Harga USD/JPY Hari Ini 15 Januari 2026 Menguat di 158,622
Jakarta – Harga USD/JPY hari ini terpantau stabil dan berkonsolidasi di sekitar level 158.50. Meskipun Yen Jepang mencoba untuk bangkit dari pelemahannya, upaya tersebut tertahan oleh kekuatan Dolar AS yang juga sedang dalam performa positif.
Mata uang Jepang sempat mendapatkan sedikit tenaga setelah adanya peringatan dari pemerintah terkait intervensi pasar. Sekretaris Kabinet Jepang, Seiji Kihara, memperingatkan bahwa pemerintah bisa saja turun tangan jika pergerakan mata uang menjadi terlalu ekstrem dan satu arah. Peringatan ini sempat membuat Yen menguat, namun pengaruhnya terhadap harga USD/JPY hari ini tampaknya tidak bertahan lama karena sentimen pasar yang lebih besar.
Faktor utama yang menahan penguatan Yen lebih lanjut adalah situasi politik dalam negeri Jepang, khususnya terkait “Perdagangan Takaichi”. Perdana Menteri Sanae Takaichi diprediksi akan memenangkan pemilu dini yang kemungkinan akan diumumkan minggu depan. Pasar mengantisipasi bahwa kemenangan Takaichi akan membawa kebijakan anggaran belanja negara yang besar. Kebijakan ini dinilai positif untuk pasar saham Jepang, namun justru menjadi beban bagi mata uang Yen, sehingga menjaga harga USD/JPY hari ini tetap tinggi.
Sementara itu, dari sisi Amerika Serikat, Dolar AS masih menunjukkan taringnya. Indeks Dolar (DXY) bertahan di dekat level tertingginya bulan ini di angka 99.26. Kekuatan Dolar ini didorong oleh ekspektasi para trader bahwa Bank Sentral AS (The Fed) akan membiarkan suku bunga tidak berubah pada pertemuan kebijakan akhir bulan ini. Hal ini menjadi fondasi yang kuat bagi harga USD/JPY hari ini untuk bertahan di tren positifnya.
Secara teknikal, grafik mingguan menunjukkan bahwa pasangan mata uang ini masih berada dalam tren naik yang kuat. Harga USD/JPY hari ini bertahan dengan baik di atas garis rata-rata pergerakan 10 minggu (EMA), yang berfungsi sebagai penopang tren. Selama harga tidak jatuh di bawah garis ini, tekanan beli masih mendominasi pasar.
Indikator kekuatan pasar (RSI) berada di angka 69.37, yang mendekati wilayah jenuh beli (overbought). Meskipun ini menandakan kondisi harga sudah cukup tinggi, hal ini juga mengonfirmasi momentum kenaikan yang kuat. Jika terjadi penurunan sementara, level 156.28 diprediksi akan menjadi batas bawah atau support yang menahan harga USD/JPY hari ini agar tidak merosot lebih jauh.
Kesimpulannya, meskipun ada ancaman intervensi dari Jepang, kombinasi kebijakan fiskal Takaichi dan Dolar AS yang tangguh membuat tren naik masih terjaga. Para trader perlu memperhatikan level 156.28 sebagai kunci; jika harga USD/JPY hari ini ditutup di bawah angka tersebut, barulah struktur tren naik ini dianggap melemah dan berpotensi koreksi lebih dalam.
Sobat Trader, dengan semua perubahan di pasar yang dipicu oleh pergerakan Yen Jepang dan kebijakan Federal Reserve, ini adalah saat yang tepat untuk memperdalam pemahamanmu tentang forex dan strategi trading. Mau coba trading tanpa risiko? Yuk, buka akun demo gratis di HSB Investasi!
Di akun demo, kamu bisa belajar dan praktek trading dengan dana virtual. Akses berbagai instrumen trading, dan fitur menarik seperti grafik harga emas, forex, saham, indeks, dan emas melalui aplikasi trading terbaik dari HSB. Sebagai salah satu broker forex terbaik, HSB menyediakan platform yang user-friendly dan mendukung berbagai strategi trading pemula. Unduh aplikasi trading forex untuk Android dan iOS di sini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News HSB Investasi untuk informasi dan edukasi seputar trading, investasi keuangan, dan ekonomi.


