Trading & kelola akun MT di Aplikasi HSB Trading
store google
Cara Menghitung Komisi & Jenis-Jenisnya!

Dalam dunia pekerjaan, komisi menjadi salah satu konsep yang sangat penting, terutama dalam industri jasa keuangan seperti perbankan, asuransi, dan trading saham. Mengetahui jenis dan cara menghitung dasar komisi akan membantu para profesional dalam industri ini untuk memahami struktur penghasilan mereka. Yuk, cari tahu tentang komisi dan cara menghitungnya. Simak ulasannya sampai selesai ya!

Apa Itu Komisi?

Komisi adalah bentuk imbalan finansial yang diberikan kepada seseorang sebagai hasil dari penjualan produk atau jasa. Sistem komisi umumnya diterapkan dalam industri penjualan, di mana individu atau tim penjualan mendapatkan bagian dari pendapatan yang dihasilkan dari penjualan yang mereka lakukan. 

Biasanya, persentase komisi dihitung berdasarkan nilai penjualan yang berhasil dilakukan oleh individu atau tim. Ini dapat memberikan insentif bagi pelaku penjualan untuk meningkatkan usaha mereka dalam menghasilkan lebih banyak penjualan. Komisi seringkali menjadi bagian integral dari struktur penggajian dalam industri seperti komisi real estate, asuransi, dan ritel, di mana pendapatan karyawan terkait langsung dengan kinerja penjualan mereka.

Sistem komisi juga dapat memiliki dampak positif pada motivasi dan produktivitas karyawan, karena mereka memiliki potensi untuk menghasilkan pendapatan yang lebih besar melalui penjualan yang sukses. 

Namun, terkadang sistem ini juga dapat menciptakan tekanan untuk melakukan penjualan yang mungkin tidak sesuai dengan kebutuhan atau keinginan pelanggan. Selain itu, ada potensi bagi individu atau tim untuk fokus secara eksklusif pada penjualan dengan nilai tinggi, mengorbankan pelayanan pelanggan atau kesetiaan jangka panjang. 

Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk merancang sistem komisi yang seimbang, yang mendorong penjualan yang etis dan memperhatikan kepuasan pelanggan, sambil tetap memberikan kompensasi yang memadai kepada karyawan untuk meningkatkan kinerja penjualan mereka.

Komisi adalah bentuk imbalan finansial yang diberikan kepada seseorang sebagai hasil

Jenis-Jenis Struktur Komisi

Terdapat beragam jenis struktur komisi uang yang digunakan dalam berbagai bidang industri dan bisnis. Setiap struktur memiliki karakteristik dan mekanisme yang berbeda dalam menentukan pembagian komisi kepada para karyawannya. Dengan pemahaman yang mendalam tentang jenis-jenis struktur komisi, dapat dikembangkan strategi yang optimal untuk memotivasi kinerja dan mencapai tujuan bisnis.

1. Komisi Berdasarkan Persentase Penjualan

Komisi ini merupakan pembayaran kepada karyawan didasarkan pada persentase dari total penjualan yang mereka hasilkan. Semakin tinggi penjualan yang dilakukan oleh seorang karyawan, maka semakin besar pula komisi yang akan diterimanya. Ini mendorong para karyawan untuk meningkatkan produktivitas dan fokus pada penjualan produk atau layanan kinerja perusahaan.

Baca Juga:  Ini Perbedaan Utama Historical Cost dan Fair Value

2. Komisi Tetap

Komisi ini merupakan jenis pembayaran kepada karyawan dalam jumlah yang tetap untuk setiap penjualan atau tugas yang mereka lakukan. Dalam model ini, jumlah komisi yang diterima tidak bergantung pada besarnya penjualan atau kinerja karyawan. Hal ini memberikan kepastian kepada karyawan mengenai pendapatan mereka namun mungkin kurang mendorong untuk meningkatkan produktivitas.

3. Komisi Berjenjang

Komisi ini merupakan pembayaran yang diterima oleh karyawan dan dapat meningkat secara bertahap seiring dengan mencapai target penjualan tertentu. Jenis komisi ini memungkinkan karyawan untuk menerima komisi yang lebih tinggi ketika mencapai target penjualan yang lebih tinggi pula. Ini bisa menjadi motivasi tambahan bagi karyawan untuk terus meningkatkan kinerja mereka.

Komisi ini merupakan pembayaran yang diterima karyawan berupa bayaran tambahan

4. Komisi Bonus

Komisi ini merupakan pembayaran yang diterima karyawan berupa bayaran tambahan sebagai bonus atas pencapaian target penjualan atau kinerja yang luar biasa. Jenis komisi ini merupakan bonus yang diberikan sebagai penghargaan atas pencapaian yang luar biasa, dan dapat menjadi insentif yang kuat bagi karyawan untuk bekerja lebih keras dan mencapai target yang ditetapkan.

5. Komisi Berdasarkan Pencapaian Kinerja

Komisi ini merupakan pembayaran kepada karyawan didasarkan pada pencapaian target kinerja atau hasil kerja yang telah ditetapkan. Ketika karyawan mencapai atau melampaui target kinerja mereka, yang bisa termasuk penjualan, produksi, atau pencapaian lainnya yang relevan dengan tujuan perusahaan, maka mereka akan mendapatkan bayaran tambahan berupa insentif. Ini membantu meningkatkan motivasi dan fokus karyawan untuk mencapai hasil yang diinginkan.

Cara Menghitung Komisi

Terdapat beberapa metode yang dapat digunakan untuk menghitung komisi, tergantung pada industri dan struktur kompensasi yang diterapkan oleh perusahaan. Dengan memahami metode dan rumus yang tepat, individu atau tim penjualan dapat dengan lebih efektif mengelola dan memproyeksikan pendapatan mereka.

1. Tentukan Periode Komisi

Periode komisi adalah metode penghitungan komisi yang didasarkan pada rentang waktu tertentu, biasanya bulanan atau kuartalan. Dalam metode ini, komisi dihitung berdasarkan penjualan atau pencapaian kinerja selama periode tersebut. Setelah periode berakhir, hasil penjualan atau kinerja dievaluasi untuk menentukan besarnya komisi yang harus dibayarkan kepada karyawan atau agen penjualan. 

Penjualan atau pencapaian kinerja adalah salah satu cara umum untuk menghitung komisi.

2. Penjualan atau Pencapaian Kinerja

Penjualan atau pencapaian kinerja adalah salah satu cara umum untuk menghitung komisi. Dalam metode ini, komisi diberikan berdasarkan jumlah penjualan yang dilakukan oleh karyawan atau agen penjualan. 

Baca Juga:  Lembaga Keuangan: Pengertian, Fungsi, Hingga Contoh

Besarnya komisi biasanya ditentukan oleh persentase dari nilai penjualan atau pencapaian kinerja tertentu. Semakin tinggi penjualan atau pencapaian kinerja, semakin besar juga komisi yang diterima. Pendekatan ini mendorong individu untuk bekerja keras mencapai target penjualan yang telah ditetapkan.

3. Perhitungan Kompensasi

Perhitungan kompensasi melibatkan berbagai faktor seperti margin keuntungan, jenis produk atau layanan yang dijual, dan kebijakan perusahaan terkait struktur kompensasi. Dalam metode ini, komisi dihitung dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini untuk menentukan besarnya imbalan yang pantas bagi karyawan atau agen penjualan atas kontribusi mereka dalam menjual produk atau layanan perusahaan.

4. Pembayaran Komisi

Pembayaran komisi adalah langkah terakhir dalam proses penghitungan komisi di mana jumlah komisi yang telah dihitung akan dibayarkan kepada karyawan atau agen penjualan. Pembayaran biasanya dilakukan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh perusahaan, seperti setiap bulan atau setiap kuartal. 

Pembayaran komisi yang tepat waktu dan akurat penting untuk menjaga motivasi dan kepercayaan karyawan atau agen penjualan terhadap sistem kompensasi yang diterapkan oleh perusahaan.

5. Evaluasi dan Penyesuaian

Evaluasi dan penyesuaian merupakan langkah penting dalam proses penghitungan komisi yang memungkinkan perusahaan untuk mengevaluasi apakah sistem kompensasi yang diterapkan masih efektif atau perlu disesuaikan. 

Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil penjualan atau pencapaian kinerja dengan target yang telah ditetapkan, sedangkan penyesuaian dapat dilakukan untuk memperbaiki kekurangan atau merespons perubahan dalam lingkungan bisnis. Langkah ini memastikan bahwa sistem kompensasi komisi terus berjalan secara efisien dan adil bagi semua pihak yang terlibat.

Perbedaan Antara Bonus, Komisi, dan Insentif

Bonus, komisi, dan insentif adalah tiga bentuk penghargaan atau kompensasi tambahan yang umum diberikan kepada karyawan dalam sebuah organisasi. Meskipun ketiganya memiliki tujuan yang sama untuk mendorong kinerja dan motivasi, namun terdapat perbedaan yang signifikan. Oleh karena itu, penting untuk memahami perbedaan mendasar antara antara ketiganya agar pengelolaan sumber daya manusia dalam suatu perusahaan dapat dilakukan dengan efektif dan efisien.

1. Definisi

Bonus adalah tambahan dalam bentuk uang atau manfaat lain yang diberikan kepada karyawan sebagai penghargaan atas pencapaian tertentu, biasanya berdasarkan kinerja perusahaan atau individu. 

Sedangkan komisi, adalah pembayaran yang diberikan kepada karyawan sebagai persentase dari penjualan atau transaksi yang mereka hasilkan. Di sisi lain, insentif adalah bonus tambahan yang diberikan kepada karyawan untuk mendorong pencapaian target tertentu, seperti penjualan produk tertentu atau mencapai tujuan kinerja lainnya.

Baca Juga:  Mengenal WTO: Sejarah, Fungsi, Prinsip Hingga Strukturnya

2. Keterkaitan dengan Penjualan

Perbedaan selanjutnya, terletak pada jenis penghargaan yang diberikan dan cara pengukuran kinerja. Bonus umumnya terkait dengan pencapaian perusahaan secara keseluruhan atau kinerja departemen, sedangkan komisi secara langsung terkait dengan penjualan yang dihasilkan oleh individu atau tim penjualan. 

Insentif juga dapat terkait dengan penjualan, namun, lebih fokus pada target-target khusus yang ingin dicapai, seperti meningkatkan penjualan produk tertentu atau membuka pasar keuangan baru.

Bonus seringkali dibayarkan pada waktu yang telah ditetapkan

3. Waktu Pembayaran

Bonus seringkali dibayarkan pada waktu yang telah ditetapkan, seperti akhir tahun fiskal atau sebagai hadiah khusus untuk pencapaian tertentu. Komisi umumnya dibayarkan secara berkala, tergantung pada penjualan yang dihasilkan, seperti setiap bulan atau kuartal. Sementara itu, insentif dapat dibayarkan sesuai dengan pencapaian target-target tertentu, bisa bersifat satu kali atau berkala, tergantung pada kebijakan perusahaan.

Trading di HSB Investasi Tanpa Risiko!

Dalam dunia trading yang dinamis dan kompleks, peran seorang konsultan keuangan tidak bisa diabaikan. Konsultan keuangan tidak hanya memberikan saran tentang pengelolaan keuangan secara umum, tetapi juga dapat membantu trader dalam merencanakan strategi trading yang efektif. 

Konsultan keuangan memiliki pengetahuan yang mendalam tentang berbagai instrumen keuangan, pasar investasi, dan strategi manajemen risiko. Mereka dapat membantu trader dalam merencanakan portofolio investasi yang sesuai dengan tujuan keuangan dan toleransi risiko mereka. Sehingga, ini berpengaruh dalam melakukan investasi maupun trading dalam jangka panjang, kamu dapat belajar memanfaatkan pemahaman ini ke dalam akun demo HSB Investasi tanpa risiko.

Trading bebas risiko dengan dana virtual akun demo HSB Investasi

Dengan akun demo ini, kamu dapat mulai mengasah keterampilan trading, menguji strategi, dan mencoba berbagai indikator tanpa risiko kehilangan modal sungguhan. Selain itu kamu bisa beralih menggunakan akun real HSB yang memiliki 4 jenis produk yang bisa kamu tradingkan yaitu 17 pasangan mata uang forex, 5 indeks saham, 3 produk komoditas dan 20 saham AS.

Aplikasi HSB Investasi juga mudah digunakan dengan adanya fitur CS online 24 jam, talent board dan menu deposit yang dapat membantu kamu dalam mengeksekusi trading jadi lebih mudah, cepat dan efisien.

Setelah ahli dalam menggunakan akun demo trading, kamu bisa berlatih dengan mudah menggunakan akun real HSB dan nikmati kemudahan meraih keuntungan yang lebih mudah, cepat, dan efisien. Jadilah bagian dari trader sukses di Indonesia dan memotivasi trader dan mulailah  trading sekarang juga!***.

Tag Terkait:
DISCLAIMER
Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, ditujukan hanya sebagai sumber pembelajaran dan bukan sebagai saran dalam pengambilan keputusan. Perlu Anda pahami bahwa produk dengan leverage tinggi memiliki potensi risiko kerugian yang juga tinggi, sehingga perlu dikelola dengan baik melalui pemahaman dan kemampuan analisa yang tepat. HSB Investasi tidak bertanggung jawab atas kesalahan keputusan yang dibuat berdasarkan konten ini. Sesuai ketentuan yang berlaku, HSB hanya menyediakan 45 instrumen trading yang dapat Anda pelajari di website resmi kami.

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB1

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
Artikel Lainnya

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
bonus tanpa deposit
Mulai Pengalaman Trading Terbaik