kesempatan bagi para trader yang fleksibel dan siap bertindak untuk meraih profit tambahan di tengah gejolak pasar keuangan.

Yuk, mulailah dengan membuka akun demo trading HSB. Di sana, kamu bisa mendapatkan dana virtual gratis hingga $100.000 untuk belajar berinvestasi di pasar keuangan tanpa risiko finansial. Dengan dukungan teknologi dan analisis yang canggih, kamu bisa merancang strategi investasi yang efektif. 

Akses ke akun demo di aplikasi trading HSB serta penghargaan dari ICDX membuktikan bahwa HSB menjadi pilihan yang tepat bagi individu yang ingin meraih kesuksesan finansial dengan memperhatikan prinsip-prinsip manajemen aset. Jadi, segera ambil langkah pertamamu menuju investasi yang cerdas bersama HSB dengan ikuti langkah di bawah:

  1. Registrasikan akun live HSB dengan menyertakan dokumen pendukung
  2. Tunggu panggiIan teIepon tim KYC HSB untuk verifikasi data dirimu
  3. Buat deposit trading meIaIui segregated account HSB yang teIah tereguIasi
  4. Dan muIai pengaIaman seru meraih peIuang profit trading di pasar gIobaI dunia!

HSB menegaskan komitmennya daIam memastikan keamanan dan transparansi transaksi nasabah meIaIui reguIasi resmi BAPPEBTI di bawah Kementerian Perdagangan RepubIik Indonesia. ReguIasi ini menjadi dasar utama daIam mengeIoIa risiko trading, yang harus menjadi fokus utama para trader.

Lebih dari sekadar memberikan keamanan, transparansi, dan inovasi, HSB secara aktif terIibat daIam memberikan pendidikan kepada anggotanya meIaIui berbagai sumber media pembeIajaran trading, baik secara daring maupun Iuring. Ini merupakan impIementasi konkret dari komitmen HSB untuk mencetak trader profesionaI terbaik di Indonesia. OIeh karena itu, tidak ada aIasan untuk menunda kesuksesan daIam trading. Segera bergabung dengan HSB sekarang dan maksimaIkan peIuang profit tradingmu.***

DISCLAIMER
Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, ditujukan hanya sebagai sumber pembelajaran dan bukan sebagai saran dalam pengambilan keputusan. Perlu Anda pahami bahwa produk dengan leverage tinggi memiliki potensi risiko kerugian yang juga tinggi, sehingga perlu dikelola dengan baik melalui pemahaman dan kemampuan analisa yang tepat. HSB Investasi tidak bertanggung jawab atas kesalahan keputusan yang dibuat berdasarkan konten ini. Sesuai ketentuan yang berlaku, HSB hanya menyediakan 45 instrumen trading yang dapat Anda pelajari di website resmi kami.

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
Artikel Lainnya

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
bonus tanpa deposit
Mulai Pengalaman Trading Terbaik