Harga USD/JPY Hari Ini 7 Januari 2026 Melemah di 156,336
Jakarta – Harga USD/JPY hari ini terpantau menurun karena pasar semakin yakin bahwa Bank Sentral Jepang (BoJ) akan terus menaikkan suku bunganya, sebuah langkah yang berbanding terbalik dengan Bank Sentral AS (The Fed).
Perbedaan arah kebijakan ini menjadi sorotan utama para trader. Di saat BoJ bersiap untuk memperketat kebijakan ekonominya, The Fed justru diprediksi akan memangkas suku bunga karena kondisi ekonomi AS yang melunak. Situasi ini membuat Yen yang biasanya memiliki imbal hasil rendah kini menjadi lebih menarik, sehingga menekan harga USD/JPY hari ini ke level yang lebih rendah dibanding sesi sebelumnya. Selain itu, ketegangan geopolitik global juga membuat investor mencari perlindungan di aset aman (safe haven) seperti Yen.
Meskipun tren penguatan Yen terlihat positif, para trader masih berhati-hati. Ketidakpastian mengenai kapan tepatnya BoJ akan menaikkan suku bunga lagi masih menjadi tanda tanya. Ditambah lagi, kekhawatiran soal anggaran belanja negara Jepang yang membengkak membuat harga USD/JPY hari ini tidak serta merta jatuh drastis. Trader tampaknya masih menimbang risiko fiskal Jepang sebelum mengambil posisi beli Yen secara agresif.
Di sisi lain, Dolar AS kesulitan untuk bangkit. Ekspektasi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga membuat mata uang ini kurang bertenaga. Hal ini menjadi hambatan bagi harga USD/JPY hari ini untuk bisa pulih atau naik kembali. Pasar kini sedang dalam mode wait and see, menunggu rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat minggu ini yang bisa menjadi petunjuk arah kebijakan selanjutnya.
Agenda ekonomi minggu ini cukup padat. Trader menantikan laporan tenaga kerja swasta (ADP) dan data lowongan kerja (JOLTS) yang akan rilis hari Rabu. Namun, fokus utamanya tetap pada laporan Nonfarm Payrolls (NFP) hari Jumat nanti. Data-data ini akan sangat menentukan nasib Dolar AS dan tentunya akan menjadi penggerak utama volatilitas harga USD/JPY hari ini dalam jangka pendek.
Secara teknikal, grafik pergerakan harga menunjukkan adanya titik pertahanan (support) penting di area 156.15. Area ini menjadi penentu bagi harga USD/JPY hari ini; jika harga turun menembus level ini, maka penurunan lebih lanjut bisa terjadi. Namun, indikator teknikal lainnya menunjukkan momentum penurunan mulai berkurang, menandakan pasar mungkin akan bergerak menyamping (sideways) dulu untuk sementara waktu.
Para trader disarankan untuk memantau level batas atas (resistance) di 157.15. Jika harga mampu naik menembus level tersebut, ada peluang pemulihan. Sebaliknya, jika gagal, harga USD/JPY hari ini kemungkinan besar akan tetap tertekan di dalam jalur pergerakan yang terbatas sembari menunggu katalis berita ekonomi terbaru.
Sobat Trader, dengan semua perubahan di pasar yang dipicu oleh pergerakan Yen Jepang dan kebijakan Federal Reserve, ini adalah saat yang tepat untuk memperdalam pemahamanmu tentang forex dan strategi trading. Mau coba trading tanpa risiko? Yuk, buka akun demo gratis di HSB Investasi!
Di akun demo, kamu bisa belajar dan praktek trading dengan dana virtual. Akses berbagai instrumen trading, dan fitur menarik seperti grafik harga emas, forex, saham, indeks, dan emas melalui aplikasi trading terbaik dari HSB. Sebagai salah satu broker forex terbaik, HSB menyediakan platform yang user-friendly dan mendukung berbagai strategi trading pemula. Unduh aplikasi trading forex untuk Android dan iOS di sini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News HSB Investasi untuk informasi dan edukasi seputar trading, investasi keuangan, dan ekonomi.


