Home Emas 7 Cara Investasi Logam Mulia yang Menguntungkan Bagi Investor Pemula

7 Cara Investasi Logam Mulia yang Menguntungkan Bagi Investor Pemula

by HSB
0 comment

Sudahkah kamu mengetahui cara investasi logam mulia? Emas dan perak belakangan ini menjadi salah satu instrumen investasi yang cukup menarik perhatian sebagian besar orang. Hal ini disebabkan oleh kemudahannya serta produk logam mulia cukup familier bagi masyarakat. 

Kemudahan investasi logam mulia ini tidak kemudian membolehkan investor berinvestasi secara sembarangan. Untuk mendapatkan keuntungan yang optimal, ada beberapa cara yang harus diperhatikan. Jadi, jika kamu tertarik untuk memulai investasi logam mulia, simak artikel berikut ini agar dapat mempelajari lebih lanjut tentang cara investasi logam mulia yang tepat.

Mengenal Investasi Logam Mulia

Mengenal Investasi Logam Mulia

Investasi logam mulia adalah bentuk investasi menggunakan emas yang memiliki tingkat likuiditas tinggi serta pergerakan harga yang selalu meningkat dan cukup menjanjikan. Investasi logam mulia banyak dipilih oleh sebagian masyarakat sebab harganya yang tidak terlalu terpengaruh oleh faktor eksternal. 

Sebagian dari masyarakat mungkin akan menganggap bahwa bentuk investasi logam mulia hanya dapat berupa emas. Padahal tidak hanya itu saja, terdapat bentuk logam mulia lainnya yang bisa dipilih sebagai instrumen investasi. Beberapa komoditas yang bisa dijadikan instrumen investasi logam mulia adalah perak, platinum, dan paladium. 

Dalam perencanaan keuangan jangka panjang, investasi logam mulia dapat menjadi jenis investasi yang tepat. Hal ini disebabkan oleh pergerakan harga emas yang akan semakin tinggi dalam beberapa waktu ke depan dan besar kemungkinan untuk investor menerima keuntungan yang maksimal. 

Namun hal tersebut bukan berarti logam mulia tidak dapat dijadikan investasi jangka pendek. Banyak tersedia trading emas baik fisik maupun digital yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dalam waktu dekat. Hanya saja, keuntungan yang diterima tidak terlalu besar dan kamu harus benar-benar memantau pergerakan harga pasar agar mendapat nilai yang tepat.

Meski tak mudah dipengaruhi faktor eksternal, ​​ada risiko yang tetap harus dipertimbangkan oleh investor logam mulia. Salah satunya adalah volatilitas harga yang dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kebijakan federal reserve, permintaan investor, pasokan pertambangan, dan lain sebagainya. 

Baca juga: Bagaimana Cara Investasi Emas supaya Cuan?

7 Cara Investasi Logam Mulia Bagi Pemula 

Cara Investasi Logam Mulia

Sebagai investor pemula pada pasar komoditas, kamu perlu mengetahui cara investasi logam mulia yang benar agar tetap aman dan menguntungkan. Sedikitnya ada 7 cara investasi logam mulia yang bisa kamu ketahui ulasan selengkapnya di bawah ini:

1. Menentukan Tujuan Investasi

Dalam setiap investasi, kamu perlu memiliki tujuan meski hanya sekadar menabung sekalipun. Sama halnya dengan investasi logam mulia, kamu perlu menetapkan untuk apa hasil investasi ini nantinya. Mengetahui tujuan investasi akan memudahkan dalam menentukan jangka waktu yang tepat dengan target nominal sesuai kebutuhan.

Sebagai contoh, investasi logam mulia ditujukan untuk mempersiapkan dana pensiun, dana pendidikan, dana liburan ke luar negeri, biaya haji, atau kebutuhan finansial lainnya. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, investasi logam mulia sebaiknya menjadi bentuk investasi jangka panjang setidaknya 5 hingga 10 tahun agar mendapatkan hasil yang maksimal. 

2. Memantau Pergerakan Harga

Ketika memutuskan untuk menginvestasikan dana ke logam mulia, pastikan untuk selalu memantau pergerakan harga. Hal ini dilakukan sebab logam mulia memiliki harga yang fluktuatif. 

Meskipun tidak pernah mengalami penurunan harga yang drastis dan terlalu signifikan, kamu tetap membutuhkan waktu yang tepat untuk membeli logam mulia yaitu saat harga sedang turun. Hasilnya kamu dapat menerima keuntungan yang lebih besar pada masa yang akan datang saat menjual logam mulia. 

Baca juga: 7 Tips Investasi Emas Mudah Bagi Investor Pemula

3. Kenali Terlebih Dahulu Kadar Karat 

Emas memiliki kadar karat tertinggi sebesar 24 karat yang memiliki kemurnian hampir sempurna dengan persentase 99,9% sebab tidak ada campuran apa pun di dalamnya seperti logam mulia lainnya. Sebelum membeli logam mulia, pastikan kamu memperhatikan kadar karat di dalamnya.

4. Memilih Ukuran yang Sesuai

Logam mulia memiliki ukuran dan berat yang berbagai macam. Kamu dapat memilih ukuran dan berat logam mulia sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Ukuran dan berat nantinya akan memengaruhi besaran harga logam mulia, sehingga nilai itulah yang akan menjadi aset investasi nantinya. Hal ini sama dengan ketika saham mengukur nilai asetnya dalam bentuk lot. 

Baca juga: Reksa Dana Vs Emas? Mana Investasi yang Bagus untuk Masa Depan?

5. Menyimpan di Tempat yang Tepat

Jika memilih logam mulia dalam bentuk fisik seperti emas batangan, perhiasan, dan lain sebagainya,  maka jangan lupakan pentingnya tempat penyimpanan yang tepat dan aman. Apabila berencana menyimpannya secara mandiri di rumah, pastikan kamu memiliki brankas atau safety box yang cukup untuk menyimpan seluruh logam mulia yang dimiliki. 

Namun jika merasa penyimpanan mandiri kurang aman dan terlalu berisiko, kamu dapat memanfaatkan Safe Deposit Box atau SDB sebagai tempat menyimpan barang berharga yang disediakan oleh beberapa lembaga keuangan dan bank. Penyimpanan di SDB ini membutuhkan biaya tambahan yang harus dipersiapkan. 

6. Mulai dari Ukuran Kecil

Sebaiknya dalam memulai investasi logam mulia, lakukan pembelian dalam bentuk pecahan yang kecil seperti 1 gram. Coba untuk belajar mengelola dan menyimpannya terlebih dahulu sembari mempelajari lebih banyak seputar investasi logam mulia. Ketika sudah bisa mengelola investasi dengan baik, kamu dapat perlahan menambah nilai pecahan menjadi lebih besar.

Selain itu, pecahan kecil dalam logam mulia fisik akan jauh lebih mudah untuk dijual dibandingkan logam mulia berukuran besar. Jadi ketika dibutuhkan sewaktu-waktu, kamu dapat menjualnya dengan mudah. Meski mulai dari nilai kecil apabila rutin dilakukan selama jangka waktu tertentu, hasil yang diterima akan tetap menguntungkan. 

Baca juga: Lebih Untung Yang Mana, Investasi Emas atau Reksadana?

7. Investasi di Tempat Tepercaya

Baik logam mulia dalam bentuk fisik maupun digital, kamu perlu memperhatikan kredibilitas tempat penjualan logam mulia. Dalam membeli logam mulia fisik, pastikan tempat yang dipilih tepercaya dan memberikan harga yang tepat serta keaslian logam mulia yang terjamin. 

Sama halnya dengan logam mulia dalam bentuk digital, pastikan kamu memilih broker investasi yang tepercaya dan aman. Berinvestasi pada broker atau platform bodong hanya akan menimbulkan kerugian yang mungkin saja tidak kecil nilainya. Oleh karena itu, percayakan seluruh aktivitas trading logam mulia kamu pada HSB.

HSB merupakan platform trading logam mulia yang telah teregulasi BAPPEBTI dan memiliki nilai komisi yang rendah. Selain itu, aplikasinya pun juga dilengkapi dengan berbagai fitur dan tentunya mudah digunakan bagi para pemula. 

Itu dia informasi cara investasi logam mulia bagi pemula yang sebaiknya kamu pahami sebelum mulai berinvestasi. Maraknya aktivitas investasi di tengah masyarakat saat ini mendorong banyaknya broker bodong dan berujung pada penipuan. Jadi, pastikan kamu menggunakan platform HSB dalam trading logam mulia digital yang aman dan menguntungkan. 

Tunggu apalagi? Kunjungi HSB untuk informasi trading lainnya dan nikmati beragam keuntungan trading mudah sekarang juga.***

Banner Trading

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288