Trading & kelola akun MT di Aplikasi HSB Trading
store google
Mau Beli Saham? Cek Rumus Price to Earning Ratio!

Investasi dalam saham adalah salah satu cara yang populer untuk membangun kekayaan jangka panjang. Namun, sebelum kamu memutuskan untuk membeli saham suatu perusahaan, penting untuk melakukan analisis yang cermat. Salah satu alat yang sangat berguna dalam analisis saham adalah Price to Earning Ratio (P/E Ratio). 

P/E Ratio adalah salah satu indikator yang paling umum digunakan dalam analisis saham. Artikel ini akan membahas P/E Ratio, rumusnya, dan bagaimana kamu dapat menggunakannya sebagai alat untuk mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.

Apa Itu Price to Earning Ratio?

Price to Earnings Ratio adalah salah satu metrik penting dalam analisis keuangan yang digunakan untuk mengevaluasi seberapa mahal atau murahnya saham suatu perusahaan di pasar saham. 

P/E Ratio mengukur hubungan antara harga saham perusahaan dan laba bersihnya per saham. Ini adalah rasio yang penting karena memberikan gambaran tentang sejauh mana investor bersedia membayar untuk setiap dolar laba yang dihasilkan oleh perusahaan.

Price to Earnings Ratio (P/E Ratio) memiliki beberapa fungsi penting

Fungsi Menghitung Price to Earning Ratio

Price to Earnings Ratio (P/E Ratio) memiliki beberapa fungsi penting dalam analisis keuangan dan investasi:

1. Penilaian Harga Saham

P/E Ratio digunakan untuk menilai apakah saham suatu perusahaan dihargai mahal atau murah oleh pasar. Dengan membandingkan harga saham saat ini dengan laba bersih per saham, investor dapat memahami sejauh mana investor bersedia membayar untuk setiap dolar laba yang dihasilkan oleh perusahaan. P/E Ratio yang tinggi mungkin menunjukkan bahwa saham dihargai mahal, sementara P/E Ratio yang rendah mungkin menunjukkan harga saham yang lebih terjangkau.

2. Perbandingan Industri dan Peers

P/E Ratio dapat digunakan untuk membandingkan valuasi suatu perusahaan dengan perusahaan dalam industri yang sama atau dengan pesaing sejenis. Ini membantu investor untuk memahami sejauh mana saham perusahaan berada dalam hubungan dengan industri atau sektor yang lebih luas. Misalnya, saham dengan P/E Ratio lebih rendah daripada pesaingnya mungkin dianggap sebagai peluang investasi.

3. Pemilihan Saham

P/E Ratio dapat membantu investor dalam memilih saham-saham yang sesuai dengan tujuan investasi mereka. Misalnya, investor yang mencari saham berpotensi pertumbuhan mungkin akan mencari saham dengan P/E Ratio yang lebih tinggi, sementara investor yang mencari saham bernilai mungkin akan mencari saham dengan P/E Ratio yang lebih rendah.

Baca Juga:  Pro dan Kontra Robot Trading Autopilot Forex

4. Prediksi Kinerja Saham

Meskipun P/E Ratio tidak memberikan prediksi langsung tentang kinerja masa depan saham, perubahan dalam P/E Ratio suatu perusahaan dari waktu ke waktu dapat memberikan petunjuk tentang perubahan persepsi investor terhadap perusahaan tersebut. 

Peningkatan P/E Ratio dapat mengindikasikan optimisme tentang prospek perusahaan, sementara penurunan P/E Ratio dapat mengindikasikan kekhawatiran atau ketidakpastian.

5. Analisis Fundamental

P/E Ratio adalah salah satu dari banyak metrik dalam analisis fundamental saham yang digunakan untuk mengevaluasi kesehatan dan kinerja keuangan suatu perusahaan. Dalam kombinasi dengan metrik lain seperti rasio utang terhadap ekuitas, pertumbuhan laba, dan margin keuntungan, P/E Ratio dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang prospek investasi suatu perusahaan.

Rumus Price to Earnings Ratio dalam saham

Rumus Price to Earning Ratio Harga Saham

P/E Ratio dihitung dengan membagi harga saham saat ini oleh laba bersih per saham (earnings per share/EPS). Rumus Price to Earnings Ratio adalah sebagai berikut:

P/E Ratio = Laba Bersih per Saham / Harga Saham saat Ini

Ada dua jenis P/E Ratio yang umum digunakan:

Forward P/E Ratio: Ini mengacu pada P/E Ratio yang dihitung berdasarkan perkiraan laba per saham perusahaan untuk periode mendatang. Forward P/E Ratio memberikan pandangan tentang seberapa mahal atau murahnya saham dengan mempertimbangkan perkiraan laba masa depan.

Trailing P/E Ratio: Ini mengacu pada P/E Ratio yang dihitung berdasarkan laba per saham yang sebenarnya dari periode keuangan sebelumnya, biasanya dalam 12 bulan terakhir. Trailing P/E Ratio memberikan gambaran tentang seberapa mahal atau murahnya saham berdasarkan kinerja historis.

Interpretasi P/E Ratio:

  • P/E Ratio yang tinggi biasanya menunjukkan bahwa saham mungkin dihargai mahal oleh pasar karena investor bersedia membayar lebih banyak untuk setiap dolar laba perusahaan.
  • P/E Ratio yang rendah dapat mengindikasikan bahwa saham mungkin dihargai murah oleh pasar, yang dapat menjadi peluang investasi.
  • P/E Ratio perlu dianalisis dengan mempertimbangkan industri dan sebanding dengan perusahaan sejenis. Beberapa industri mungkin memiliki P/E Ratio yang lebih tinggi secara umum dibandingkan dengan yang lain.
  • P/E Ratio tidak memberikan gambaran lengkap tentang kinerja perusahaan, dan sebaiknya digunakan bersama dengan metrik dan analisis lainnya untuk membuat keputusan investasi yang informan.
Baca Juga:  Jelajahi Dasar Pola Candlestick Bullish dan Bearish

contoh perhitungan price to earning ratio

Contoh Cara Perhitungan Price to Earning Ratio

Agar dapat memahami perhitungan price to earning ratio secara lebih jelas, perhatikan contoh menghitungnya di bawah ini:

Diketahui

Abadi dan PT. Jaya merupakan perusahaan yang bergerak pada sektor makanan. Keduanya memiliki harga saham per lembar yang berbeda yaitu Rp. 40.000 untuk PT. Abadi dan Rp. 2.400 untuk PT. Jaya. Selanjutnya, rasio Earning per Share (EPS) yang didapatkan oleh PT. Abadi selama 12 bulan sebesar Rp. 4.000, sedangkan PT. Jaya mendapatkan nilai EPS sebesar Rp. 100.

Perhitungan

Melalui keterangan di atas, maka dapat perhitungan price to earning ratio dapat dilakukan sebagai berikut:

PER PT. Abadi = Rp. 40.000 /  Rp. 4.000  = 10  harga saham per lembar

PER PT. Jaya = Rp. 2.400 / Rp. 100 = 24 harga saham per lembar

Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, maka didapatkan hasil bahwa PER PT. Abadi sebesar 10 dan PER PT. Jaya sebesar 24. Dari perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa PT. Abadi memiliki nilai PER yang lebih rendah jika dibandingkan dengan PT. Jaya, meskipun memiliki EPS yang lebih tinggi. 

Nilai PER tersebut dapat digunakan sebagai acuan pemilihan saham perusahaan yang potensial untuk investasi. Kamu dapat melihat standar ideal nilai PER terutama ketika dalam kondisi krisis. Nilai PER 15 merupakan nilai minimal yang memiliki peluang return menjanjikan. Apabila nilai PER berada di bawah 15, sangat disarankan untuk tidak melakukan investasi pada perusahaan tersebut. 

Hitung Price to Earning Ratio Tanpa Risiko!

Menghitung Price to Earning Ratio (P/E Ratio) adalah langkah penting dalam analisis investasi yang bijak. Ini memberikan pemahaman mendalam tentang valuasi saham suatu perusahaan di pasar saham. 

Dengan memahami P/E Ratio, kamu dapat menentukan apakah saham tersebut dihargai mahal atau murah oleh pasar. Ini adalah alat yang memungkinkan kamu untuk membuat keputusan investasi yang informan, dengan mempertimbangkan sejauh mana investor bersedia membayar untuk setiap dolar laba perusahaan. 

Baca Juga:  1 Jam Belajar Indikator Teknikal untuk Pemula

Mengingat pentingnya P/E Ratio dalam pengambilan keputusan investasi, ini adalah waktu yang tepat untuk mulai mempraktekkannya. Salah satu cara terbaik untuk memahami lebih lanjut tentang P/E Ratio dan analisis investasi adalah dengan membuka akun demo trading. 

Akun demo trading HSB adalah platform virtual memungkinkan kamu berlatih dan menguji strategi trading tanpa risiko finansial yang nyata. Ini adalah kesempatan untuk memahami lebih dalam tentang cara menghitung P/E Ratio dan bagaimana itu memengaruhi keputusan investasi kamu. 

Trading bebas risiko dengan dana virtual akun demo HSB Investasi

Kamu bisa membuka akun demo trading di website atau aplikasi trading HSB  yang meraih penghargaan “The Most Innovative Broker 2022” dari ICDX. Mulai menjalani perjalanan investasi yang informatif dan bermanfaat.

Aplikasi HSB Investasi mudah digunakan dengan fitur canggih seperti penggunaan TP/SL, MetaTrader 5 dan menu deposit & withdrawal cepat yang membantu kamu mengeksekusi trading jadi lebih efektif, cepat dan aman.

Kamu bisa trading real-time dengan 45 instrumen dalam HSB Investasi yaitu, 17 pasangan mata uang forex, 20 saham AS terpopuler, 5 Indeks raksasa dunia, dan 3 jenis komoditi seperti logam mulia emas, perak, serta minyak mentah tanpa harus khawatir risiko. 

Setelah kamu merasa nyaman dengan indikator trading dan telah mengujinya secara konsisten dalam akun demo, kamu dapat mempertimbangkan untuk bertransisi ke akun live dengan uang real dengan mengikuti 4 langkah ini:

1. Registrasikan akun live HSB dengan mempersiapkan dokumen pendukung
2. Tim KYC HSB akan menghubungi untuk verifikasi data diri
3. Lakukan deposit trading melalui segregated account HSB
4. Akun Selesai! 

Komitmen dan dukungan penuh HSB untuk menjaga keamanan serta transparansi transaksi nasabahnya terwujud dalam regulasi resmi yang disahkan oleh BAPPEBTI di bawah Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Regulasi menjadi manajemen risiko trading paling dasar yang perlu Sobat Trader utamakan.

Bukan hanya aman, transparan, dan terdepan, HSB juga terus berupaya mengedukasi seluruh tradernya melalui beragam sumber media belajar trading baik online maupun offline sebagai bentuk dedikasi HSB melahirkan trader-trader sukses di Indonesia. Jadi, tidak ada alasan bagimu untuk menunda peluang kesuksesan trading. Bergabunglah dengan HSB sekarang dan raih peluang profit tradingmu kemudian!***

Tag Terkait:
DISCLAIMER
Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, ditujukan hanya sebagai sumber pembelajaran dan bukan sebagai saran dalam pengambilan keputusan. Perlu Anda pahami bahwa produk dengan leverage tinggi memiliki potensi risiko kerugian yang juga tinggi, sehingga perlu dikelola dengan baik melalui pemahaman dan kemampuan analisa yang tepat. HSB Investasi tidak bertanggung jawab atas kesalahan keputusan yang dibuat berdasarkan konten ini. Sesuai ketentuan yang berlaku, HSB hanya menyediakan 45 instrumen trading yang dapat Anda pelajari di website resmi kami.

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB1

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
Artikel Lainnya

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
bonus tanpa deposit
Mulai Pengalaman Trading Terbaik