Anda sering mendengar position trading, swing trading, dan day trading. Istilah-istilah tersebut adalah strategi di forex. Anda bingung memilih strategi mana yang tepat untuk anda? Manakah dari tiga strategi tersebut yang cocok dengan Anda? Atau justru kombinasi dari ketiga strategi tersebut? Berikut ini adalah penjelasan mengenai ketiga strategi tersebut.

Position Trading

Position trading adalah strategi trading yang memanfaatkan jangka waktu yang lama, bisa berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan. Timeframe yang biasa digunakan adalah harian (D1) atau mingguan (W1). Analisa yang direkomendasikan untuk digunakan untuk position trading adalah analisa fundamental. Berarti trader harus sering mengikuti NFP, GDP, penjualan ritel, dan lain-lain. Kemudian baru gunakan analisa teknikal untuk menentukan waktu yang tepat untuk masuk posisi. Namun ada juga trader yang hanya menggunakan analisa teknikal saja, tanpa menggunakan analisa fundamental sama sekali. Biasanya strategi itu disebut dengan trend following.

Kesimpulan bila menggunakan position trading:

  • Tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk selalu mengamati chart dan pergerakan harga karena order bersifat jangka panjang.
  • Tidak khawatir dengan fluktuasi harga jangka pendek yang terjadi.
  • Tingkat risk-to-reward yang bagus (contoh: mengambil risiko $1 untuk profit potensial sebesar $5).
  • Memerlukan pengamatan pada analisa fundamental yang berpengaruh pada pergerakan harga.
  • Memerlukan modal yang besar karena stop loss yang lebar.
  • Karena jumlah trading yang dilakukan tidak banyak, maka potensi profit juga lebih sedikit.

Swing Trading

Swing trading adalah strategi trading yang memanfaatkan jangka waktu menengah, bisa berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu. Timeframe yang biasa digunakan adalah per 1 jam (1 hour) atau per 4 jam (4 hour). Inti dari swing trading adalah menemukan sebuah pergerakan harga yang tepat. Berarti trader harus memahami benar apa itu support, resistance, pola candlestick, dan moving average (MA).

Kesimpulan bila menggunakan swing trading:

  • Tidak perlu menghabiskan seluruh waktu untuk melakukan swing trading.
  • Karena jumlah trading yang dilakukan cukup banyak, maka potensi profit juga lebih banyak.
  • Tidak dapat ikut ke trend yang lebih besar.
  • Risiko arah trend harga yang berbalik arah saat overnight position, dimana order belum ditutup pada jam trading normal sehingga harus menunggu jam normal trading berikutnya.

Day Trading

Day trading adalah strategi trading yang memanfaatkan jangka waktu singkat, hanya dalam hitungan menit atau jam. Timeframe yang biasa digunakan adalah per 5 menit (5 Min) atau per 15 menit (5 Min). Inti dari day trading adalah menemukan sebuah pergerakan harga yang tepat saat terjadi volatilitas intraday. Itu berarti trader harus menangkap peluang saat terjadinya volatilitas paling besar. Tidak perlu memahami analisa fundamental atau trend jangka panjang.

Kesimpulan bila menggunakan day trading:

  • Karena jumlah trading yang banyak, maka potensi profit juga banyak.
  • Tidak ada risiko overnight position karena jangka waktu trading yang sangat singkat.
  • Namun karena harus terus mengamati pergerakan harga, dapat menimbulkan tingkat stres yang tinggi
  • Risiko loss yang bisa lebih besar dari perkiraan apabila terjadi kesalahan besar yang tidak terduga.
  • Menghabiskan banyak waktu karena harus terus mengamati pergerakan harga di pasar.

Kesimpulannya Strategi Mana Yang Terbaik?

Mungkin anda pernah melihat trader lain menggunakan salah satu dari tiga strategi di atas. Namun ketika anda meniru strategi trader tersebut, justru anda tidak dapat mengulangi kesuksesan mereka. Jangan khawatir. Untuk dapat menemukan strategi yang cocok maka anda perlu mempertimbangkan faktor-faktor di bawah ini:

  1. Cari strategi yang cocok dengan kepribadian Anda. Tanyakan pada diri anda apakah anda ingin mengembangkan harta kekayaan anda atau mendapat penghasilan tetap dari trading. Bila ingin mengembangkan harta kekayaan maka strategi position dan swing trading cocok. Bila ingin mendapat penghasilan tetap maka strategi yang tepat adalah day trading.
  2. Apakah anda ingin trading full time atau hanya di waktu luang? Bila anda hanya ingin trading di waktu luang maka gunakan position atau swing trading. Bila anda trading full time maka gunakan day trading.
  3. Strategi yang membuat anda nyaman. Bila anda lebih memilih probabilitas win yang lebih banyak tetapi profit yang lebih kecil, maka gunakan swing trading. Sebaliknya bila anda lebih memilih probabilitas win yang lebih sedikit tetapi profit yang lebih besar, maka gunakan position trading.

Manakah dari tiga strategi trading di atas yang sering anda gunakan. Silakan tulis di kolom komentar di bawah.

Disclaimer

Artikel di atas hanyalah sebagai informasi dan pendidikan saja. Informasi di atas tidak bertujuan untuk dijadikan saran. Produk dengan leverage memiliki tingkat risiko yang tinggi terhadap modal yang Anda investasikan. Nilai investasi dapat turun atau naik dan Anda dapat kehilangan pembayaran margin awal Anda. Pastikan Anda telah memahami sepenuhnya semua risiko yang terlibat.

Klik disini untuk trading di HSB Forex yang memiliki komisi terendah hingga $0/lot.