5 Langkah Menentukan Stop Loss Berdasarkan Waktu
Stop loss adalah bagian penting dari manajemen risiko trading. Umumnya trader memasang stop loss dengan acuan level support/resistance atau volatilitas harga.
Namun, ada satu pendekatan lain yang juga efektif: menentukan stop loss berdasarkan waktu.
Dengan pendekatan ini, stop loss dipasang mengikuti karakter durasi trading kamu, apakah jangka pendek, menengah, atau panjang.
1. Identifikasi Durasi Trading
-
Scalping/day trading → butuh stop loss ketat karena harga cepat & fluktuatif.
-
Swing trading → bisa gunakan stop loss lebih longgar.
-
Position trading → stop loss jangka panjang memberi ruang harga lebih besar.
2. Tentukan Rentang Waktu yang Signifikan
Perhatikan sesi pasar yang memengaruhi volatilitas:
-
Pembukaan sesi London
-
Pembukaan sesi New York
-
Rilis berita ekonomi besar
Stop loss diatur agar bisa bertahan menghadapi lonjakan harga pada waktu-waktu ini.
3. Gunakan Indikator Teknis yang Relevan
-
ATR (Average True Range) → ukur volatilitas.
-
Bollinger Bands → identifikasi pelebaran/penyempitan volatilitas.
Dengan indikator ini, stop loss jadi lebih adaptif.
4. Evaluasi Risk-to-Reward Ratio
Pastikan rasio risiko vs keuntungan (R:R) seimbang, misalnya 1:2.
Kalau risk-to-reward tidak sehat, sesuaikan level stop loss atau target profit.
5. Terapkan Manajemen Risiko yang Disiplin
-
Pasang stop loss sebelum entry.
-
Jangan geser stop loss karena emosi.
-
Konsisten dengan rencana trading.
Kenapa Harus Memasang Stop Loss?
Memasang stop loss adalah praktik penting dalam trading yang sangat disarankan oleh para profesional dan ahli di industri keuangan. Ada beberapa alasan utama mengapa trader harus memasang stop loss:
Alasan | Penjelasan |
---|---|
Manajemen Risiko | Membatasi kerugian maksimal agar modal tetap aman. |
Hindari Kerugian Besar | Pasar bisa bergerak cepat, stop loss otomatis batasi kerugian. |
Kurangi Emosi | Membantu disiplin & hindari keputusan impulsif. |
Proteksi Lonjakan Harga | Stop loss melindungi dari spike saat berita penting. |
HSB Investasi menyediakan platform yang memudahkan trader mengelola risiko:
- Platform MetaTrader 5 (MT5) dengan 38 indikator teknikal.
- Akun demo gratis untuk latihan manajemen risiko.
- Sinyal trading dari para analis.
- AI trading untuk strategi otomatis.
Mulai uji strategi stop loss kamu di akun demo HSB. Saat sudah yakin, lanjut trading real di aplikasi HSB Investasi Android dan iOS.