Home Tips Investasi Keuangan Umum Cara Membaca Pola Candlestick untuk Open Posisi Buy

Cara Membaca Pola Candlestick untuk Open Posisi Buy

by HSB
0 comment

Dalam trading kamu harus mengetahui kapan harus melakukan open posisi bukan? Mungkin, kamu sudah mencoba berbagai indikator dan teknik dalam bertrading tapi masih bingung membaca pola candlestick untuk open posisi.

Nah, sudah saatnya kamu mempelajari pola price action yang terdapat dalam bentuk pola candlestick. Artikel ini akan membahas bagaimana membaca candlestick untuk open posisi buy dan alasan mengapa candlestick dapat digunakan sebaga acuan untuk memutuskan apakah akan membuka posisi beli atau jual karena bentuk grafik ini secara langsung mencerminkan pergerakan harga dan volume perdagangan di pasar. 

Oleh karena itu, sobat trader dapat mengetahui seperti apa kondisi pasar saat ini hanya dengan melihat candlestick yang telah terbentuk.

Baca Juga : Memahami Bearish Engulfing Candle dalam Trading Saham

Apa itu Candlestick?

Candlestick adalah tipe grafik saham yang dipakai dalam analisis teknikal menggambarkan harga terendah, tertinggi, pembukaan dan penutupan dari suatu saham dengan waktu periode tertentu. Lalu, bagaimana komponen atau bentuk utama dari candlestick? Yuk, simak lebih lanjut!

Komponen Candlestick

Candlestick salah satu jenis grafik harga yang tidak hanya ada dalam trading saham, tetapi juga ada dalam trading forex dan instrumen trading lainnya. Candlestick sendiri berbentuk seperti lilin dan memiliki komponen yang harus kamu ketahui, seperti:

1. Badan Candle

Badan candle atau body candle merupakan bagian dari candlestick untuk menggambarkan harga pembukaan dan penutupan pada titik waktu tertentu berbentuk persegi empat berwarna putih dan hitam atau berwarna merah dan hijau.

2. Ekor Candle/Shadow

Ekor candle menggambarkan harga tertinggi dan terendah pada saham dengan titik waktu yang ditunjukkan dari garis lurus vertikal di atas maupun di bawah body candlestick dengan warna yang sama.

3. Posisi Candle 

Komponen yang sering menentukan peluang keuntungan dalam bertransaksi menggunakan candlestick membentuk posisi candlestick trend  terhadap sebuah harga. Pola candlestick yang muncul menunjukan bahwa peluang melanjutkan trend terjadi jika membentuk pola pembalikan harga (reversal).

Baca Juga : Apa Itu Candlestick? Komponen dan Bentuk-bentuk Dasarnya

5 Pola Candlestick Open Posisi Buy

Lalu, apa saja pola candlestick untuk open posisi buy? berikut ini penjelasan dari jenis- jenis pola candlestick yang akan kamu gunakan dalam trading, yaitu:

1. Bullish Pin Bar

Bullish Pin Bar adalah pola candlestick yang paling dikenal oleh mata trader. Ini karena bentuk pin bar unik dan mudah dikenali serta bentuknya sering tersebar luas di seluruh grafik. Bullish Pin Bar sendiri merupakan pin bar yang menunjukkan pembalikan arah dari pergerakan bearish menjadi pergerakan bullish pin bar.

Bentuk dari bullish pin bar sebagai open posisi buy seperti berikut:

pola candlestick untuk open posisi (Bullish Pin Bar)

Ciri-ciri dari candle ini memiliki ukuran ekor di atas dengan ukuran badan candle tidak lebih besar dari 50% keseluruhan candle sehingga sinyal yang diberikan semakin akurat.

2. Bullish Engulfing

Bullish Engulfing merupakan pola candlestick yang terbentuk dari dua candle. Candle kedua memiliki ukuran lebih besar dibandingkan dengan candle yang pertama. Oleh sebab itu pola bullish engulfing memiliki tingkat akurasi yang sangat tinggi dibandingkan dengan pola bullish pin bar. tetapi hal ini harus didukung dengan indikator teknis yang lain.

Bentuk dari bullish engulfing sebagai open posisi buy seperti berikut:

pola candlestick untuk open posisi

Baca Juga : Ketahui Cara Membaca Candlestick Agar Profit

3. Bullish Piercing

Pola bullish piercing hampir memiliki kemiripan dengan bullish engulfing. Perbedaannya hanya terletak pada tinggi kedua candle setengah lebih sedikit dibandingkan dengan candle pertama. Bagaimana candlestick bullish piercing bisa dijadikan acuan untuk open posisi buy? Berikut penjelasannya :

  • Pola ini didahului oleh tren bearish. Jika bullish piercing berada pada tren high price, maka memiliki perubahan tren harga namun tidak signifikan.
  • Candle bullish kedua terjadi pada harga pembukaan sesi perdagangan forex berikutnya atau lusa, dengan selisih harga antara harga penutupan dan pembukaan antara candle pertama dan kedua.
  • Ukuran candle yang kedua setengah dari ukuran candle pertama. Hal ini menunjukkan bahwa bulls (pembeli) sudah mulai mendominasi pasar di sesi perdagangan).

Bentuk dari bullish piercing sebagai open buy seperti berikut:

pola candlestick untuk open posisi

4. Morning Star

Morning star sama dengan ketiga pola di atas karena pola tersebut menunjukkan reversal dari bearish ke bullish. Pola ini memiliki bentuk 3 candle A, B dan C yang memiliki warna berbeda. A biasanya berwarna merah atau hitam menunjukan bearish, B berbentuk doji dan C memiliki bentuk candlestick bullish berwarna putih atau hijau. 

Pola morning star cocok untuk open posisi buy karena adanya doji di tengah dan candle bullish di bagian akhir menunjukan bahwa kekuatan bull sebelumnya lemah di candle pertama dan mulai berhasil bergerak naik. 

Baca Juga : Ketahui 8 Strategi Trading dengan Analisa Pola Candlestick Akurat

Berikut bentuk dari pola morning star:

pola candlestick untuk open posisi

Selanjutnya, pola evening star merupakan kebalikannya pola morning star yang menunjukan bahwa tim penjual yang sebelumnya kalah dalam rally mulai lebih kuat dibandingkan team bull.

5. Three White Soldiers

Pola three white soldiers memiliki 3 candle A, B dan C yang mana berwarna hijau atau putih secara berurutan. Meskipun Three White Soldiers merupakan reversal signal harga yang cukup kuat, namun hasil dari signal ini akan lebih maksimal apabila:

  1. Candle pertama terbentuknya candle doji. Sebab, doji mengisyaratkan kekuatan bull dan bear kuat sehingga indecisive market
  2. Ketiga candle tersebut tidak mempunyai ekor ataupun memiliki ekor yang pendek. Situasi ini menandakan bahwa bull berhasil menaikkan harga pasar agar tetap tinggi. 

Berikut pola candle dari three white soldiers: 

pola candlestick untuk open posisi

Three Black Crows adalah kebalikan dari Three White Soldiers. Jika, 3 candle berwarna merah atau hitam yang memiliki susunan seperti tangga turun.

Baca Juga : Candlestick Three White Soldiers Dan Three Black Crows

Cara Menggunakan Candlestick Untuk Open Posisi Buy

Berikut tiga alternatif cara yang bisa kamu coba saat membuka posisi buy dengan menggunakan pola candlestick, yaitu:

  1. Open posisi buy saat pola belum terbentuk sepenuhnya. Cara pertama ini terbilang sangat berisiko karena kamu tidak tahu apakah pola tersebut akan terbentuk seutuhnya atau hanya memberikan sinyal yang tidak pasti. 
  2. Open posisi buy saat terjadi breakout pada harga penutupan candle terakhir. Cara kedua kedua ini terbilang rendah risiko dibandingkan dengan cara yang pertama. kamu sudah pasti tahu bahwa pola candlestick yang dimaksud telah terbentuk. 
  3. Open posisi buy saat harga pada candle terakhir menembus level tertinggi. Cara terakhir ini rendah risiko karena kamu open posisi buy ketika true breakout terjadi pada candle ketiga.

Setelah kamu mengetahui cara membaca pola candlestick untuk open posisi, kamu bisa manfaatkan untuk membuka posisi buy. Tentu saja, kamu perlu mengingat bahwasanya meskipun kamu sudah ahli menilai sinyal dari candlestick di atas cukup akurat, namun ada baiknya kamu tetap menggunakan indikator teknis lainnya sebagai tambahan.

Lantas, sudah siapkah kamu untuk memulai menerapkan cara tersebut ke dalam akun real tradingmu? HSB Investasi solusinya! Kamu bisa membuka akun real maupun akun demo bagi pemula trading. HSB Investasi sudah terjamin keamananya karena memiliki regulasi BAPPEBTI sehingga kamu tidak perlu cemas. Tunggu apalagi? Kunjungi Website dan registrasikan akun demo kamu di HSB Investasi sekarang juga!***

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288