Analisa Emas XAU/USD Hari Ini 09 Januari 2026 Berpotensi ke 4508
Analisa Fundamental
Harga emas hari ini terjebak dalam sentimen yang saling bertentangan (mixed sentiment). Di satu sisi, penguatan Dolar AS memberikan tekanan jual, namun di sisi lain, harapan pemangkasan suku bunga dan memanasnya situasi geopolitik global menjadi penopang harga.
1. Tekanan dari Penguatan Dolar AS & Penantian Data NFP Dolar AS menyentuh level tertingginya sejak 10 Desember pada sesi Asia hari Jumat, memberikan tekanan pada harga emas karena adanya penyesuaian posisi pasar (repositioning). Fokus utama trader saat ini tertuju pada rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) AS. Ekonomi AS diperkirakan menambah 60.000 pekerjaan di bulan Desember, turun dari 64.000 di bulan sebelumnya, sementara Tingkat Pengangguran diprediksi turun tipis ke 4,5%. Data ini sangat krusial karena trader menunggu petunjuk lebih lanjut mengenai jalur kebijakan The Fed sebelum mengambil posisi besar.
2. Dukungan Kebijakan The Fed (Sentimen Bullish) Meskipun Dolar menguat, harga emas mendapatkan dukungan dari ekspektasi kebijakan moneter yang lunak (dovish). Pasar memperhitungkan kemungkinan bank sentral AS akan menurunkan biaya pinjaman pada bulan Maret dan memangkas suku bunga lagi di akhir tahun. Sentimen ini diperkuat oleh pernyataan Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, yang menegaskan bahwa penurunan suku bunga adalah satu-satunya elemen yang hilang untuk pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat, sehingga The Fed tidak boleh menundanya. Prospek penurunan suku bunga ini positif bagi emas yang merupakan aset tanpa imbal hasil.
3. Faktor Geopolitik sebagai Safe-Haven (Sentimen Bullish) Ketidakpastian geopolitik yang meningkat menjadi pilar utama yang menahan penurunan harga emas lebih dalam. Terdapat tiga titik panas utama yang menjadi perhatian pasar:
-
Venezuela: Presiden Trump menyatakan ekspektasinya bahwa AS akan mengelola Venezuela dan mengekstraksi cadangan minyaknya yang besar selama bertahun-tahun mendatang.
-
China-Jepang: China meningkatkan eskalasi perselisihan dengan membatasi ekspor logam tanah jarang (rare earths) ke Jepang, menyusul komentar terkait Taiwan oleh Perdana Menteri Jepang.
-
Rusia-Ukraina: Kanselir Jerman Friedrich Merz memperingatkan bahwa akhir dari perang Rusia-Ukraina masih cukup jauh, serta menyebut rencana pengerahan pasukan Eropa ke Ukraina sebagai langkah yang berbahaya.
Kesimpulan: Secara fundamental, Emas berada dalam posisi wait and see. Penguatan Dolar AS membatasi kenaikan harga, namun risiko geopolitik dan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed menjaga harga agar tidak jatuh terlalu dalam. Rilis data NFP nanti malam akan menjadi katalis penentu arah jangka pendek selanjutnya.
Analisa Teknikal
Pada timeframe M30, XAUUSD berada dalam trend sideways dan saat ini harga sedang membuat chart pattern bullish pennant, apabila harga mampu melakukan breakout dengan momentum kuat pada trendline resistance pattern tersebut maka XAUUSD berpotesi untuk melanjutkan kenaikannya sehingga terdapat peluang untuk melakukan BUY dengan risk to reward 1:2.
Entry Buy Stop : 4478
Target Profit 1 : 4493
Target Profit 2 : 4508
Stop Loss : 4463
Pergerakan harga emas yang dipengaruhi oleh isyarat suku bunga menunjukkan betapa pentingnya pemahaman terhadap faktor-faktor fundamental dan teknikal dalam trading. Dengan fluktuasi yang terjadi, ada banyak peluang bagi trader emas untuk mengambil keuntungan.
Ingin mencoba trading emas dengan aplikasi trading terbaik? Gunakan HSB Investasi, broker forex terbaik, untuk mulai trading emas dengan lebih percaya diri. Dengan HSB, kamu dapat memanfaatkan berbagai fitur unggulan, seperti grafik harga emas yang membantu meningkatkan potensi profitmu. Buka akun demo gratis, unduh aplikasi HSB Investasi sekarang di Android dan iOS. Tingkatkan keterampilan tradingmu sekarang!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News HSB Investasi untuk informasi dan edukasi seputar trading, investasi keuangan, dan ekonomi.***



