Home Tips Investasi Keuangan Mengenal Perbedaan Forex Dan Saham

Mengenal Perbedaan Forex Dan Saham

by HSB
Perbedaan Saham dan Obligasi

Jika ingin mulai melakukan trading, maka kamu harus mempelajari apa saja perbedaan forexdan saham terlebih dahulu. Apa itu forex dan saham? Forex atau foreign exchange dan saham sendiri merupakan dua jenis instrumen dalam trading yang paling populer di kalangan investor.

Namun, bagi seseorang yang baru ingin memulai trading, ada banyak sekali kebingungan dalam memilih antara forex atau saham. Untuk membantu kamu yang masih pemula, simak apa perbedaan saham dan forex di bawah ini!

Definisi Saham dan Forex

Sebelum dapat mengerti apa saja perbedaan saham dan forex, kamu harus tahu definisi keduanya terlebih dahulu.

Apa Itu Saham?

Saham adalah surat bukti kepemilikan atau tanda penyertaan modal suatu perusahaan yang dapat dijual belikan, baik di dalam maupun di luar pasar modal. Seseorang yang memiliki saham disebut sebagai shareholder dan memiliki hak atas atas dividen yang diperoleh dari keuntungan perusahaan sesuai dengan besarnya bagian modal yang disetor.

Apa Itu Forex?

Forex atau pasar valuta asing adalah suatu jenis perdagangan atau transaksi jual beli yang memperdagangkan mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lainnya. Tujuan utama melakukan trading forex adalah mencari keuntungan dari selisih angka transaksi jual beli mata uang sebuah negara.

6 Perbedaan Forex dan Saham yang Perlu Diketahui

Pada dasarnya, mekanisme trading antara forex dan saham hampir sama. Namun, ada beberapa perbedaan antara saham dan forex yang cukup esensial, yaitu: instrumen yang diperdagangkan, waktu perdagangan, likuiditas, leverage, volatilitas dan risikonya.

Simak penjelasan lengkap mengenai enam perbedaan forex dan saham yang perlu diketahui di bawah ini!

1. Instrumen yang Diperdagangkan

Pada dunia investasi saham, instrumen yang dijual belikan merupakan surat bukti kepemilikan atas sebuah perseroan terbatas (PT) atau perusahaan. Ada ratusan perusahaan yang tercatat di suatu bursa atau pasar yang sahamnya bisa diperdagangkan, seperti perusahaan perbankan, perusahaan real estate, dan masih banyak lagi.

Berbeda dengan pasar saham, pada pasar forex atau foreign exchange (atau valuta asing dalam bahasa Indonesia), instrumen yang diperdagangkan adalah mata uang negara-negara yang ada di dunia. Instrumen pada pasar forex umumnya diperdagangkan secara berpasangan, sebagai contoh: Euro Poundsterling terhadap Dolar Amerika Serikat (GBP/USD), dan lain sebagainya.

Ada banyak kombinasi pasangan yang dapat dipiih, tetapi kombinasi pasangan di pasar forex yang paling sering diperdagangkan atau biasa disebut major pairs adalah:

  • EUR/USD (Euro/US Dollar),
  • USD/JPY (US Dollar/Japanese Yen)
  • GBP/USD (British Pounds/US Dollar)
  • USD/CHF (US Dollar/Swiss Franc)

Selain pasangan tadi, ada juga beberapa pasangan yang cukup banyak diperdagangkan, antara lain:

  • AUD/CAD (Australian Dollar/Canadian Dollar)
  • AUD/CHF (Australian Dollar/Swiss Franc
  • )AUD/JPY (Australian Dollar/Japanese Yen)
  • AUD/NZD (Australian Dollar/New Zealand Dollar)
  • EUR/JPY (Euro/Japanese Yen)
  • GBP/CHF (British Pounds/Swiss Franc)
Baca Juga:  Mengenal Jenis-Jenis Saham dan Karakteristiknya

Berbeda dengan perdagangan di pasar forex yang membandingkan nilai mata uang suatu negara dengan mata uang negara lain, dalam perdagangan saham, nilai saham suatu perusahaan tidak dibandingkan dengan saham perusahaan lainnya.

2. Waktu Jual Beli

Untuk waktu perdagangan, pasar saham biasanya hanya beroperasi pada hari Senin – Jumat dari pagi hingga sore hari. Di sisi lain, pasar forex yang beroperasi selama 24 jam tanpa henti pada hari Senin – Jumat. Hal ini dikarenakan pasar forex merupakan pasar yang diperdagangkan di seluruh dunia yang memiliki waktu yang berbeda-beda.

Jadwal buka dan tutup dari pasar saham sendiri juga berbeda-beda. Sebagai contoh, Bursa Efek Indonesia (BEI) buka pada Senin – Kamis pada pukul 09.00 – 12.00 WIB untuk sesi 1 dan dilanjutkan di sesi 2 pada pukul 13.30 – 15.49.59 WIB sesuai dengan waktu Jakarta Automated Trading System (JATS). Sedangkan untuk hari Jumat, BEI akan dimulai pada pukul 09.00 – 11.30 untuk sesi 1 dan pada pukul 14.00 – 15.49.59 WIB (JATS) untuk sesi 2.

Sementara itu, pasar forex sendiri memiliki empat sesi perdagangan di dunia, yaitu:

  • Sesi Australia (Sydney) pada pukul 05.00 – 14.00 WIB
  • Sesi Asia (Tokyo) pada pukul 07.00 – 16.00 WIB
  • Sesi Eropa (London) pada pukul 13.00 – 22.00 WIB
  • Sesi Amerika (New York) pada pukul 20.00 – 05.00 WIB

Berkat jadwal jual beli di pasar forex yang dibagi empat sesi seperti di atas, proses perdagangan dapat berlangsung selama 24 jam tanpa henti di hari Senin – Jumat.

3. Likuiditas

Bila dibandingkan dengan pasar lainnya, pasar forexadalah pasar keuangan yang paling likuid karena kapitalisasinya sangat besar. Pada pasar forex, akan selalu tersedia cukup dana, sehingga semua penjual dapat dengan mudah melakukan jual beli.

Di sisi lain, likuiditas di pasar saham sangat bergantung pada popularitas dan kapitalisasi saham yang dibeli. Saham yang besar dan populer (lapis satu) atau blue chips akan lebih mudah untuk dijual kembali. Namun,  ketika kamu membeli saham lapis ketiga atau small-cap stocks yang kurang populer, kamu mungkin akan kesulitan untuk menjualnya kembali.

4. Leverage

Di dalam pasar forex, ada istilah leverage yang memungkinkan seseorang untuk melakukan transaksi dengan modal yang lebih kecil dari modal sebenarnya. Di dalam pasar forex, biasanya leverage akan ditampilkan dalam bentuk proporsi tertentu seperti 1:100 hingga 1:1.000. Sebagai contoh, leverage 1:100 artinya jika kamu ingin melakukan transaksi senilai US$10.000, kamu hanya perlu mengeluarkan modal senilai US$100 saja.

Selisih dana transaksi dari modal tersebut dianggap sebagai dana pinjaman dari broker untuk pihak yang melakukan transaksi. Pinjaman ini memang tidak dikenakan bunga, tetapi tidak dapat ditarik, hanya digunakan untuk proses trading saja. Pinjaman tersebut dapat diperoleh setelah pihak yang melakukan transaksi menyetor modal sebagai margin (jumlah uang yang harus ada di saldo akun).

Baca Juga:  7 Tips Menabung Untuk Menikah Yang Bisa Diikuti Sekarang Juga

Di sisi lain, leverage di pasar saham sendiri sangat kecil atau bahkan tidak ada sama sekali. Jadi, ketika kamu ingin membeli saham senilai Rp100.000.000, maka kamu harus memiliki modal sebesar Rp100.000.000 juga.

5. Volatilitas

Dari segi volatilitas, pasar forex memiliki volatilitas yang sangat tinggi sehingga dapat membuat harga naik dengan tinggi secara cepat dan tiba-tiba turun secara cepat pula. Hal tersebut terjadi karena pasar forex sangat sensitif terhadap peristiwa politik, ekonomi, dan sosial suatu negara. Sementara itu, pola harga di pasar saham cenderung lebih stabil dan dapat dilacak dari waktu ke waktu.

6. Risiko

Trading saham maupun trading forex dapat dikatakan memiliki profil risiko yang cukup tinggi, terutama bagi trader pemula. Namun, mengingat tingkat volatilitas forex yang lebih besar, hal ini berarti profil risiko forex sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan saham.

Tentu saja, dengan teknik manajemen risiko yang baik dan strategi diversifikasi yang tepat, kamu bisa memitigasi risiko tersebut.

Kelebihan Trading Saham

Kelebihan Trading Saham

Perbedaan saham dan forex dalam dunia trading dapat kamu lihat dari kondisi pasar saham yang tidak terlalu fluktuatif, sehingga kamu bisa mengontrol kerugian yang mungkin ditimbulkan. Ini dapat menjadi salah satu kelebihan dari trading saham selain mendapatkan keuntungan yang maksimal. Apakah ada lagi kelebihannya? Tentu ada, mari simak uraiannya berikut ini.

1. Potensi Keuntungan yang Lebih Tinggi

Dalam jangka panjang, saham dapat memberikan keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis investasi lainnya seperti deposito atau obligasi. Hal ini karena saham merupakan bagian dari perusahaan yang dapat memberikan dividen dan juga kenaikan harga saham jika perusahaan tersebut mengalami pertumbuhan yang positif. 

Investasi saham juga dapat memberikan keuntungan dari capital gain, yaitu keuntungan yang didapat dari selisih harga beli dan harga jual saham. Jadi, ada banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan saat berinvestasi pada trading saham. 

2. Diversifikasi portofolio

Saat berinvestasi dalam saham, investor dapat membeli saham dari berbagai sektor dan industri yang berbeda. Ini dapat mengurangi risiko kerugian yang disebabkan oleh kondisi ekonomi yang buruk di sektor atau industri tertentu. 

Diversifikasi portofolio juga dapat membantu investor mencapai tujuan keuangan jangka panjang dengan cara memperluas cakupan investasi dan mengurangi risiko kerugian yang tidak diinginkan.

3. Likuiditas yang Tinggi

Saham dapat diperjualbelikan setiap hari di bursa saham, sehingga investor dapat menjual sahamnya kapan saja jika diperlukan. Hal ini tentunya membuat trading saham lebih mudah daripada jenis investasi lainnya yang mungkin memerlukan waktu yang lebih lama untuk dijual. Dalam kata lain, investasi saham lebih fleksibel dibandingkan jenis investasi lainnya. 

4. Transparansi Informasi yang Tinggi

Bursa saham menyediakan informasi mengenai perusahaan yang terdaftar di bursa saham, seperti laporan keuangan, prospektus, dan laporan tahunan. Ini membuat investor dapat dengan mudah mengetahui kondisi perusahaan dan membuat keputusan investasi yang tepat. Transparansi ini berlaku juga di HSB, sehingga kamu bisa berinvestasi dengan nyaman dan aman.

Kelebihan Trading Forex

Kelebihan Trading Forex

Selain memahami kelebihan trading saham, kamu juga perlu mengetahui apa saja kelebihan jika kamu melakukan trading forex. Soal keuntungan, pastinya kamu akan mendapatkan keuntungan yang maksimal asalkan memahami cara kerjanya. Untuk kelebihan lainnya dapat kamu simak berikut ini.

Baca Juga:  Memahami 5 Perbedaan Investasi Syariah dan Konvensional

1. Likuiditas yang Tinggi

Trading forex juga memiliki likuiditas yang tinggi seperti trading saham. Pasar forex merupakan pasar terbesar dan paling likuid di dunia, dengan volume perdagangan harian yang mencapai triliunan dolar. Likuiditas yang tinggi ini juga menyebabkan spread yang rendah, yaitu selisih antara harga beli dan harga jual, sehingga trader dapat memperoleh keuntungan yang lebih besar.

2. Leverage yang Tinggi

Leverage dalam trading forex dapat mencapai 1:100 atau bahkan lebih tinggi. Leverage tinggi dapat membantu trader untuk meraih keuntungan yang lebih besar dengan modal yang lebih kecil. Namun, leverage yang tinggi juga dapat meningkatkan risiko kerugian, sehingga trader harus benar-benar memahami risiko dan mengelola modal dengan baik.

3. Waktu Trading yang Fleksibel

Pasar forex dibuka selama 24 jam sehari, 5 hari dalam seminggu, sehingga trader dapat melakukan trading kapan saja sesuai dengan waktu yang nyaman. Ini juga memungkinkan trader untuk mengambil keuntungan dari pergerakan harga di pasar forex yang berbeda-beda di seluruh dunia.

4. Mudah Diakses

Trading forex dapat dilakukan melalui platform trading online yang tersedia secara gratis atau dengan harga terjangkau. Kemudahan ini membuat trading forex dapat diakses oleh siapa saja, tidak hanya oleh investor berpengalaman, tetapi juga oleh trader pemula yang ingin belajar dan mencoba peruntungan di pasar forex.

Pilih Trading Saham atau Trading Forex? Mana yang Lebih Menguntungkan?

saham atau forex, mana yang lebih menguntungkan

Selisih ketika transaksi, yaitu ketika membeli dan menjual produk saham atau forex, merupakan sebuah indikator yang menentukan keuntungan dan kerugian.

Pada pasar saham, transaksi yang terjadi ialah kamu membeli sebuah produk lalu menjualnya kembali setelah beberapa waktu. Oleh karena itu, kamu harus selalu memerhatikan perkembangan pasar dan menjual saham ketika harganya sedang naik untuk mendapat keuntungan.

Di sisi lain, pasar forex lebih fleksibel di mana kamu dapat menjual dan membeli produk semaunya. Jadi, jika kamu dapat memperkirakan harga suatu instrumen akan naik, maka kamu dapat langsung membelinya. Sedangkan jika dirasa harga instrumen tersebut akan turun, kamu bisa langsung menjualnya.

Dari semua penjelasan di atas, kedua instrumen tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jadi jika ditanya mana yang lebih menguntungkan, maka jawabannya adalah dari kemampuan kamu membaca pasar dan menentukan waktu yang tepat untuk menjual maupun membeli produknya.

Nah, jika kamu tertarik untuk mempelajari topik ini lebih dalam, kamu dapat belajar trading saham di HSB. Fitur grafik live modern yang ditampilkan secara real-time dan analisis pasar harian di HSB bisa jadi modal belajar yang lengkap bagi kamu trader pemula. Yuk, mulai buka akun trading kamu dan eksplor lebih dalam tentang dunia trading. ***

Mungkin kamu suka

HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288