Jakarta – Harga USD/JPY hari ini merosot sekitar 0,75% di sesi Asia. Penguatan Yen ini terjadi setelah pasar merespons positif kabar mengejutkan mengenai kesepakatan damai sementara antara Amerika Serikat dan Iran.
Kabar ini bermula dari unggahan Presiden Donald Trump di media sosial Truth Social yang mengonfirmasi penundaan serangan militer terhadap infrastruktur Iran selama dua minggu. Sebagai imbalannya, pihak Teheran setuju untuk membuka kembali Selat Hormuz, jalur krusial yang mengalirkan hampir 20% pasokan minyak dunia. Berita de-eskalasi konflik ini memicu aksi jual pada Dolar AS dan menekan harga USD/JPY hari ini ke level yang lebih rendah.
Salah satu alasan mengapa Yen Jepang sangat diuntungkan dalam situasi ini adalah anjloknya harga minyak mentah dunia. Harga minyak WTI diketahui jatuh lebih dari 10% ke kisaran $90,00 setelah pengumuman gencatan senjata tersebut. Mengingat Jepang adalah negara yang sangat bergantung pada impor minyak untuk kebutuhan energinya, penurunan harga energi ini berdampak positif pada Yen dan menyeret harga USD/JPY hari ini turun.
Hingga saat berita ini diturunkan, posisi harga USD/JPY hari ini berada di kisaran 158.40. Para trader terlihat mulai mengalihkan fokus mereka dari aset safe-haven Dolar ke aset lain seiring dengan membaiknya optimisme pasar. Indeks Dolar AS (DXY) sendiri tercatat melemah 0,54%, sementara bursa saham Amerika seperti kontrak berjangka S&P 500 justru melonjak hampir 2,5%.
Pemerintah Iran juga telah mengonfirmasi pembukaan kembali Selat Hormuz dan menyatakan kesiapan untuk berunding di Islamabad, Pakistan, pada 10 April mendatang. Proposal 10 poin yang diajukan Iran mencakup pengaturan lintas transit di Hormuz hingga penarikan pasukan tempur AS dari pangkalan regional. Ke depannya, fluktuasi harga USD/JPY hari ini sangat dipengaruhi oleh sentimen tersebut.
Selain isu geopolitik, para trader kini juga menanti rilis notulensi rapat kebijakan moneter (FOMC Minutes) dari Bank Sentral AS yang dijadwalkan terbit malam nanti. Dokumen ini sangat penting untuk melihat sejauh mana pejabat keuangan AS merespons gejolak energi yang terjadi belakangan ini. Hal ini diprediksi akan membuat harga USD/JPY hari ini kembali bergerak volatil di sesi perdagangan Amerika.
Secara teknikal, Yen masih menunjukkan dominasinya terhadap Greenback berkat dukungan fundamental dari penurunan biaya energi global. Jika tren positif ini berlanjut, para trader mungkin akan melihat arah harga USD/JPY hari ini setelah notulensi rapat tersebut rilis untuk menentukan langkah strategi perdagangan selanjutnya.
Sobat Trader, dengan semua perubahan di pasar yang dipicu oleh pergerakan Yen Jepang dan kebijakan Federal Reserve, ini adalah saat yang tepat untuk memperdalam pemahamanmu tentang forex dan strategi trading. Mau coba trading tanpa risiko? Yuk, buka akun demo gratis di HSB Investasi!
Di akun demo, kamu bisa belajar dan praktek trading dengan dana virtual. Akses berbagai instrumen trading, dan fitur menarik seperti grafik harga emas, forex, saham, indeks, dan emas melalui aplikasi trading terbaik dari HSB. Sebagai salah satu broker forex terbaik, HSB menyediakan platform yang user-friendly dan mendukung berbagai strategi trading pemula. Unduh aplikasi trading forex untuk Android dan iOS di sini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News HSB Investasi untuk informasi dan edukasi seputar trading, investasi keuangan, dan ekonomi.
