Pasangan mata uang EUR/USD menguat dan bergerak di atas level 1,16 pada perdagangan 15 Juni 2026. Penguatan Euro terjadi setelah sentimen pasar membaik menyusul laporan mengenai kemajuan menuju kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang membantu mengurangi permintaan terhadap Dolar AS sebagai aset safe haven.
Selain faktor geopolitik, Euro juga masih mendapatkan dukungan dari keputusan European Central Bank (ECB) yang baru saja menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam tiga tahun terakhir.
Mengapa EUR/USD Menguat Hari Ini?Faktor utama yang mendorong kenaikan EUR/USD adalah pelemahan Dolar AS setelah muncul optimisme bahwa konflik AS-Iran dapat mereda melalui jalur diplomatik. Ketika risiko geopolitik menurun, permintaan terhadap aset safe haven seperti Dolar AS biasanya ikut berkurang.
Di sisi lain, Euro memperoleh dukungan tambahan setelah ECB menaikkan suku bunga menjadi 2,25% guna menghadapi tekanan inflasi yang meningkat akibat kenaikan harga energi. Pasar juga masih memperkirakan adanya peluang kenaikan suku bunga tambahan dalam beberapa bulan mendatang.
ECB Masih Menjadi Penggerak Utama EuroECB menjadi sorotan utama pasar setelah mengambil langkah pengetatan kebijakan moneter yang telah lama diantisipasi investor.
Bank sentral Eropa menaikkan suku bunga deposito menjadi 2,25% dan menaikkan proyeksi inflasi untuk tahun 2026 dan 2027. Langkah tersebut dilakukan karena inflasi kawasan Eurozone masih berada di atas target 2%, terutama akibat tingginya harga energi global.
Namun demikian, ECB juga menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi kawasan karena biaya energi yang lebih tinggi berpotensi membebani aktivitas bisnis dan konsumsi masyarakat.
Dolar AS Menunggu Keputusan Federal ReserveFokus pasar berikutnya tertuju pada pertemuan Federal Reserve yang dijadwalkan berlangsung pekan ini.
Mayoritas pelaku pasar memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga saat ini. Namun investor akan mencermati panduan kebijakan (forward guidance) untuk mengetahui apakah bank sentral AS masih mempertahankan sikap hawkish di tengah tekanan inflasi dan ketidakpastian ekonomi global.
Setiap perubahan ekspektasi terhadap kebijakan The Fed berpotensi memengaruhi arah Dolar AS dan pergerakan EUR/USD dalam jangka pendek.
Faktor yang Memengaruhi EUR/USD Hari IniBeberapa faktor utama yang menjadi perhatian pasar meliputi:
- Kebijakan suku bunga ECB
- Kebijakan Federal Reserve
- Inflasi Amerika Serikat
- Inflasi Eurozone
- Pergerakan indeks Dolar AS (DXY)
- Harga energi global
- Perkembangan hubungan AS-Iran
- Sentimen risiko global
Bagi trader Indonesia, EUR/USD merupakan pasangan mata uang paling aktif diperdagangkan di pasar forex global. Pergerakan pasangan ini sering menjadi indikator utama kekuatan relatif antara ekonomi Amerika Serikat dan kawasan Euro.
Saat ini fokus pasar tertuju pada kombinasi tiga faktor utama: keputusan ECB, arah kebijakan Federal Reserve, dan perkembangan geopolitik Timur Tengah. Ketiga faktor tersebut berpotensi menciptakan volatilitas yang tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Level yang Sedang Diperhatikan PasarArea teknikal yang banyak diperhatikan trader saat ini antara lain:
- Resistance terdekat: 1,1650
- Resistance berikutnya: 1,1700
- Support utama: 1,1550
- Support penting: 1,1500
Selama EUR/USD mampu bertahan di atas area 1,15, sentimen jangka pendek cenderung tetap positif. Namun arah berikutnya masih sangat bergantung pada keputusan The Fed dan perkembangan geopolitik global.