Trading & kelola akun MT di Aplikasi HSB Trading
store google
Gak Perlu Panik Waktu Floating Loss, Ini Solusinya!

Apa Itu Floating Loss?

Floating loss adalah kerugian pada investasi atau perdagangan yang masih terbuka atau belum ditutup. Ini berarti bahwa posisi tersebut masih memegang aset atau kontrak dan nilai saat ini dari aset atau kontrak tersebut lebih rendah daripada saat posisi tersebut dibuka.

Floating loss dapat terjadi dalam berbagai jenis investasi dan perdagangan, termasuk saham, obligasi, forex, dan komoditas. Hal ini dapat terjadi ketika harga pasar bergerak melawan posisi yang diambil, dan dapat mengakibatkan kerugian jika posisi tersebut ditutup dengan harga yang lebih rendah dari harga pembukaannya.

Sementara floating loss dalam forex dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi investor atau pedagang, hal itu juga merupakan bagian normal dari aktivitas investasi dan perdagangan. Penting untuk diingat bahwa kerugian adalah risiko yang terkait dengan investasi dan perdagangan, dan bahwa penting untuk memiliki strategi manajemen risiko yang baik untuk membatasi potensi kerugian dan menjaga modal yang tersedia.

Kerugian sementara yang diperoleh investor dihitung menurut nilai pada saat itu, dengan kata lain, ketika produk investasi tidak laku, investor belum mengatakan kerugian yang sebenarnya. Kerugian nyata terjadi ketika produk investasi dijual kurang dari rata-rata. Kemudian investor menganalisis apa yang akan mereka lakukan di masa depan.

Penyebab Floating Loss

Penyebab floating loss dapat bervariasi tergantung pada jenis investasi atau perdagangan yang dilakukan. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan floating loss antara lain:

Fluktuasi harga pasar

Fluktuasi harga pasar yang tajam dan tak terduga dapat menyebabkan floating loss pada posisi yang belum ditutup. Pasar dapat bergerak dengan cepat dan dalam arah yang tidak terduga karena berbagai faktor, seperti peristiwa politik, ekonomi, atau keuangan global yang tak terduga, atau reaksi pasar terhadap laporan ekonomi atau kinerja perusahaan tertentu. Ketika pasar bergerak tajam dan tidak terduga, posisi trading yang terbuka dapat mengalami floating loss dengan cepat. Jika Sobat Trader tidak memperhatikan posisi trading Sobat Trader secara cermat dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk mengurangi risiko, floating loss kamu bisa semakin membesar dan memakan dana di akun trading kamu.

Kondisi pasar

Kondisi pasar yang buruk atau tidak stabil, seperti kekhawatiran ekonomi atau ketidakpastian politik, dapat mempengaruhi harga aset dan menghasilkan floating loss pada posisi yang terbuka. Ketidakpastian atau gejolak pasar dapat memicu volatilitas harga yang tajam dan tidak terduga, yang dapat membuat posisi trading mengalami floating loss dalam waktu singkat. Dalam situasi seperti ini, sangat penting untuk memperhatikan berita ekonomi dan politik terkini dan mengikuti perkembangan pasar secara cermat.

Baca Juga:  WAJIB TAHU! Cara Trading dari Berita Forex

Kesalahan dalam analisis atau pengambilan keputusan

Kesalahan dalam analisis atau pengambilan keputusan yang buruk dapat menyebabkan investor atau pedagang untuk membuka posisi yang berisiko terlalu tinggi dan pada akhirnya mengalami floating loss. Hal ini dapat menyebabkan floating loss ketika pasar bergerak melawan posisi trading yang dibuka. Jika investor atau pedagang tidak memiliki rencana trading yang jelas dan tidak memperhatikan manajemen risiko, mereka mungkin terus menahan posisi trading meskipun floating loss semakin membesar.

Leverage atau margin

Penggunaan leverage atau margin dapat meningkatkan potensi keuntungan, tetapi juga meningkatkan risiko floating loss. Jika posisi yang diambil mengalami kerugian, leverage atau margin dapat memperbesar kerugian tersebut. Dan jika posisi trading bergerak melawan trader, maka kerugian potensialnya akan menjadi lebih besar. Dalam kasus seperti itu, margin yang tersedia di akun trading dapat cepat habis dan menyebabkan margin call atau bahkan likuidasi posisi trading secara otomatis oleh broker.

Ketidakmampuan untuk memantau posisi

Tidak memantau posisi secara teratur dan tidak memiliki rencana manajemen risiko kamu baik dapat menyebabkan floating loss yang tidak perlu. Ini dapat menyebabkan kerugian yang lebih besar dan bahkan dapat menghabiskan seluruh saldo akun trading kamu jika floating loss sangat besar dan margin yang tersedia dalam akun trading kamu habis. Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu memantau posisi trading secara teratur dan memastikan bahwa posisi tersebut sesuai dengan rencana trading Sobat Trader.

Penting untuk diingat bahwa floating loss adalah risiko yang terkait dengan investasi dan perdagangan, dan bahwa penting untuk memiliki strategi manajemen risiko yang baik dan melakukan analisis pasar yang cermat sebelum membuka posisi.

Apakah Floating Loss Merugikan?

Dalam perdagangan derivatif, Floating loss dapat merugikan karena mengurangi nilai posisi investasi atau perdagangan. Ketika nilai aset turun dan menyebabkan floating loss, nilai portofolio keseluruhan akan menurun dan potensi keuntungan akan berkurang.

Baca Juga:  Mengenal Sistem Kurs Mengambang Bebas

Namun, penting untuk diingat bahwa floating loss adalah bagian normal dari aktivitas investasi dan perdagangan. Harga aset cenderung berfluktuasi dari waktu ke waktu dan terkadang investor atau pedagang harus bersedia menerima kerugian sementara sebagai bagian dari strategi jangka panjang mereka. Seiring waktu, floating loss dapat berubah menjadi keuntungan jika nilai aset meningkat dan posisi dapat ditutup dengan keuntungan.

Penting untuk memiliki strategi manajemen risiko yang baik untuk membatasi potensi floating loss, seperti menetapkan stop loss atau mengambil keuntungan pada level tertentu untuk mengurangi risiko. Menjaga perspektif jangka panjang dan tidak panik saat menghadapi floating loss juga dapat membantu mengurangi dampak negatifnya.

Sebagai kesimpulan, meskipun floating loss dapat merugikan dalam jangka pendek, investasi dan perdagangan yang baik memerlukan kesabaran, disiplin, dan keterampilan manajemen risiko yang baik untuk mencapai tujuan jangka panjang.

Cara Menghindari Floating Loss

Ketika Sobat Trader berencana untuk melakukan investasi jangka panjang, kerugian yang mengambang sebenarnya tidak penting, itu adalah situasi yang wajar dan aman. Karena dalam investasi jangka panjang, floating loss mengacu pada kerugian sementara produk investasi pada kondisi harga beli saat ini. Produk investasi jangka panjang biasanya adalah perusahaan dengan fundamental yang kuat, artinya dalam 5 hingga 10 tahun ke depan, harga produk investasi cenderung naik, dan kerugian sementara ini tidak akan berdampak banyak.

Meskipun tidak mungkin menghindari floating loss sepenuhnya, ada beberapa strategi yang dapat membantu meminimalkan risiko dan mengelola floating loss:

Rencanakan dengan baik

Sebelum membuka posisi investasi atau perdagangan, pastikan untuk melakukan analisis pasar yang cermat dan menentukan target keuntungan dan level risiko yang dapat diterima. Selain itu, penting untuk memiliki rencana manajemen risiko yang baik, seperti menetapkan stop loss atau mengambil keuntungan pada level tertentu.

Gunakan leverage dengan bijak

Leverage dapat meningkatkan potensi keuntungan, tetapi juga meningkatkan risiko floating loss. Gunakan leverage dengan bijak dan hanya jika memang diperlukan.

Pantau posisi secara teratur

Selalu pantau posisi secara teratur dan tetap waspada terhadap pergerakan pasar. Jika pasar berubah dan posisi mengalami floating loss, revaluasi posisi tersebut dan pertimbangkan untuk menutup posisi jika diperlukan.

Baca Juga:  Ini Dia Rahasia Sukses Kebijakan Moneter Jepang

Diversifikasi portofolio

Diversifikasi portofolio dapat membantu mengurangi risiko dan melindungi portofolio dari fluktuasi pasar yang tajam.

Miliki sikap disiplin dan sabar

Investasi dan perdagangan yang baik memerlukan kesabaran, disiplin, dan keterampilan manajemen risiko yang baik. Jangan panik saat menghadapi floating loss dan selalu menjaga perspektif jangka panjang.

Ikuti berita dan perkembangan pasar

Perhatikan aspek fundamental seperti mengikuti berita dan perkembangan pasar terbaru untuk memahami kondisi pasar dan mengambil keputusan yang lebih cerdas dalam investasi dan perdagangan.

Dengan menerapkan strategi-strategi di atas, investor atau pedagang dapat meminimalkan risiko floating loss dan meningkatkan kesuksesan jangka panjang mereka dalam investasi dan perdagangan.

Trading harian dapat sangat memengaruhi hasil atau keuntungan investasi, karena investor harus memutuskan untuk menjual investasinya jika kerugian berlebihan atau tidak sesuai dengan rencana perdagangan. Jika ini terus berlanjut, akan menyebabkan kerugian yang lebih dalam, membahayakan investor dan trader jangka pendek. Mengetahui trading plan bisa sangat membantu Sobat Trader mengatasi masalah dalam trading.

Nah, setelah mempelajari cara terhindar dari floating loss kamu bisa langsung mencobanya dengan akun demo. Namun untuk melakukan trading, pertama-tama  kamu harus memilih broker forex terpercaya dan terdaftar di BAPPEBTI. 

Adapun salah satu broker trading yang bisa kamu percayakan adalah HSB Investasi yang tak hanya mengantongi izin resmi BAPPEBTI, tetapi juga meraih penghargaan The Most Innovative Broker 2022 dari ICDX.

Di HSB, keamanan data kamu terjamin oleh sistem akun terpisah, artinya dana nasabah dan dana perusahaan dipisahkan, sehingga bertransaksi pun jadi lebih aman. Aplikasi trading HSB Investasi juga menyediakan akses ke pasar forex serta berbagai fitur dan layanan trading yang diperlukan oleh kamu.

Jangan tunda lagi, jadilah bagian dari jutaan trader sukses bersama HSB Investasi dengan registrasikan akun trading-mu sekarang juga!***

DISCLAIMER

Artikel ini ditujukan sebatas sebagai sumber informasi dan edukasi serta tidak ditujukan sebagai sumber utama pemberian saran. Perlu dipahami bahwa aktivitas finansial investasi dan trading memiliki tingkat risiko yang perlu dikelola dengan baik. Pastikan Sobat Trader telah memahami potensi risiko yang mungkin muncul agar dapat meminimalisir kerugian di masa yang akan datang.

Tag Terkait:
DISCLAIMER
Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, ditujukan hanya sebagai sumber pembelajaran dan bukan sebagai saran dalam pengambilan keputusan. Perlu Anda pahami bahwa produk dengan leverage tinggi memiliki potensi risiko kerugian yang juga tinggi, sehingga perlu dikelola dengan baik melalui pemahaman dan kemampuan analisa yang tepat. HSB Investasi tidak bertanggung jawab atas kesalahan keputusan yang dibuat berdasarkan konten ini. Sesuai ketentuan yang berlaku, HSB hanya menyediakan 45 instrumen trading yang dapat Anda pelajari di website resmi kami.

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB1

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
Artikel Lainnya

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
bonus tanpa deposit
Mulai Pengalaman Trading Terbaik