Home Tips Investasi Keuangan Umum Indeks Dolar AS: Penjelasan, Fungsi, Tips Dalam Trading

Indeks Dolar AS: Penjelasan, Fungsi, Tips Dalam Trading

by HSB
0 comment

Indeks Dolar Amerika (USDX) adalah salah satu dari banyaknya mata uang yang digunakan oleh para trader untuk melakukan trading. Indeks Dolar juga sebagai tolak ukur kekuatan dolar AS terhadap mata uang lainya, dan menggunakan indeks ini merupakan salah satu dari banyaknya cara untuk melakukan perdagangan Dolar AS.

Di Artikel ini akan membahas USDX dari segala sisi, dan memperkenalkan fundamental trading kepada anda yang masih pemula dalam melakukan trading saham.

Mengenal Indeks Dolar

Alat lain yang berguna dalam analisis fundamental adalah menggunakan indeks dollar US atau USDX untuk jangka pendek. Ini melacak kinerja dollar terhadap sekumpulan mata uang.

Termasuk dalam keranjang mata uang ini adalah euro, yen, pound, dollar Kanada, krona Swedia, dan franc Swiss. Selain memberikan arah umum perilaku dollar, ini juga melacak kinerja ekonomi US terhadap total 22 ekonomi, karena euro adalah mata uang bersama di antara 17 negara.

Dengan itu, USDX dapat berfungsi sebagai barometer untuk sebagian besar pasangan dollar US dan aksi harga dollar di masa mendatang. Level teknis umumnya dihormati oleh indeks ini, dengan tes dukungan dan resistensi yang cenderung mengisyaratkan perubahan pasar potensial.

tumpukan uang dolar amerika

Sejarah Indeks Dolar

USDX diukur dalam poin, biasanya hingga desimal ketiga menggunakan basis 100.000. Ini berarti bahwa nilai 88.500 mencerminkan penurunan 11,5% dalam nilai dollar US terhadap keranjang mata uang. Pembacaan 105.675 menunjukkan peningkatan 5,675% dalam nilai dollar relatif terhadap enam mata uang lainnya.

Analis telah mulai melihat indeks ini sekitar tahun 1970-an sebagai pemimpin negara-negara terbesar di dunia saat itu bertemu di Washington untuk menyepakati standar yang dapat dilawan mata uang mereka dengan bebas. Ini berarti bahwa nilai mata uang mereka relatif terhadap dollar US.

Baca Juga: Faktor Pengaruh Nilai Mata Uang

Versi lain dari indeks dollar dibangun sejak saat itu. Di antaranya adalah indeks dollar tertimbang perdagangan, yang mempertimbangkan nilai perdagangan barang dari negara lain. Ini dibangun oleh The Fed untuk memantau daya saing produk US di kancah internasional. Bobot tersebut disesuaikan secara berkala tetapi indeks ini biasanya tidak dipantau oleh pedagang forex, karena dasar USDX telah menjadi norma untuk melacak kinerja Dollar US.

Proyeksi Dan Analisis Pergerakan Indeks Dolar

Ketika datang untuk memprediksi pergerakan harga forex, analisis teknis dan fundamental juga dapat diterapkan pada indeks dollar untuk meramalkan aksi harga di masa depan. Tren dimonitor dan memimpin atau indikator lagging dapat diterapkan. Poin infleksi seperti angka bulat atau tingkat retracement juga dapat mengindikasikan koreksi atau pembalikan pasar potensial. Pola grafik dan formasi candlestick Jepang juga berguna dalam memprediksi pergerakan USDX.

Dari sana, perilaku EUR / USD, USD / CHF, GBP / USD dan pasangan dollar lainnya dapat diprediksi. Ketika USDX diproyeksikan untuk terpental, masuk akal untuk mengasumsikan bahwa EUR / USD dapat laku atau bahwa USD / CHF juga bisa rally. Ketika USDX diperkirakan turun, seseorang dapat memprediksi bahwa GBP / USD akan naik atau bahwa USD / JPY akan melemah.

Baca Juga: Kenali Mata Uang GBP dalam Trading

Yang penting untuk diingat ketika menggunakan USDX dalam memprediksi pergerakan harga mata uang adalah apakah dollar US adalah mata uang atau mata uang utama. Misalnya, USDX berkorelasi terbalik dengan pergerakan EUR / USD karena dollar US adalah mata uang lawan dalam skenario ini.

Menonton tren jangka panjang dalam indeks dollar juga berguna dalam mengamati Teori Senyum Dollar. Ini adalah fenomena yang membantu swing trader memprediksi apakah dollar US dapat bereaksi terhadap fundamental atau sentimen risiko.

Telah diamati bahwa dollar cenderung bertindak lebih dari safe haven ketika kinerja ekonomi global sangat lemah atau dalam masa resesi. Selama kasus-kasus ini, data yang lemah cenderung mendukung unjuk rasa dollar US sementara data yang kuat menyebabkan aksi jual dollar.

Namun, ketika ekonomi global kurang lebih stabil, dollar US dapat lebih sensitif terhadap data ekonomi US. Ini berarti bahwa laporan US yang lemah menyebabkan aksi jual dollar sementara laporan yang kuat mengarah ke rapat umum.

Disclaimer

Artikel di atas hanyalah sebagai informasi dan pendidikan saja. Informasi di atas tidak bertujuan untuk dijadikan saran. Produk dengan leverage memiliki tingkat risiko yang tinggi terhadap modal yang Anda investasikan. Nilai investasi dapat turun atau naik dan Anda dapat kehilangan pembayaran margin awal Anda. Pastikan Anda telah memahami sepenuhnya semua risiko yang terlibat.

Klik disini untuk trading forex, emas, oil dan index saham di HSB Investasi. Segera daftar untuk mendapatkan kesempatan komisi trading hingga $0 / lot.

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288