Home Forex Cara Menggunakan Objek Grafik di MetaTrader 5

Cara Menggunakan Objek Grafik di MetaTrader 5

by Beladdina Annisa
tampilan metatrader 5 untuk menggunakan grafik objek

MetaTrader 5 adalah platform trading populer menyediakan berbagai alat dengan fitur untuk analisis teknis. Salah satu fitur yang dapat kamu gunakan dalam MT5 adalah Objek Grafik. Objek Grafik memungkinkan trader menggambar juga menyesuaikan berbagai elemen visual pada grafik harga, seperti garis tren, level support dan resistance, pola-pola grafik, dan lain sebagainya. 

Mengatur Objek Grafik di MetaTrader 5

Cara untuk menambahkan dan mengedit objek grafik di MetaTrader 5, kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut:

1. Menambahkan Objek Grafik

  1. Buka chart pada instrumen yang diminati di MetaTrader 5.
  2. Pilih jenis objek grafik yang ingin ditambahkan dari toolbar di atas platform. Misalnya, jika ingin menambahkan garis tren, klik ikon “Trendline” di toolbar.
  3. Di chart, klik dan tahan di titik awal objek grafik yang ingin digambar, lalu seret kursor ke titik akhir diinginkan. Lepaskan klik untuk menggambar objek grafik.

2. Mengedit Objek Grafik

  1. Klik kanan pada objek grafik yang ingin edit di chart.
  2. Pilih “Properties” dari menu konteks. Sebuah jendela properti akan muncul.
  3. Di jendela properti, dapat mengubah berbagai parameter seperti warna, ketebalan garis, gaya garis, dan properti lainnya sesuai preferensi kamu. Sesuaikan parameter sesuai dengan kebutuhan trading kamu.
  4. Setelah kamu mengubah parameter yang diinginkan, klik “OK” untuk menerapkan perubahan pada objek grafik.

3. Memindahkan Objek Grafik

  1. Klik dan tahan pada objek grafik yang ingin pindahkan di chart.
  2. Seret objek grafik ke posisi baru yang diinginkan.
  3. Lepaskan klik untuk menempatkan objek grafik pada posisi baru.

4. Menghapus Objek Grafik

  1. Klik kanan pada objek grafik yang ingin dihapus di chart.
  2. Pilih “Delete” dari menu konteks. Objek grafik akan dihapus dari chart.

5. Menggandakan Objek Grafik

  1. Klik kanan pada objek grafik yang ingin diduplikasi di chart.
  2. Pilih “Duplicate” dari menu konteks. Salinan objek grafik akan muncul di chart.
  3. Sesuaikan posisi dan properti salinan objek grafik sesuai dengan kebutuhan.
  4. Dengan menggunakan langkah-langkah di atas, dapat dengan mudah menambahkan, mengedit, memindahkan, dan menghapus objek grafik di MetaTrader 5 sesuai kebutuhan dan preferensi analisis teknikal kamu.
Baca Juga:  9 Perbedaan Balance dan Equity dalam Forex

Menggunakan Garis Tren dan Garis Horizontal

tampilan untuk menggunakan garis tren dan garis horizontal

Garis tren dan garis horizontal adalah alat yang digunakan dalam analisis statistik dan visualisasi data untuk membantu mengidentifikasi pola dan tren dalam data. Berikut adalah penjelasan singkat tentang keduanya:

1. Garis Tren (Trend Line)

Garis tren adalah garis lurus digunakan untuk menggambarkan arah umum atau pola pergerakan data seiring waktu. Membantu mengidentifikasi apakah ada tren naik (pemulihan atau peningkatan), tren turun (penurunan), atau tren datar (stabil) dalam data. Garis tren dapat membantu memprediksi kecenderungan masa depan berdasarkan pola historis.

2. Garis Horizontal

Garis horizontal adalah garis lurus digambar secara horizontal pada grafik atau visualisasi data. Ini digunakan untuk menggambarkan nilai tetap atau batas pada sumbu yang relevan. Garis horizontal juga dapat digunakan sebagai acuan untuk membandingkan nilai-nilai data lainnya. Misalnya, garis horizontal dapat digunakan untuk menunjukkan rata-rata data atau ambang batas yang penting.

Untuk menggunakan garis tren dan garis horizontal dalam analisis data, berikut adalah langkah-langkah yang dapat trader ikuti:

  1. Tentukan set data yang ingin analisis. Misalnya, jika memiliki data penjualan bulanan selama beberapa tahun, dapat menggunakan garis tren dan garis horizontal untuk melihat tren penjualan, membandingkannya dengan rata-rata atau target penjualan.
  2. Gunakan alat atau perangkat lunak grafik seperti Excel, Google Sheets, atau perangkat lunak analisis data lainnya membuat grafik yang menampilkan data. Pastikan data sudah terorganisir dengan benar serta cocok dianalisis menggunakan garis tren dan garis horizontal.
  3. Dalam grafik, cari opsi untuk menambahkan garis tren atau regresi. Biasanya ditemukan di menu “Insert” atau “Chart Tools” di perangkat lunak grafik. Pilih jenis garis tren sesuai data, seperti garis linear atau garis regresi polinomial, tergantung pada karakteristik data. Setelah memilih garis tren, perangkat lunak akan menghitung serta menambahkan garis tren ke grafik kamu.
  4. Pilih opsi untuk menambahkan garis horizontal dalam perangkat lunak grafik digunakan. Biasanya dapat ditemukan di menu “Insert” atau “Chart Tools”. Tentukan nilai atau batas yang ingin digunakan garis horizontal. Misalnya, jika ingin menambahkan garis rata-rata, tentukan nilai rata-rata dari data. Setelah menentukan nilai atau batas, perangkat lunak akan menambahkan garis horizontal ke grafik
  5. Setelah menambahkan garis tren serta garis horizontal, periksa grafik dan analisislah hasilnya. Perhatikan apakah ada tren naik atau turun sudah ditunjukkan oleh garis tren, periksa apakah nilai data berada di atas atau di bawah garis horizontal relevan. Ini akan membantu dalam mengidentifikasi tren, pola, atau perbedaan antara data aktual dan nilai-nilai acuan.
  6. Gunakan hasil analisis untuk mendapatkan wawasan dan pemahaman lebih dalam tentang data. Misalnya, jika garis tren menunjukkan tren peningkatan penjualan, dapat menginterpretasikannya sebagai tanda pertumbuhan bisnis
Baca Juga:  Cerita Mata Uang Negara Beruang Merah, Rubel Rusia

Jika nilai data berada di bawah garis horizontal menunjukkan target penjualan, dapat mengevaluasi performa bisnis dan mencari strategi untuk mencapai target tersebut.

banner download mt5 berpeluang profit

Menggunakan Garis Vertikal dan Garis Fibonacci

Garis vertikal dan garis Fibonacci adalah alat yang digunakan dalam analisis teknikal untuk memvisualisasikan dan mengidentifikasi level support, resistance, dan retracement pada grafik harga saham, mata uang, atau instrumen keuangan lainnya.

Berikut adalah penjelasan singkat tentang keduanya:

1. Garis Vertikal

Garis vertikal adalah garis lurus digambar secara vertikal pada grafik harga menunjukkan titik waktu tertentu. Garis vertikal digunakan menyoroti atau mengidentifikasi peristiwa penting dapat terjadi pada tanggal atau periode tertentu dalam analisis teknikal. 

Misalnya, garis vertikal dapat digunakan menandai tanggal pengumuman laporan keuangan perusahaan, peluncuran produk baru, atau kejadian penting lainnya yang dapat mempengaruhi harga instrumen keuangan.

2. Garis Fibonacci

inilah garis fibonacci dalam metatrader 5

Garis Fibonacci adalah serangkaian garis horizontal yang digambar pada grafik harga dengan menggunakan level persentase tertentu yang didasarkan pada deret angka Fibonacci (misalnya 23,6%, 38,2%, 50%, 61,8%, dan 78,6%). 

Garis Fibonacci digunakan mengidentifikasi level support serta resistance potensial serta level retracement mungkin terjadi dalam pergerakan harga. Level-level didasarkan pada asumsi bahwa harga cenderung bergerak secara berulang dalam pola-pola mengikuti deret Fibonacci.

Untuk menggunakan garis vertikal dan garis Fibonacci dalam analisis teknikal, berikut adalah langkah-langkah yang dapat diikuti oleh trader :

  1. Pilih grafik harga yang akan dianalisis: Tentukan instrumen keuangan yang ingin analisis (misalnya saham, mata uang, atau komoditas) dan dapatkan grafik harga terkait. Grafik harga ini dapat ditemukan di platform trading atau platform analisis teknikal tersedia.
  2. Identifikasi titik waktu penting: Tentukan identifikasi pada grafik harga menggunakan garis vertikal. Misalnya, jika ingin menandai tanggal pengumuman laporan keuangan perusahaan, tentukan tanggal tersebut. 
  3. Gambar garis vertikal: Gunakan alat atau fungsi disediakan oleh platform trading atau perangkat lunak analisis teknikal menggambar garis vertikal pada tanggal atau periode yang relevan pada grafik harga.
Baca Juga:  Macam-Macam Perjanjian Dalam Trading Forex

Kamu sedang mencari broker dengan sistem MT5? HSB Investasi adalah jawabannya yang memiliki trading sistem menggunakan MetaTrader 5! Kamu dapat merasakan sistem trading fleksibel, analisa teknikal yang profesional karena terdapat 38 indikator bisa kamu gunakan, copy trading dari trader sukses lain dan fitur paling mengesankan dari MetaTrader 5 ini adalah algoritma trading yang dapat membantu kamu dalam trading. 

Tunggu apalagi? Segera Unduh aplikasi HSB Investasi dan nikmati kemudahan meraih keuntungan dan jangan lupa untuk melakukan deposit di HSB Investasi sekarang juga dan rasakan pengalaman trading yang lebih mudah, cepat, dan efisien. 

Dapatkan kesempatan untuk meraih keuntungan di pasar keuangan global hanya dengan aplikasi HSB Investasi. Jadilah bagian dari trader sukses di Indonesia dan memotivasi trader lainnya dengan cara registrasikan akunmu dan mulailah untuk trading sekarang juga. 

Aplikasi HSB Investasi mudah digunakan dengan adanya video tutorial, CS online 24 jam dan buku panduan akan membantu kamu dalam memulai trading tanpa harus khawatir karena tidak memahami cara menggunakannya. 

DISCLAIMER

Artikel ini ditujukan sebatas sebagai sumber informasi dan edukasi serta tidak ditujukan sebagai sumber utama pemberian saran. Perlu dipahami bahwa aktivitas finansial investasi dan trading memiliki tingkat risiko yang perlu dikelola dengan baik. Pastikan Sobat Trader telah memahami potensi risiko yang mungkin muncul agar dapat meminimalisir kerugian di masa yang akan datang.

Quick Links
HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288