Home Forex Tips Sukses Trading Cross Pair, Ini Dia Caranya!

Tips Sukses Trading Cross Pair, Ini Dia Caranya!

by Beladdina Annisa
Tips Sukses Trading Cross Pair

Tahukah kamu bahwa pasar keuangan yang paling terbesar di dunia sekarang ini diduduki oleh pasar forex? Alasannya karena trading forex sudah menjadi salah satu pasar yang dapat melakukan transaksi dengan berbagai jenis pasangan mata uang.

Pada dasarnya pasangan mata uang yang sering digunakan dan menjadi kesukaan di kalangan para trader adalah pasangan mata uang mayor atau major currency pairs, tetapi tak sedikit trader yang melakukan trading cross pair atau cross currency pairs.

Hal tersebut dikarenakan jarak dari pergerakan harga di pair cross yang relatif sangat besar dibandingkan dengan pasangan mata uang mayor.

1. Pelajari Fundamental Pasangan Mata Uang

Sebelum memulai trading pair cross, pastikan kamu telah mempelajari fundamental pasangan mata uang yang ingin kamu perdagangkan. Hal ini akan membantu memahami pergerakan harga pasangan mata uang tersebut.

Trading cross pair adalah ketika seorang trader memperdagangkan pasangan mata uang yang tidak termasuk USD seperti USD/JPY, GBP/USD, EUR/USD, USD/CHF sebagai mata uang dasar atau mata uang kuotasi. Sebagai contoh, berikut ini adalah beberapa pasangan cross pair yang sering diperdagangkan di pasar forex:

  1. EUR/JPY (Euro dan Yen Jepang)
  2. GBP/JPY (Poundsterling Inggris dan Yen Jepang)
  3. AUD/NZD (Dolar Australia dan Dolar Selandia Baru)
  4. EUR/CHF (Euro dan Franc Swiss)
  5. EUR/GBP (Euro dan Poundsterling Inggris)

Mempelajari fundamental pasangan mata uang adalah langkah penting dalam trading pair cross. Fundamental mengacu pada faktor-faktor ekonomi dan politik yang mempengaruhi nilai mata uang suatu negara. Beberapa faktor fundamental yang perlu diperhatikan dalam trading pair cross antara lain

  1. Kebijakan moneter yang diambil oleh bank sentral dapat mempengaruhi nilai mata uang dasar negara tersebut. Misalnya, ketika bank sentral menaikkan suku bunga, mata uang negara tersebut cenderung menguat.
  2. Data ekonomi seperti Produk Domestik Bruto (PDB), inflasi, dan angka tenaga kerja dapat memberikan petunjuk tentang kondisi ekonomi suatu negara dan mempengaruhi nilai mata uangnya.
  3. Konflik politik dan ketegangan internasional dapat mempengaruhi nilai mata uang. Misalnya, ketika terjadi ketegangan geopolitik, investasi asing dapat keluar dari negara tersebut dan mempengaruhi nilai mata uangnya.
  4. Risiko pasar termasuk risiko politik, risiko keuangan, dan risiko lain yang mempengaruhi pasar keuangan secara keseluruhan. Risiko ini dapat mempengaruhi nilai pasangan mata uang secara signifikan.
Baca Juga:  6 Keterbatasan Teknik Order Flow Imbalance

2. Terapkan Strategi Trading Cross Pair

Terapkan Strategi Trading Cross Pair

Setiap trader memiliki gaya trading yang berbeda-beda.  Pilihlah strategi trading yang sesuai dengan gaya trading kamu dan konsisten dalam menggunakannya. Cobalah untuk memperbaiki strategi trading kamu seiring waktu berjalan dan evaluasi performa trading secara berkala.

3. Melakukan Analisis Pasar pada Cross Pair

Melakukan analisis pasar pada cross pair menggunakan analisis teknikal dan fundamental dapat membantu kamu dalam mengambil keputusan trading yang tepat. Gunakan keduanya untuk memahami kondisi pasar dan mencari peluang trading yang tepat.

Mencapai kesuksesan dalam trading cross pair, trader perlu memadukan analisis teknikal dan fundamental. Analisis teknikal adalah metode analisis pasar keuangan yang menggunakan data historis untuk memprediksi pergerakan harga di masa depan. Sementara itu, analisis fundamental melibatkan memahami faktor-faktor ekonomi dan politik yang mempengaruhi nilai mata uang utama suatu negara.

Dalam trading cross pair, analisis teknikal dapat membantu trader mengidentifikasi tren dan pola harga pada grafik pair mata uang. Ini dapat memberikan petunjuk tentang arah pergerakan harga selanjutnya dan membantu trader untuk mengambil keputusan trading yang lebih tepat.

Kombinasi Analisis Teknikal dan Fundamental: Banyak trader cross pair menggabungkan analisis teknikal dan fundamental untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif tentang pasar.

Dengan menggabungkan kedua metode analisis, trader cross pair dapat memperoleh keuntungan dari kekuatan keduanya. Analisis teknikal memberikan gambaran yang jelas tentang pergerakan harga di masa lalu, sedangkan analisis fundamental memberikan gambaran tentang faktor ekonomi dan politik yang mempengaruhi pasar.

Beberapa alat analisis teknikal yang dapat digunakan oleh trader cross pair termasuk grafik, indikator teknikal, dan analisis candlestick. Sementara itu, analisis fundamental dapat membantu trader memprediksi pergerakan harga jangka panjang pair cross dengan melihat faktor-faktor seperti kebijakan moneter, data ekonomi, geopolitik, dan risiko pasar.

Ini dapat memberikan gambaran tentang nilai mata uang suatu negara dan membantu trader mengambil keputusan trading yang lebih berdasarkan pada kondisi ekonomi dan politik saat ini.

4. Pilih Broker yang Terpercaya

Pilih Broker yang Terpercaya

Pilih broker forex yang terpercaya dan teregulasi untuk melakukan trading pair cross. Pastikan broker tersebut memiliki reputasi yang baik dan menyediakan platform trading yang baik seperti HSB Investasi.

HSB Investasi menyediakan berbagai strategi teknikal trading bagi kamu yang ingin menggunakannya untuk memasuki pasar forex, sehingga mereka memiliki fitur yang berbeda dari broker lainnya.

Baca Juga:  Apa Saja Risiko Valuta Asing? Investor Pemula Wajib Tahu!

Aplikasinya juga mudah digunakan dengan adanya video tutorial, CS online 24 jam dan buku panduan akan membantu kamu dalam memulai trading tanpa harus khawatir karena tidak memahami cara menggunakannya.

Selain itu, HSB Investasi merupakan broker forex tepercaya, aman dan sudah memiliki izin resmi dari BAPPEBTI. Raih keuntungan dengan cara registrasi akun trading forex kamu  dan jadilah bagian dari trader sukses di Indonesia.

5. Kelola Risiko dengan Baik

Kelola risiko kamu dengan baik dengan menetapkan stop loss dan take profit pada setiap posisi trading pair cross kamu.

Stop loss adalah tingkat harga yang ditentukan di mana trader akan menutup posisi trading jika harga bergerak berlawanan dengan ekspektasi. Take profit, di sisi lain adalah level harga yang ditentukan di mana trader akan menutup posisi trading untuk mengunci keuntungan.

Selain itu, trader cross pair perlu membatasi jumlah modal yang diperdagangkan pada setiap perdagangan. Trader tidak seharusnya mengambil risiko terlalu banyak pada satu perdagangan, sehingga mengatur jumlah modal yang akan digunakan pada setiap perdagangan bisa membantu menghindari kerugian besar dan mempertahankan modal.

Mengetahui jam-jam trading dan volatilitas pasangan mata uang juga dapat membantu trader menghindari risiko dan mengelola risiko dengan lebih baik. Ada saat-saat di mana pasar sangat volatile, seperti selama pengumuman data ekonomi, yang bisa menimbulkan risiko tinggi bagi trader.

Dalam situasi ini, trader cross pair perlu berhati-hati dan menyesuaikan strategi trading mereka untuk menghindari risiko. Jangan pernah melupakan manajemen risiko, karena hal ini dapat membantu meminimalkan kerugian dan meningkatkan potensi keuntungan.

6. Gunakan Akun Demo

Gunakan Akun Demo

Sebelum memulai trading cross pair dengan uang sungguhan, gunakan akun demo untuk menguji strategi trading kamu. Dengan menggunakan akun demo, Anda dapat mempelajari perilaku pasangan mata uang dan mengevaluasi strategi trading Anda tanpa risiko kehilangan uang.

Keuntungan Trading Cross Pair (Pasangan Mata Uang)

Trading cross pair dapat memberikan beberapa keuntungan bagi para trader, di antaranya:

1. Peluang Trading Lebih Banyak

Trading cross pair memberikan peluang trading yang lebih banyak dibandingkan dengan trading pair utama. Hal ini karena cross pair dapat diperdagangkan di pasar yang lebih kecil, sehingga para trader dapat mencari peluang trading yang lebih banyak.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan trader untuk meningkatkan peluang trading lebih banyak, terutama dalam trading cross pair, di antaranya:

  1. Trader dapat mempertimbangkan untuk memperluas pasar yang mereka perdagangkan dengan mempelajari dan memahami mata uang yang berbeda. Hal ini dapat membantu trader menemukan peluang trading yang lebih banyak, terutama dalam pasangan mata uang yang kurang populer.
  2. Trader juga dapat meningkatkan peluang trading lebih banyak dengan memperpanjang waktu trading mereka. Trader yang beroperasi di pasar selama waktu yang lebih lama cenderung memiliki lebih banyak kesempatan untuk menemukan peluang trading yang menguntungkan.
  3. Disiplin dalam trading sangat penting, terutama dalam trading cross pair. Trader harus mengikuti rencana trading mereka, memperhatikan manajemen risiko, dan menghindari emosi yang mempengaruhi keputusan trading mereka.
  4. Menggunakan alat analisis teknikal dan fundamental dapat membantu trader untuk menemukan peluang trading yang lebih banyak. Trader dapat menggunakan alat ini untuk menganalisis pergerakan harga masa lalu dan tren pasar saat ini, serta menerapkan strategi trading yang sesuai.
Baca Juga:  Cuma Pakai Excel! Ini Cara Set Korelasi Mata Uang

2. Volatilitas yang Tinggi

Volatilitas yang Tinggi

Cross pair cenderung memiliki volatilitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan pair utama. Hal ini memberikan kesempatan bagi para trader untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar dalam waktu yang lebih singkat.

3. Diversifikasi Portfolio

Trading cross pair dapat membantu trader dalam melakukan diversifikasi portfolio. Dengan menambahkan cross pair dalam portfolio trading, trader dapat mengurangi risiko dan meningkatkan potensi keuntungan.

4. Likuiditas yang Tinggi

Cross pair sering diperdagangkan dengan volume yang tinggi, sehingga likuiditasnya pun tinggi. Hal ini membuat trader dapat melakukan transaksi dengan cepat dan mudah, tanpa khawatir terjebak dalam posisi yang tidak likuid.

5. Spread yang Rendah

Spread yang ditawarkan pada cross pair seringkali lebih rendah dibandingkan dengan pair utama. Hal ini dapat membantu trader untuk mengurangi biaya transaksi dan meningkatkan potensi keuntungan.

Namun, seperti halnya trading pada instrumen keuangan lainnya, trading cross pair juga memiliki risiko. Oleh karena itu, para trader harus memahami risiko yang terkait dengan trading cross pair dan memiliki rencana trading yang baik sebelum memulai trading.

DISCLAIMER

Artikel ini ditujukan sebatas sebagai sumber informasi dan edukasi serta tidak ditujukan sebagai sumber utama pemberian saran. Perlu dipahami bahwa aktivitas finansial investasi dan trading memiliki tingkat risiko yang perlu dikelola dengan baik. Pastikan Sobat Trader telah memahami potensi risiko yang mungkin muncul agar dapat meminimalisir kerugian di masa yang akan datang.

Quick Links
HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288