Trading & kelola akun MT di Aplikasi HSB Trading
store google
Langkah Memahami Analisis Multi Time Frame di TradingView

Sobat Trader, dalam dunia trading, kemampuan untuk melihat gambaran pasar dari berbagai sudut pandang merupakan kunci untuk membuat keputusan trading yang lebih baik. Salah satu alat yang powerful untuk mencapai hal ini adalah analisis di berbagai jenis time frame, dan TradingView menjadi salah satu platform yang menawarkan fitur ini dengan baik. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam tentang bagaimana memahami dan menggunakan analisis multi time frame di TradingView. 

Dari konsep dasar hingga strategi trading praktis, setiap langkah akan dijelaskan secara rinci untuk membantu kamu meningkatkan pemahamanmu tentang cara memanfaatkan fitur ini secara efektif dalam tradingmu. 

Jadi, siapakah yang ingin mengambil langkah lebih maju dalam menganalisis pasar? Mari kita bersama-sama memahami analisis multi time frame dan membuka peluang trading yang lebih besar!

Time Frame di TradingView

Dalam dunia trading, time frame atau kerangka waktu merupakan salah satu elemen penting yang digunakan untuk menganalisis pergerakan harga. Pada platform TradingView, terdapat beragam time frame yang bisa Sobat Trader pilih sesuai kebutuhan analisisnya. Time frame yang umum digunakan antara lain adalah 1 menit, 5 menit, 15 menit, 1 jam, 4 jam, 1 hari, dan 1 minggu. Setiap time frame menawarkan perspektif yang berbeda terhadap pergerakan harga. Misalnya, time frame yang lebih rendah seperti 1 atau 5 menit cocok untuk analisis jangka pendek untuk scalping dan intraday, sementara time frame yang lebih tinggi seperti 1 hari atau 1 minggu lebih cocok untuk analisis jangka panjang.

Dalam menggunakan analisis multi time frame, Sobat Trader dapat memanfaatkan kombinasi time frame yang berbeda untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang pergerakan harga. Misalnya, Sobat Trader bisa menggunakan time frame yang lebih rendah untuk mencari sinyal entry dan exit, sementara menggunakan time frame yang lebih tinggi untuk mengidentifikasi tren secara keseluruhan. Dengan demikian, penggunaan analisis multi time frame di TradingView dapat membantu Sobat Trader dalam mengambil keputusan trading yang lebih tepat dan efektif.

cara menggunakan analisis multi timeframe

Cara Menerapkan Multiple Timeframe di TradingView

1. Buka Grafik TradingView

Langkah pertama dalam menerapkan multiple timeframe di TradingView adalah dengan membuka grafik instrumen trading yang ingin kamu analisis. Kamu bisa melakukan ini dengan mencari instrumen trading tersebut di kotak pencarian atau memilihnya dari daftar favoritmu.

Baca Juga:  TERBONGKAR! Menguak Misteri Sinyal Buy dan Sell dalam Trading

2. Pilih Time Frame Utama

Setelah membuka grafik, langkah selanjutnya adalah memilih time frame utama yang akan menjadi fokus utama analisismu. Time frame ini bisa menjadi kerangka waktu yang paling relevan dengan strategi trading atau tujuan analisismu.

3. Tambahkan Time Frame Tambahan

Setelah memilih time frame utama, tambahkan time frame tambahan dengan mengklik ikon "Timeframe" di bagian atas grafik TradingView. Ini akan membuka menu dropdown yang memungkinkan kamu memilih time frame tambahan yang ingin ditampilkan.

4. Pilih Time Frame Tambahan

Dalam menu dropdown, pilih time frame tambahan yang ingin kamu tambahkan ke grafikmu. Kamu bisa memilih time frame yang lebih rendah untuk mendapatkan detail yang lebih baik atau time frame yang lebih tinggi untuk melihat gambaran yang lebih luas.

5. Analisis Multi Time Frame

Dengan multiple time frame yang sudah ditambahkan ke grafik, kamu sekarang bisa menganalisis pergerakan harga dari berbagai perspektif. Gunakan time frame utama sebagai panduan utama untuk tren umum, sementara time frame tambahan dapat membantu kamu mengidentifikasi sinyal entry dan exit yang lebih spesifik. Dengan analisis multi time frame di TradingView, kamu dapat membuat keputusan trading yang lebih terinformasi dan efektif.

cara memanfaatkan multi time frame di tradingview

Cara Analisis Multiple Timeframe dengan Moving Average

Timeframe Moving Average adalah salah satu metode analisis teknis yang digunakan dalam trading forex, saham, dan instrumen keuangan lainnya. Konsepnya sederhana: moving average digunakan untuk mengidentifikasi tren harga dengan cara merata-ratakan harga historis dalam periode tertentu. Namun, dalam analisis multiple timeframe, penggunaan moving average tidak terbatas pada satu kerangka waktu saja. Sebaliknya, Sobat Trader menggunakan moving average pada beberapa kerangka waktu secara bersamaan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang pergerakan harga.

Pilih Time Frame Utama

Pertama-tama, Sobat Trader memilih time frame utama, yang biasanya sesuai dengan strategi trading atau kebutuhan analisis. Time frame ini dapat bervariasi dari beberapa menit hingga beberapa hari, tergantung pada preferensi dan tujuan trading Sobat Trader. Kemudian, moving average diterapkan pada time frame utama ini. Moving average tersebut bisa berupa simple, exponential, atau weighted, dan memiliki periode yang disesuaikan dengan gaya trading Sobat Trader.

Baca Juga:  Mengenal Price Action dalam Trading bagi Pemula

Tambahkan Moving Average

Setelah memilih time frame utama, tambahkan moving average ke grafik TradingView. Moving average adalah indikator yang sering digunakan untuk mengidentifikasi tren dan level support dan resistance.

Atur Parameter Moving Average

Setelah menambahkan moving average, atur parameter sesuai kebutuhanmu. Ini termasuk periode moving average dan jenis moving average yang ingin kamu gunakan, seperti simple, exponential, atau weighted.

Tambahkan Time Frame Tambahan

Selanjutnya, tambahkan time frame tambahan dengan mengklik ikon "Timeframe" di bagian atas grafik TradingView. Ini akan membuka menu dropdown yang memungkinkan kamu memilih time frame tambahan yang ingin ditampilkan.

Terapkan Moving Average pada Time Frame Tambahan

Selanjutnya, Sobat Trader menambahkan time frame tambahan dengan memilih kerangka waktu yang lebih rendah atau lebih tinggi. Ini bisa dilakukan melalui fitur dropdown pada platform trading seperti TradingView. Moving average yang sama kemudian diterapkan pada time frame tambahan ini. Dengan demikian, Sobat Trader bisa melihat bagaimana moving average bereaksi terhadap pergerakan harga di berbagai kerangka waktu.

Analisis Tren

Dengan moving average yang diterapkan pada multiple time frame, kamu sekarang dapat menganalisis tren dari berbagai perspektif. Perhatikan apakah moving average menunjukkan tren yang sama atau berbeda di berbagai time frame.

Analisis tren menjadi lebih komprehensif dengan metode ini. Sobat Trader dapat melihat apakah tren yang teridentifikasi pada time frame utama juga terkonfirmasi di time frame tambahan. Misalnya, jika moving average menunjukkan uptrend pada time frame utama dan juga pada time frame yang lebih rendah, ini dapat memberikan konfirmasi tambahan untuk masuk posisi beli. Begitu juga sebaliknya untuk downtrend.

Konfirmasi Sinyal Trading

Terakhir, gunakan analisis tren dari multiple time frame untuk mengkonfirmasi sinyal trading. Jika moving average menunjukkan konsistensi tren di berbagai time frame, ini dapat memberikan konfirmasi tambahan untuk masuk atau keluar dari posisi trading. Dengan demikian, analisis multiple time frame dengan moving average dapat membantu Sobat Trader membuat keputusan trading yang lebih terinformasi.

Baca Juga:  Mengenal Bearish Reversal Candlestick Patterns

Dalam praktiknya, penggunaan Timeframe Moving Average memungkinkan Sobat Trader untuk menangkap dinamika pasar yang kompleks. Dengan melihat pergerakan harga dalam berbagai kerangka waktu, Sobat Trader dapat mengevaluasi kekuatan tren dan potensi pembalikan harga. Misalnya, jika moving average pada time frame yang lebih rendah menunjukkan adanya crossing atau perpotongan dengan moving average pada time frame yang lebih tinggi, hal ini bisa menjadi sinyal kuat untuk perubahan tren atau konfirmasi sinyal trading.

Selain itu, Timeframe Moving Average juga membantu Sobat Trader untuk menangkap perubahan dalam volatilitas pasar. Dengan melihat bagaimana moving average berperilaku dalam berbagai periode waktu, Sobat Trader dapat menilai tingkat volatilitas dan mengatur strategi tradingnya secara tepat. Misalnya, jika moving average pada time frame yang lebih rendah menunjukkan fluktuasi harga yang tinggi, Sobat Trader mungkin memilih untuk mengurangi ukuran posisi atau meningkatkan level stop loss untuk mengantisipasi risiko yang lebih besar.

Secara keseluruhan, penggunaan Timeframe Moving Average memungkinkan Sobat Trader untuk mengambil keputusan trading yang lebih terinformasi dan akurat. Dengan menganalisis pergerakan harga dalam berbagai kerangka waktu, Sobat Trader dapat mengidentifikasi peluang trading yang lebih baik dan mengelola risiko dengan lebih efektif. Ini menjadikan Timeframe Moving Average sebagai salah satu alat penting dalam kotak perang trading Sobat Trader.

Trading bebas risiko dengan dana virtual akun demo HSB Investasi

Sobat Trader, saatnya untuk memanfaatkan dana dengan cerdas! Mulailah perjalanan investasimu dengan membuka akun demo trading di HSB. Dapatkan dana virtual gratis hingga $100.000 untuk belajar trading di pasar keuangan sungguhan tanpa risiko. Ini adalah kesempatan emas untuk mengasah kemampuan tradingmu sejak dini.

Jika kamu merasa siap untuk terjun ke dalam dunia trading dengan lebih serius, buka akun live trading HSB hanya dalam 3 langkah mudah: isi dan lengkapi informasi pribadimu saat pendaftaran, selesaikan verifikasi identitasmu melalui proses KYC, dan lakukan deposit pada akun resmi HSB. 

Jangan lewatkan juga promo trading HSB yang bisa meningkatkan peluang profit tradingmu. Jadi, manfaatkanlah waktu dan kesempatan ini sebaik mungkin. Buka akunmu sekarang juga dan raih keuntungan dari investasimu bersama HSB!***

DISCLAIMER
Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, ditujukan hanya sebagai sumber pembelajaran dan bukan sebagai saran dalam pengambilan keputusan. Perlu Anda pahami bahwa produk dengan leverage tinggi memiliki potensi risiko kerugian yang juga tinggi, sehingga perlu dikelola dengan baik melalui pemahaman dan kemampuan analisa yang tepat. HSB Investasi tidak bertanggung jawab atas kesalahan keputusan yang dibuat berdasarkan konten ini. Sesuai ketentuan yang berlaku, HSB hanya menyediakan 45 instrumen trading yang dapat Anda pelajari di website resmi kami.

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB1

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
Artikel Lainnya

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
bonus tanpa deposit
Mulai Pengalaman Trading Terbaik