Home Forex Cara Setting Stochastic Untuk Scalping

Cara Setting Stochastic Untuk Scalping

by HSB
0 comment

Salah satu cara melihat peluang keuntungan dalam trading ialah dengan setting stochastic untuk scalping strategy. Stochastic sendiri merupakan suatu indikator yang sering digunakan oleh para trader untuk membantu menemukan sinyal jual dan beli. 

Tentunya stochastic baru satu dari sekian banyak trading yang bisa digunakan oleh para trader. Indikator ini dalam trading disebut-sebut sebagai alat bantu untuk memprediksi arah pergerakan harga sehingga trader dapat memanfaatkan setiap peluang yang datang dengan maksimal. 

Di sisi lain, scalping adalah teknik trading dengan menjual dan membeli dalam waktu singkat untuk mendapatkan keuntungan kecil. Meski kecil, peluang tersebut banyak dimanfaatkan karena risiko kerugiannya bisa diminimalkan. 

Kamu juga bisa melakukan teknik scalping dengan bantuan stochastic untuk mendapatkan peluang-peluang tersebut. Jangan bingung bagaimana cara melakukannya karena kamu akan diajak memahami cara settingnya dari awal hingga akhir. Mari mulai pembahasannya berikut ini! 

Mengenal Apa Itu Strategi Scalping

Scalping adalah strategi menjual dan membeli instrumen keuangan dalam waktu yang sangat singkat. Instrumen keuangan yang dimaksudkan di sini ialah emas, saham, forex, dan masih banyak lagi. Jadi ada banyak instrumen keuangan yang bisa dijual belikan dalam trading

Menggunakan strategi scalping dalam trading menjadi suatu kesenangan tersendiri bagi para trader karena keuntungan bisa dikatakan lebih mudah didapatkan daripada menggunakan rencana lainnya. 

Meski keuntungan yang didapatkan kecil tetapi intensitasnya cukup sering. Tidak heran keuntungan yang didapatkan oleh trader bisa tetap besar. Jadi para scalpers (orang yang menggunakan teknik scalping) dapat bertransaksi belasan atau puluhan kali dalam sehari. Alasannya karena periode transaksi hanya memakan waktu 15 – 1 menit. 

Menurut scalpers lebih baik mendapatkan keuntungan kecil yang sering dan berulang daripada mencoba peluang keuntungan besar. Pasalnya risiko kerugian yang cukup besar juga tidak bisa dilupakan. Ingat bahwa trading bekerja dengan prinsip “High risk, high return”. 

Baca juga: 5 Tips Scalping Trading Mudah untuk Pemula

Mengenal 3 Setting Stochastic dalam Trading

Setting Stochastic dalam Trading

Stochastic dalam trading sejatinya berguna untuk membantu trader melihat 3 tanda yaitu overbought dan oversold, entry trading, serta divergence. Ketiganya memiliki cara pembacaan grafik yang berbeda-beda. Kamu perlu memahami cara membaca tandanya untuk dapat memaksimalkan penggunaan stochastic dalam trading. Berikut sekilas cara membacanya. 

1. Membaca Tanda Overbought dan Oversold

Dalam stochastic terdapat dua level yang digunakan untuk membaca overbought dan oversold yaitu level 80 20. Kedua level tersebut tergambar dalam dua garis di bagian atas dan bawah sebagai acuan untuk melihat grafik perubahan harga. 

Ketika harga terlihat bergerak ke atas hingga menyentuh atau melewati level 80 maka keadaan tersebut dikatakan overbought. Sebaliknya ketika grafik harga menyentuh atau melewati garis bawah di level 20 maka kondisi itu disebut oversold

2. Membaca Tanda Entry Trading

Jika sebelumnya terdapat dua garis level, sekarang kamu perlu memperhatikan garis yang mengikuti arah pergerakan harga. Ketika indikator sudah aktif maka kamu akan melihat 2 garis di bagian paling bawah yang menyerupai bentuk grafik candlestick

Dua garis itu disebut dengan garis %K dan %D. Apabila garis %K memotong garis %D maka kondisi tersebut menunjukkan sinyal pembelian. Saat melihat potongan garis maka itu adalah waktu yang tepat untuk melakukan transaksi. 

Baca juga: 8 Strategi Trading Forex Paling Akurat Untuk Pemula

3. Membaca Tanda Divergence

Terakhir, kamu bisa mengetahui ke mana arah tren harga akan bergerak. Apakah harga akan bergerak terus naik atau turun dan begitu pun sebaliknya. Ketika terlihat posisi high dan low menurun maka tren harga sedang melemah. Tetapi ketika posisi high dan low naik maka tren harga sedang menguat. 

3 Cara Setting Stochastic untuk Scalping

Stochastic untuk Scalping

Untuk mengatur indikator stochastic dalam scalping sebenarnya tidak sulit. Kamu bisa dengan mudah mengikuti-langkah-langkahnya di bawah ini. 

1. Buka Platform Trading Kamu

Saat ini berbagai platform trading sudah dilengkapi dengan indikator-indikator untuk membantu para trader menemukan sinyal paling akurat agar dapat meraih keuntungan. Jadi kamu hanya bertugas membuka platform trading tersebut dan mulai memasang indikator stochastic

Baca juga: Cara Menentukan Open Posisi Trading dengan Benar

2. Mulai Atur Indikator Stochastic

Cara mengatur indikator tersebut ialah dengan mencari menu Chart/Grafik. Temukan tulisan “Insert” lalu pilih “Indicators”. Dari sana kamu bisa melihat semua indikator yang bisa digunakan untuk menunjang kegiatan trading

Kemudian cari “Oscillators” dan pilih “Stochastic Oscillator”. Seharusnya saat ini kamu sudah bisa melihat tambahan gambaran garis naik turun seperti grafik candlestick di bagian paling bawah. Biasanya juga ada tulisan “Stochastic” atau “Stoch” untuk memberitahukan bahwa kamu sudah berhasil memasang indikator tersebut. 

3. Ubah Parameter

Untuk melihat lebih baik, kamu dianjurkan mengubah parameter menjadi 14,3,3. Maksud dari angka-angka tersebut ialah sebagai berikut: 

  • 14 = %K period
  • 3 = %D period
  • 3 = slowing

Apabila parameter tersebut kurang cocok maka kamu juga bisa mengubahnya menjadi 14,3,1. Jika sudah, langsung saja klik “OK”. Lalu hasilnya akan langsung keluar di bagian bawah grafik candlestick

Baca Juga: Breakout Trading: Arti dan Tips Menggunakan

Kamu bisa langsung mencoba mempraktikkan cara setting stochastic untuk scalping sekarang juga setelah memahami cara melakukannya. Ingat bahwa seluruh kegiatan trading yang menguntungkan juga mengandung risiko. 

Jadi pastikan bahwa kamu sudah memahami cara kerja serta seluruh informasi dasar lainnya yang penting untuk membuat trading berhasil. Selain mempelajari trading, jangan lupa untuk memilih broker terbaik yang aman juga tepercaya. 

Bandingkan setiap broker yang ada untuk melihat mana yang paling tepat sesuai kebutuhan. Jika kamu mencari broker legal yang aman maka HSB adalah tempatnya. Tidak hanya aman karena legalitas dari BAPEBBTI, ICDX, dan ICH, tetapi juga memiliki sistem CITRA untuk memastikan tidak ada kecurangan dalam sistem. 

Bahkan HSB menjadi broker dengan komisi terendah se-Indonesia. Seluruh fitur dan layanan yang tersedia dapat dimanfaatkan oleh seluruh nasabah, baik yang sudah advance atau pemula. Segera download aplikasi HSB dan registrasikan akun tradingmu sekarang dan rasakan pengalaman trading yang berbeda!*** 

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288