Tidak seperti bursa lain, pasar forex terbuka 24 jam. Mulai dari sesi pembukaan di Australia hingga sesi penutupan di New York. Ada beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan sebelum seseorang mulai trading forex agar ia dapat menentukan terlebih dahulu apakah ia cocok atau tidak menjadi trader di pasar forex.

Trading forex memiliki likuiditas tinggi sehingga mudah untuk masuk dan keluar posisi pada pergerakan harga minimal. 

Biaya yang rendah untuk trading di forex. Ketika trading di pasar forex, tidak ada clearing fee, exchange fee dan lainnya. Sehingga return yang bisa Anda dapatkan dapat menjadi optimal.

Leverage bisa bermanfaat apabila digunakan dengan perencanaan dan pertimbangan yang matang. Trader perlu mempertimbangkan risiko yang dapat mereka tanggung sebelum menentukan leverage yang ingin digunakan. Dengan adanya leverage, trader dapat trading di angka yang lebih besar dari margin mereka.

Seperti halnya instrumen investasi lain, terdapat risiko mengalami loss. Selain itu penggunaan leverage khususnya di tingkat yang tinggi, memerlukan persiapan manajemen risiko agar loss tidak terakumulasi menjadi besar.

Untuk menentukan di angka mana untuk masuk dan keluar posisi salah satunya memerlukan keahlian membaca indikator di analisa teknikal.

Volatilitas tinggi di pasar forex mengakibatkan pergerakan harga yang naik atau turun secara drastis sehingga perlu adanya antisipasi agar tidak mengakibatkan loss yang di luar kendali. Contoh pasangan mata uang yang memiliki volatilitas tinggi adalah EUR/JPY dan GBP/JPY.

Salah satu kesalahan trading yang sering dilakukan pemula adalah terlalu banyak membuka posisi. Setiap menemukan ada peluang besar untuk profit, trader langsung membuka posisi agar tidak kehilangan semua peluang tersebut. Padahal tidak semua peluang tersebut mampu menghasilkan sesuai harapan. 

Manajemen risiko sangat diperlukan agar dapat meminimalisir risiko ketika trading. Karena bila tidak memiliki manajemen risiko yang baik, situasi loss yang terus menerus dapat membuat Anda kehilangan kepercayaan diri.

Setiap pasangan mata uang memiliki karakteristik yang berbeda-beda sehingga Anda perlu mempelajari masing-masing pasangan mata uang tersebut sebelum menentukan pasangan mana yang cocok dengan strategi trading anda.

Tentukan berapa lama Anda dapat menyisihkan waktu Anda untuk trading. Sesi trading mana yang cocok dengan jam trading Anda. Apakah Anda dapat membuat keputusan dengan waktu singkat atau Anda memerlukan waktu yang lama sebelum membuat keputusan. Pertanyaan-pertanyaan ini perlu untuk dijawab agar dapat menentukan waktu trading yang ideal bagi anda.

Ada tipe trader yang membuat keputusan berdasarkan intuisi saja. Namun tidak semua trader cocok dalam membuat keputusan hanya mengandalkan intuisi saja.

Anda perlu memahami secara mendalam mengenai pola di chart, moving average dan garis trend agar dapat membuat keputusan trading yang lebih baik.

Tipe trader ada yang bermacam-macam; ada trader yang lebih menyukai strategi trend dan ada yang lebih menyukai trading di pasar yang ranging. Ada juga yang lebih menyukai angka dan statistik, dan ada yang lebih memilih untuk membaca chart dan pola candlestick.

Setelah membaca pertimbangan-pertimbangan di atas, tentukan apakah Anda dapat mengatasi rintangan yang muncul ketika trading dengan hati tenang. Jika Anda merasa yakin, maka mulai trading dengan akun demo terlebih dahulu untuk melatih Anda sebelum siap untuk mulai trading sebenarnya di akun real.

Disclaimer

Artikel di atas hanyalah sebagai informasi dan pendidikan saja. Informasi di atas tidak bertujuan untuk dijadikan saran. Produk dengan leverage memiliki tingkat risiko yang tinggi terhadap modal yang anda investasikan. Nilai investasi dapat turun atau naik dan anda dapat kehilangan pembayaran margin awal anda. Pastikan anda telah memahami sepenuhnya semua risiko yang terlibat sebelum memulai di aplikasi trading forex HSB.