Harga USD/JPY Hari Ini 20 Februari 2026 Menguat di 155,209
Jakarta – Harga USD/JPY hari ini mempertahankan posisinya di dekat level tertinggi mingguan, yakni di kisaran 155.20. Tren kenaikan harga USD/JPY hari ini dipicu oleh keperkasaan Dollar AS yang sulit dibendung setelah Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) memberikan sinyal bahwa mereka tidak akan terburu-buru menurunkan suku bunga.
Indeks Dollar AS (DXY) yang mengukur kekuatan “Greenback” terhadap mata uang utama lainnya pun terpantau masih sangat kokoh di level tertinggi dalam tiga minggu terakhir. Kondisi ini membuat tekanan terhadap Yen semakin terasa, sehingga pergerakan harga USD/JPY hari ini cenderung menguntungkan bagi pemegang Dollar.
Menanti Data Ekonomi Penting dari Amerika Serikat
Para trader kini sedang memasang mata pada rilis data ekonomi penting dari Amerika Utara, yaitu laporan awal Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal keempat dan data aktivitas bisnis (PMI) bulan Februari. Banyak ekonom memperkirakan ekonomi AS masih tumbuh solid, meski mungkin sedikit melambat dibandingkan periode sebelumnya.
Jika data ekonomi AS tersebut keluar lebih kuat dari prediksi, maka Dollar berpotensi semakin melesat. Hal ini tentu saja akan memberikan dorongan tambahan bagi kenaikan harga USD/JPY hari ini. Para trader melihat bahwa aktivitas bisnis di sektor manufaktur dan jasa Amerika masih sangat tangguh, yang menjadi alasan kuat mengapa Dollar tetap menjadi primadona.
Inflasi Jepang Mulai “Dingin”
Di sisi lain, meskipun Dollar sedang kuat, Yen Jepang sebenarnya mencoba untuk tetap stabil. Namun, data terbaru menunjukkan bahwa tingkat inflasi nasional Jepang (CPI) mulai melambat pada bulan Januari. Inflasi inti tercatat turun ke angka 1.5%, lebih rendah dibandingkan bulan Desember yang mencapai 2.1%. Kabar melambatnya inflasi ini membuat harga USD/JPY hari ini tetap berada di zona tinggi.
Melambatnya tekanan inflasi di Negeri Sakura ini menjadi sinyal bahwa kenaikan harga barang di sana mulai mereda. Bagi para trader, kondisi ini menurunkan harapan bahwa Bank Sentral Jepang (BoJ) akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Selama suku bunga di Jepang tetap rendah sementara di AS tetap tinggi, maka harga USD/JPY hari ini diprediksi masih akan sulit untuk turun drastis.
Pandangan untuk Para Trader
Secara keseluruhan, pelemahan Yen masih sangat dipengaruhi oleh perbedaan kebijakan moneter antara kedua negara. Selama inflasi di AS masih di atas target 2% dan inflasi di Jepang justru mendingin, selisih bunga akan tetap lebar. Oleh karena itu, fluktuasi harga USD/JPY hari ini patut diwaspadai, terutama saat rilis data PDB Amerika nanti malam.
Kesimpulannya, bagi Anda yang memantau pasar mata uang, pergerakan harga USD/JPY hari ini menunjukkan bahwa Dollar masih memegang kendali penuh. Tetaplah waspada terhadap rilis data ekonomi mendadak yang bisa mengubah arah pasar dalam sekejap.
Sobat Trader, dengan semua perubahan di pasar yang dipicu oleh pergerakan Yen Jepang dan kebijakan Federal Reserve, ini adalah saat yang tepat untuk memperdalam pemahamanmu tentang forex dan strategi trading. Mau coba trading tanpa risiko? Yuk, buka akun demo gratis di HSB Investasi!
Di akun demo, kamu bisa belajar dan praktek trading dengan dana virtual. Akses berbagai instrumen trading, dan fitur menarik seperti grafik harga emas, forex, saham, indeks, dan emas melalui aplikasi trading terbaik dari HSB. Sebagai salah satu broker forex terbaik, HSB menyediakan platform yang user-friendly dan mendukung berbagai strategi trading pemula. Unduh aplikasi trading forex untuk Android dan iOS di sini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News HSB Investasi untuk informasi dan edukasi seputar trading, investasi keuangan, dan ekonomi.


