Harga USD/JPY Hari Ini 23 Februari 2026 Melemah di 154,434
Jakarta – Harga USD/JPY hari ini terpantau mengalami penurunan yang cukup tajam selama sesi Asia, meskipun sempat mencoba bangkit sedikit dari level psikologis 154.00. Saat ini, pasangan mata uang tersebut bergerak di kisaran level 154.35, mencatatkan pelemahan harian lebih dari 0.45%.
Pemicu utama pergerakan harga USD/JPY hari ini adalah keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengumumkan pengenaan tarif global baru sebesar 15%. Langkah ini diambil sebagai respons atas putusan Mahkamah Agung pada hari Jumat yang membatasi wewenangnya dalam menetapkan pajak impor secara sepihak. Kebijakan ini memicu kekhawatiran para trader akan adanya aksi balasan dari negara lain serta potensi gangguan pada rantai pasok dunia.
Kondisi tersebut membuat minat para trader terhadap aset berisiko menurun drastis, sehingga mereka beralih ke Yen Jepang yang dianggap sebagai pelabuhan aman (safe-haven). Selain itu, pelemahan nilai Dolar AS secara luas juga menjadi faktor tambahan yang menekan harga USD/JPY hari ini ke zona merah.
Dari sisi data ekonomi, laporan inflasi AS (PCE) yang dirilis Jumat lalu menunjukkan kenaikan yang melampaui ekspektasi. Hal ini memperkuat keyakinan pasar bahwa bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), belum akan mengubah suku bunga pada pertemuan bulan Maret mendatang. Meski demikian, melambatnya pertumbuhan ekonomi AS ke angka 1.4% di kuartal keempat membuat para trader tetap memantau peluang penurunan bunga di akhir tahun nanti, yang pada akhirnya membebani laju Dolar AS dan memengaruhi harga USD/JPY hari ini.
Di sisi lain, kondisi internal Jepang sebenarnya kurang menguntungkan bagi penguatan Yen lebih lanjut. Pertumbuhan ekonomi Jepang yang lemah di kuartal keempat memberikan tekanan besar bagi Perdana Menteri Sanae Takaichi untuk segera meluncurkan paket stimulus baru. Ditambah lagi, data inflasi inti Jepang yang melambat ke level terendah dalam dua tahun terakhir meredam ekspektasi pasar bahwa Bank of Japan (BoJ) akan segera memperketat kebijakan moneternya.
Faktor domestik Jepang ini seolah menjadi penghalang bagi Yen untuk menguat terlalu tajam. Ditambah dengan volume perdagangan yang relatif tipis karena hari libur bank di Jepang, pergerakan harga USD/JPY hari ini cenderung tertahan dan memberikan ruang bagi pasangan mata uang ini untuk bernapas sejenak dari tekanan jual.
Sebagai penutup, situasi geopolitik dan ketidakpastian kebijakan dagang AS tetap menjadi nahkoda utama yang mengarahkan harga USD/JPY hari ini. Para trader disarankan untuk tetap waspada dan berhati-hati sebelum mengambil keputusan besar, mengingat dinamika pasar yang masih sangat cair akibat tarik-menarik antara sentimen global dan data ekonomi domestik Jepang.
Sobat Trader, dengan semua perubahan di pasar yang dipicu oleh pergerakan Yen Jepang dan kebijakan Federal Reserve, ini adalah saat yang tepat untuk memperdalam pemahamanmu tentang forex dan strategi trading. Mau coba trading tanpa risiko? Yuk, buka akun demo gratis di HSB Investasi!
Di akun demo, kamu bisa belajar dan praktek trading dengan dana virtual. Akses berbagai instrumen trading, dan fitur menarik seperti grafik harga emas, forex, saham, indeks, dan emas melalui aplikasi trading terbaik dari HSB. Sebagai salah satu broker forex terbaik, HSB menyediakan platform yang user-friendly dan mendukung berbagai strategi trading pemula. Unduh aplikasi trading forex untuk Android dan iOS di sini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News HSB Investasi untuk informasi dan edukasi seputar trading, investasi keuangan, dan ekonomi.


