Trading & kelola akun MT di Aplikasi HSB Trading
store google
Kupas Perbedaan Indikator Alligator dan Fraktal

Ketika berbicara tentang trading dan pasar keuangan, kita seringkali dihadapkan dengan sejumlah indikator yang bisa membuat kepala kita berputar. Tapi jangan khawatir, Sobat Trader! Hari ini, kita akan mengupas dua indikator populer yaitu Indikator Alligator dan Fraktal. 

Mari kita cari tahu apa perbedaan di antara keduanya dan bagaimana kamu bisa memanfaatkannya dalam perjalanan trading kamu. "Alligator" dan "Fraktal" adalah dua konsep yang dikembangkan oleh trader dan analis teknikal terkenal, Bill Williams, yang digunakan dalam analisis teknikal untuk mengidentifikasi tren dan potensi pembalikan pasar. Lalu siapa Bill Williams ini?

Siapa sih Bill Williams?

Bill Williams adalah seorang trader terkenal di dunia pasar keuangan yang juga dikenal sebagai seorang penulis, analis teknikal, dan pengembang berbagai alat dan konsep analisis teknikal yang digunakan oleh trader di seluruh dunia. Dia telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan pemahaman tentang pasar dan cara menganalisis pergerakan harga dengan indikator yang dibuat Bill Williams .

Eits, disini kita tidak membahas Bill Williams, tetapi kita membahas indikator alligator dan fraktal yang merupakan dua konsep dikembangkan oleh trader terkenal bernama Bill Williams. Kedua indikator ini digunakan dalam analisis teknikal untuk membantu trader mengidentifikasi tren dan potensi pembalikan pasar.

Mengenal Indikator Alligator

Mari kita mulai dengan mengenal Indikator Alligator williams, mungkin nama indikator ini terdengar aneh, tetapi mari kita perjelas apa yang dimaksud dengan "Alligator" dalam konteks trading.

mengenal Indikator Alligator williams

Konsep Dasar Alligator

Dipikiran kalian mungkin “Alligator adalah makhluk buas yang hidup di sungai dan rawa-rawa”. Jadi, apa hubungannya dengan trading? Bill Williams menggunakan istilah "Alligator" untuk menggambarkan karakteristik pasar dan tren. Ia berpendapat bahwa pasar seperti Alligator, memiliki periode ketika ia tidur (konsolidasi) dan periode ketika ia terbangun (tren).

Indikator Alligator untuk mengidentifikasi tren pasar dan potensi pembalikan tren. Ini terdiri dari tiga moving average dengan periode yang berbeda dan masing-masing memiliki nama yang unik:

  1. Alligator's Jaw (Rahang Alligator): Ini adalah moving average terpanjang dengan periode paling tinggi. Ini digambarkan sebagai garis biru.
  2. Alligator's Teeth (Gigi Alligator): Ini adalah moving average dengan periode menengah dan digambarkan sebagai garis merah.
  3. Alligator's Lips (Bibir Alligator): Ini adalah moving average terpendek dengan periode paling rendah, dan digambarkan sebagai garis hijau.

Cara Menggunakan Indikator Alligator

Bagaimana cara menggunakan Indikator Alligator dalam trading? Mari kita lihat beberapa aturan dasarnya:

  • Jika Ketiga Garis Bersilangan: Ketika garis-garis Alligator bersilangan satu sama lain, ini menunjukkan bahwa pasar sedang tidur atau dalam fase konsolidasi. Ini adalah waktu di mana trader harus berhati-hati dan mungkin mempertimbangkan untuk tidak masuk ke pasar.
  • Jika Ketiga Garis Sejajar dan Muncul: Ketika ketiga garis tersebut mulai bergerak sejajar satu sama lain dan arahnya jelas, ini menunjukkan bahwa pasar sedang dalam tren. Ini adalah saat yang baik untuk mencari peluang trading.
  • Jika Garis Alligator Bersilangan Kembali: Jika garis-garis Alligator kemudian bersilangan kembali setelah bergerak sejajar, ini bisa mengindikasikan potensi pembalikan tren. Ini adalah sinyal untuk keluar dari posisi trading kamu atau bahkan mempertimbangkan posisi jual jika kamu dalam posisi beli.

Registrasi akun trading live dengan komisi terendah hingga Rp0 Sebelumnya, kamu bisa loh mencoba kedua indikator ini di HSB Investasi apalagi jika kamu seorang trader pemula! Banyak penawaran yang menarik seperti leverage 1:200 dan komisi terendah yang bisa kamu dapatkan. Sekarang, mari beralih ke topik berikutnya, yaitu Indikator Fraktal.

Mengenal Indikator Fraktal

Indikator Fraktal juga adalah konsep yang dikembangkan oleh Bill Williams, dan seperti Alligator, ia memberikan pandangan unik tentang pasar keuangan. Mari kita bahas lebih lanjut.

Konsep Dasar Fraktal

Kata "Fraktal" mungkin terdengar rumit, tetapi konsepnya sebenarnya cukup sederhana. Dalam matematika, fraktal adalah pola geometris yang memiliki struktur yang sama, terlepas dari seberapa besar atau kecilnya. Dalam konteks trading, Fraktal digunakan untuk mengidentifikasi titik-titik pembalikan potensial dalam tren.

Cara Menggunakan Indikator Fraktal

Bagaimana cara menggunakan Indikator Fraktal dalam trading? Inilah beberapa poin penting yang harus kamu ingat:

  • Fraktal Bullish: Fraktal bullish terdiri dari lima lilin, dengan lilin tengah (ke-3) memiliki harga tertinggi yang lebih tinggi daripada dua lilin sebelumnya (lilin ke-1 dan ke-2), serta dua lilin sesudahnya (lilin ke-4 dan ke-5). Ketika Fraktal bullish muncul di atas harga saat ini, ini adalah sinyal potensial untuk masuk ke dalam posisi beli.
  • Fraktal Bearish: Fraktal bearish juga terdiri dari lima lilin, tetapi dengan konfigurasi yang berlawanan. Lilin tengah (ke-3) memiliki harga terendah yang lebih rendah daripada dua lilin sebelumnya (lilin ke-1 dan ke-2), serta dua lilin sesudahnya (lilin ke-4 dan ke-5). Ketika Fraktal bearish muncul di bawah harga saat ini, ini adalah sinyal potensial untuk masuk ke dalam posisi jual.
  • Penggunaan Bersama dengan Alligator: Beberapa trader suka menggunakan Indikator Fraktal bersamaan dengan Indikator Alligator. Misalnya, jika Fraktal bullish muncul di atas harga saat Alligator menunjukkan tren naik yang kuat, ini bisa menjadi sinyal tambahan untuk masuk ke dalam posisi beli.

Perbedaan Utama dari Indikator Alligator dan Fraktal

trader menganalisa perbedaan utama antara Indikator Alligator dan Indikator Fraktal

Sekarang kita telah mengenal keduanya, mari kita bahas perbedaan utama antara Indikator Alligator dan Indikator Fraktal:

1. Fungsi Utama

  • Alligator: Indikator Alligator digunakan untuk mengidentifikasi tren dan potensi pembalikan tren. Ia memberikan pandangan tentang apakah pasar sedang tidur atau dalam tren.
  • Fraktal: Indikator Fraktal digunakan untuk mengidentifikasi titik-titik pembalikan potensial dalam tren. Ia memberikan sinyal beli atau jual berdasarkan pola lima lilin.

2. Komponen

  • Alligator: Indikator Alligator terdiri dari tiga moving average (Rahang, Gigi, dan Bibir Alligator).
  • Fraktal: Indikator Fraktal terdiri dari pola lima lilin, yang dapat berupa Fraktal bullish atau Fraktal bearish.

3. Sinyal

  • Alligator: Alligator memberikan sinyal berdasarkan pergerakan garis-garis moving average yang bergerak sejajar atau bersilangan.
  • Fraktal: Fraktal memberikan sinyal berdasarkan pola lima lilin yang memenuhi kriteria tertentu.

4. Waktu

  • Alligator: Alligator memberikan pandangan jangka panjang tentang tren pasar.
  • Fraktal: Fraktal memberikan sinyal titik-titik pembalikan dalam jangka waktu yang lebih singkat.

Menggabungkan Indikator Alligator dan Fraktal

Saatnya untuk membahas cara bagaimana kita dapat menggunakan Indikator Alligator dan Indikator Fraktal bersamaan dalam analisis teknikal kita. Penggunaan keduanya bersama-sama dapat memberikan pandangan yang lebih lengkap tentang pasar dan potensi peluang trading.

Misalnya, kamu dapat menggunakan Indikator Alligator untuk mengidentifikasi tren umum dan kemudian menggunakan Indikator Fraktal untuk mencari sinyal masuk dan keluar yang lebih spesifik. 

Ini bisa membantu kamu menghindari masuk ke dalam trading ketika pasar sedang konsolidasi dan hanya masuk ketika ada tanda-tanda tren yang kuat.

Selain itu, kamu juga dapat menggunakan Fraktal untuk mengidentifikasi level stop loss dan take profit. Misalnya, jika kamu masuk ke dalam posisi beli berdasarkan sinyal Fraktal bullish, kamu dapat menempatkan stop loss di bawah level Fraktal tersebut dan take profit di tingkat yang sesuai dengan tingkat resistensi berikutnya.

Pilih Menggunakan Indikator Alligator atau Fraktal?

trader menggunakan Indikator Alligator atau Indikator Fraktal dalam trading

Keputusan untuk menggunakan Indikator Alligator atau Indikator Fraktal dalam trading kamu sebenarnya tergantung pada strategi dan preferensi pribadi kamu. Kedua indikator ini memiliki peran yang berbeda dalam analisis teknikal, dan mereka dapat digunakan bersamaan atau secara terpisah, tergantung pada bagaimana kamu ingin mendekati pasar. Berikut beberapa pertimbangan yang dapat membantu kamu memilih di antara keduanya:

Alasan Menggunakan Indikator Alligator:

1. Identifikasi Tren Utama: Indikator Alligator sangat baik dalam mengidentifikasi tren utama pasar. Ini membantu kamu melihat apakah pasar sedang dalam tren naik, tren turun, atau dalam fase konsolidasi.

2. Tren Jangka Panjang: Jika kamu seorang trader jangka panjang atau investor, Alligator dapat memberikan pandangan yang baik tentang tren pasar dalam jangka waktu yang lebih panjang.

3. Konfirmasi Sinyal: Kamu dapat menggunakan Alligator untuk mengkonfirmasi sinyal dari indikator lain atau analisis teknikal lainnya.

4.Kesabaran: Jika kamu seorang trader yang bersabar dan lebih suka menunggu tren yang kuat, Alligator dapat membantu kamu menghindari masuk ke pasar saat pasar sedang dalam konsolidasi.

Alasan Menggunakan Indikator Fraktal:

1. Pembalikan Tren: Indikator Fraktal sangat baik dalam mengidentifikasi titik-titik pembalikan potensial dalam tren. Ini membantu melihat kapan tren mungkin berubah arah.

2. Tren Jangka Pendek: Jika kamu seorang trader jangka pendek atau day trader, Fraktal dapat memberikan sinyal masuk dan keluar dalam jangka waktu yang lebih singkat.

3. Manajemen Risiko: kamu dapat menggunakan Fraktal untuk menentukan level stop loss dan take profit yang lebih spesifik. Ini membantu kamu mengontrol risiko dalam trading kamu.

4. Sinyal Entry dan Exit: Fraktal memberikan sinyal entry dan exit yang jelas, sehingga cocok untuk trader yang ingin memiliki panduan yang tegas tentang kapan harus masuk dan keluar dari trading.

Penting untuk diingat bahwa banyak trader memilih untuk menggabungkan berbagai indikator dan alat analisis teknikal dalam strategi trading mereka. Kamu tidak harus memilih satu indikator atau yang lainnya secara eksklusif. Sebaliknya, kamu dapat menggunakan Alligator untuk mendapatkan pandangan umum tentang tren pasar dan Fraktal untuk menemukan titik masuk dan exit yang lebih spesifik.

Akun Demo Solusi Belajar Indikator Alligator dan Fraktal!

Praktik manajemen risiko yang baik selalu penting dalam trading apa pun yang kamu pilih. Hal ini mencakup penggunaan stop loss, pengelolaan ukuran posisi, dan diversifikasi portofolio kamu. Terlepas dari indikator atau alat yang kamu pilih, penting untuk memiliki rencana trading yang baik dan mematuhi disiplin trading.

Kamu bisa menerapkanya ini di akun demo HSB loh! Apasih kegunaan akun demo HSB ini? Kegunaan salah satunya memungkinkan kamu untuk mengenal platform dan tools trading yang kamu gunakan tanpa risiko kehilangan uang riil, tempat yang ideal untuk menguji dan mengembangkan strategi trading.

HSB Investasi merupakan platform trading yang memiliki 4 jenis produk yang bisa kamu tradingkan yaitu 17 pasangan mata uang forex, 5 indeks saham, 3 produk komoditas dan 20 saham AS. Tenang saja! Trading di HSB Investasi sangat dijamin keamanannya dalam bertransaksi karena sudah memiliki izin resmi dan diawasi oleh BAPPEBTI.

HSB Investasi juga memiliki trading sistem menggunakan MetaTrader 5! Kamu dapat merasakan sistem trading fleksibel, analisa teknikal profesional karena terdapat 38 indikator bisa kamu gunakan, copy trading dari trader sukses lain dan fitur paling mengesankan dari MetaTrader 5 ini adalah algoritma trading yang dapat membantu kamu dalam trading. 

Tunggu apalagi? Segera Unduh aplikasi HSB Investasi dan nikmati kemudahan meraih keuntungan dan jangan lupa untuk melakukan deposit di HSB Investasi sekarang juga dan rasakan pengalaman trading yang lebih mudah, cepat, dan efisien. 

Dapatkan kesempatan untuk meraih keuntungan di pasar keuangan global hanya dengan aplikasi HSB Investasi. Jadilah bagian dari trader sukses di Indonesia dan memotivasi trader lainnya dengan cara registrasikan akunmu dan mulailah untuk trading sekarang juga. 

DISCLAIMER

Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, ditujukan sebagai sumber pembelajaran dan bukan sebagai saran dalam pengambilan keputusan. Perlu dipahami bahwa aktivitas trading dan investasi memiliki tingkat risiko yang harus dikelola dengan bijak. HSB Investasi tidak bertanggung jawab atas kesalahan keputusan yang dibuat berdasarkan konten ini. Sesuai ketentuan yang berlaku, HSB hanya menyediakan 45 instrumen trading yang dapat Anda pelajari di website resmi kami.

DISCLAIMER
Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, ditujukan hanya sebagai sumber pembelajaran dan bukan sebagai saran dalam pengambilan keputusan. Perlu Anda pahami bahwa produk dengan leverage tinggi memiliki potensi risiko kerugian yang juga tinggi, sehingga perlu dikelola dengan baik melalui pemahaman dan kemampuan analisa yang tepat. HSB Investasi tidak bertanggung jawab atas kesalahan keputusan yang dibuat berdasarkan konten ini. Sesuai ketentuan yang berlaku, HSB hanya menyediakan 45 instrumen trading yang dapat Anda pelajari di website resmi kami.

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
bonus tanpa deposit
Artikel Lainnya

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
bonus tanpa deposit
Mulai Pengalaman Trading Terbaik