Home Trading Kenali Untung Rugi Trading Contract for Difference

Kenali Untung Rugi Trading Contract for Difference

by Imelia Santoso
0 comment
Untung rugi trading dengan Contract for Difference (CFD)

Contract for Difference (CFD) adalah instrumen keuangan derivatif yang memungkinkan Sobat Trader berspekulasi tentang pergerakan harga suatu aset tanpa benar-benar memiliki aset tersebut. Apa saja untung dan rugi instrumen CFD? Simak penjelasannya berikut ini untuk bahan pertimbanganmu ya Sobat Trader!

Keuntungan Contract for Difference

CFD adalah kontrak antara trader dan broker yang setuju untuk membuka posisi beli atau jual pada suatu aset, dan menyelesaikan perbedaan antara harga pembukaan dan penutupan posisi sebagai keuntungan atau kerugian.

Sebagai contoh, jika Sobat Trader membuka posisi CFD pada saham Apple dengan harga pembukaan $100, dan harga penutupan adalah $110, maka kamu bisa mendapatkan keuntungan sebesar $10. Namun, jika harga penutupan adalah $90, maka kamu mungkin mengalami kerugian sebesar $10.

CFD dapat diperdagangkan pada berbagai aset, termasuk saham, indeks saham, komoditas, dan mata uang asing atau Forex. Salah satu keuntungan Contract for Difference adalah bahwa kamu bisa memeroleh eksposur pada suatu aset dengan modal yang lebih kecil daripada membeli aset tersebut secara langsung. Berikut adalah beberapa keuntungan dari Contract for Difference lainnya:

Margin Trading dalam Contract for Difference (CFD)

1. Potensi Keuntungan Tinggi

CFD memungkinkan Sobat Trader untuk memeroleh keuntungan yang signifikan dalam waktu singkat dengan modal yang relatif kecil. Hal ini karena CFD memberikan kesempatan bai Sobat Trader untuk berspekulasi tentang pergerakan harga suatu aset tanpa benar-benar memiliki aset tersebut.

Potensi keuntungan Contract for Difference (CFD) bisa tinggi karena penggunaan leverage yang juga tinggi. Leverage memungkinkan Sobat Trader untuk membuka posisi dengan margin yang jauh lebih kecil daripada yang dibutuhkan untuk membeli aset yang sebenarnya, sehingga dapat meningkatkan potensi keuntungan.

2. Dapat Diperdagangkan pada Berbagai Aset

CFD dapat diperdagangkan pada berbagai aset, termasuk saham, indeks saham, komoditas, dan mata uang Forex. Hal ini memberikanmu banyak pilihan aset yang dapat diperdagangkan dan membuatnya lebih mudah untuk memanfaatkan peluang pasar yang berbeda.

keuntungan leverage dalam trading aset Contract for Difference

3. Leverage Tinggi

CFD memungkinkan Sobat Trader untuk menggunakan leverage yang tinggi, artinya dapat membuka posisi dengan modal yang lebih kecil daripada yang dibutuhkan untuk membeli aset tersebut secara langsung. 

Baca Juga:  Mengenal Apa Itu Komoditas Berjangka

Misalkan Sobat Trader  ingin membuka posisi CFD pada pasangan mata uang EUR/USD dengan ukuran lot standar 100.000 unit, namun kamu hanya memiliki modal sebesar $5.000. Jika  kamu ingin membuka posisi dengan ukuran lot standar, kamu bisa menggunakan leverage yang ditawarkan broker pilihanmu.

Katakanlah kamu menggunakan leverage sebesar 1:10. Artinya, Sobat Trader hanya perlu menyetor margin sebesar 10% dari nilai posisi, atau sebesar $10.000 x 10% = $1.000. Dengan margin sebesar $1.000, Anda bisa membuka posisi CFD dengan ukuran lot standar sebesar 100.000 unit.

Perlu diingat bahwa penggunaan leverage meningkatkan risiko kerugian. Oleh karena itu, Sobat Trader harus memperhitungkan dengan cermat sebelum menggunakan leverage dan menggunakan manajemen risiko yang tepat untuk membatasi potensi kerugian.

4. Tidak Ada Biaya Pembelian Aset

Dalam CFD, Sobat Trader tidak benar-benar memiliki aset yang diperdagangkan, sehingga tidak perlu membayar biaya pembelian aset seperti yang dilakukan pada investasi.

Salah satu alasan mengapa tidak ada biaya pembelian aset dalam CFD adalah karena tidak ada aset yang sebenarnya dalam transaksi iperdagangan. Transaksi CFD didasarkan pada pergerakan harga aset yang mendasarinya, seperti saham, indeks saham, atau mata uang Forex, sehingga Sobat Trader hanya perlu membayar selisih antara harga pembukaan dan penutupan posisi mereka saja.

Selain itu, tidak adanya biaya pembelian aset juga membuat CFD menjadi instrumen yang lebih fleksibel dan mudah diperdagangkan, karena Sobat Trader dapat membuka dan menutup posisi dengan lebih cepat dan mudah tanpa harus memikirkan proses transfer kepemilikan aset dan biaya-biaya yang terkait.

Akan tetapi, meskipun tidak ada biaya pembelian aset, Sobat Trader masih harus membayar biaya-biaya lainnya, seperti spread (selisih antara harga beli dan harga jual), komisi, dan bunga jika posisi mereka bertahan dalam waktu yang lama. 

Oleh karena itu, sebelum terlibat dalam perdagangan CFD, Sobat Trader harus memahami risiko dan biaya yang terkait dengan instrumen ini, serta mempertimbangkan apakah instrumen ini cocok untuk profil risiko dan tujuan investasi mereka.

5. Keuntungan Saat Harga Naik atau Turun

Dalam CFD, kamu bisa memeroleh keuntungan dari pergerakan harga aset saat turun dengan membuka posisi jual. Hal ini memberikan peluang untuk mendapatkan keuntungan dalam situasi pasar yang sedang turun.

Baca Juga:  6 Strategi Entry Forex Akurat dan Menguntungkan

6. Trading di Pasar yang Volatil

CFD memungkinkanmu untuk memperoleh keuntungan dari pergerakan harga yang besar dan cepat pada pasar yang volatil. Namun, perlu diingat bahwa CFD juga memiliki risiko yang tinggi dan dapat menghasilkan kerugian yang signifikan jika tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, penting untuk memahami risiko yang terkait dengan CFD dan mengelola risiko dengan baik.

Kenali kerugian atau kelemahan trading aset Contract for Difference (CFD)

Kerugian Contract for Difference

Berikut adalah beberapa kerugian dari Contract for Difference (CFD):

1. Risiko Kerugian yang Tinggi

CFD biasanya ditawarkan dengan leverage yang tinggi, hal ini dapat meningkatkan potensi keuntungan, tetapi juga meningkatkan potensi kerugian jika tidak dihitung dan kelola dengan baik.

Selain itu CFD biasanya diperdagangkan pada pasar yang sangat fluktuatif seperti saham, komoditas, indeks saham, atau mata uang Forex. Harga-harga ini bisa berfluktuasi dengan cepat dan tajam, sehingga Sobat Trader dapat mengalami kerugian besar dalam waktu yang sangat singkat.

CFD juga dipengaruhi oleh berbagai faktor pasar, seperti perubahan suku bunga, nilai tukar mata uang, dan kebijakan pemerintah. Hal ini dapat menyebabkan perubahan harga yang tidak terduga dan meningkatkan risiko bagi Sobat Trader.

2. Risiko Likuiditas

CFD dapat memiliki risiko likuiditas yang lebih tinggi daripada investasi tradisional karena aset yang diperdagangkan mungkin tidak selalu tersedia untuk dibeli atau dijual pada harga pasar yang tepat. Hal ini dapat menghasilkan kesulitan dalam menutup posisi yang merugikan.

3. Risiko Counterparty

CFD biasanya diperdagangkan dengan broker, dan risiko counterparty muncul ketika broker gagal memenuhi kewajiban keuangan mereka kepada trader nasabah. Hal ini dapat menyebabkan kerugian besar bagi jika broker tidak dapat membayar kembali uang yang mereka miliki.

Hitung biaya spread trading dengan Contract for Difference

4. Biaya Spread

Spread dalam Contract for Difference (CFD) adalah perbedaan antara harga bid dan ask dari aset yang diperdagangkan. Harga bid adalah harga di mana trader dapat menjual aset, sedangkan harga ask adalah harga di mana trader dapat membeli aset. Spread dalam CFD seringkali merupakan biaya yang dikenakan oleh broker untuk menyediakan layanan perdagangan CFD.

Spread dalam CFD bervariasi tergantung pada aset yang diperdagangkan, kondisi pasar, dan broker yang digunakan. Spread pada CFD juga bisa menjadi faktor penting dalam menentukan apakah trading tersebut menguntungkan atau tidak. Semakin rendah nilai spread, semakin kecil biaya yang harus ditanggung trader untuk trading CFD.

Baca Juga:  Cara Menentukan Buy dan Sell dalam Trading Agar Bisa Cuan

Penting untuk dicatat bahwa beberapa broker CFD mungkin juga menawarkan spread yang sangat rendah atau bahkan nol, tetapi mungkin mengenakan biaya lain seperti komisi atau overnight financing untuk menutup biaya operasional. 

Karena itu, pilihlah Broker Forex dengan kebijakan spread yang fleksibel dan sesuai dengan tujuan trading-mu. Seperti Broker Forex HSB Investasi yang menerapkan floating spread untuk setiap transaksi perdagangan. 

Dalam memilih broker forex, Sobat Trader harus memperhitungkan spread yang ditawarkan, apakah tetap atau floating, dan membandingkan dengan broker lain untuk memilih yang terbaik sesuai dengan strategi trading dan kebutuhan mereka. Perlu diingat bahwa semakin kecil spread yang ditawarkan, semakin rendah biaya trading dan semakin tinggi potensi keuntungan trader.

Sebagai contoh, misalkan pasangan mata uang EUR/USD memiliki harga bid sebesar 1.2000 dan harga ask sebesar 1.2005. Dalam hal ini, spread tetapnya adalah 5 pip (atau 0.0005). Namun, jika pasar menjadi lebih volatile, spread dapat meningkat menjadi 10 pip atau bahkan lebih.

5. Tidak Ada Hak Kepemilikan Aset

Dalam CFD, Sobat Trader tidak memiliki hak kepemilikan atas aset yang diperdagangkan, sehingga tidak dapat memperoleh manfaat dari hak suara seperti dividen pada investasi saham.

Penting untuk dipahami bahwa CFD merupakan produk investasi yang berisiko dan tidak cocok untuk semua orang. Oleh karena itu, penting bagi Sobat Trader untuk memahami risiko yang terkait dengan CFD dan mengelola risiko dengan baik.

Sobat Trader tidak perlu bingung mencari sumber informasi Trading Forex terkini dan strategi trading apa yang perlu dilakukan untuk meraih peluang profit. Cukup dengan mendaftarkan akun trading HSB, Sobat Trader bisa mendapatkan bimbingan langsung tentang cara meraih peluang untung berdasarkan kondisi pasar dari tim profesional dan berpengalaman. Jangan tunda lagi, mulai trading forex melalui platform atau aplikasi HSB sekarang juga!***

DISCLAIMER

Artikel ini ditujukan sebatas sebagai sumber informasi dan edukasi serta tidak ditujukan sebagai sumber utama pemberian saran. Perlu dipahami bahwa aktivitas finansial investasi dan trading memiliki tingkat risiko yang perlu dikelola dengan baik. Pastikan Sobat Trader telah memahami potensi risiko yang mungkin muncul agar dapat meminimalisir kerugian di masa yang akan datang.

Banner Trading

Mungkin kamu suka

Quick Links
HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288