Strategi trading yang terbaik adalah strategi yang sesuai dengan karakter dan kondisi trader itu sendiri. Ada trader yang cocok dengan strategi price action. Namun tidak semua trader cocok karena memerlukan jam trading yang lebih banyak. Oleh karena itu strategi setiap trader bisa berbeda-beda.

Contoh lain, trading intraday memerlukan banyak waktu karena trader harus memperhatikan chart sepanjang hari. Sehingga trader yang melakukan intraday harus tetap fokus. Jika tidak maka trader akan kesulitan bila trading intraday. Untuk strategi scalping, trader memerlukan strategi trading jangka pendek dan intraday.

Strategi untuk pemula adalah tahu kapan harus menahan posisi. Pasar forex memiliki pergerakan harga yang tinggi yang berarti akan ada banyak fakeout. Oleh karena itu perlu menempatkan stop loss agar tidak terjadi loss yang terlalu banyak apabila terjadi fakeout. 

Ketika trading, kebanyakan trader berpikir keras untuk membuka posisi namun lupa untuk menentukan kapan harus menutup posisi. Padahal penutupan posisi sama pentingnya dengan membuka posisi. Karena menutup posisi yang sukses adalah dengan profit. Jadi kembangkan strategi untuk membuka dan menutup posisi yang efektif.

Trader dapat mulai dengan modal kecil dan mengembangkan ekuitas mereka sembari mempelajari cara trading yang baik dan benar. Setiap trader perlu untuk trading sesering mungkin untuk dapat menentukan strategi trading yang cocok untuk mereka. 

Trader perlu bertanya pada diri mereka sendiri: berapa banyak waktu yang dapat didedikasikan untuk trading? Tentu saja setiap jawaban masing-masing trader akan berbeda-beda. Jika ia memiliki pekerjaan full time, maka waktu yang ia miliki tidak banyak dibandingkan trader lain yang bukan bekerja full time. Bila waktu terbatas, maka trader harus mencari strategi trading jangka panjang terbaik dan melakukan trading pada pagi hari sebelum bekerja dan malam hari setelah bekerja.

Kesabaran juga merupakan faktor penting yang harus dimiliki seorang trader. Karena untuk dapat membuka posisi yang benar, memerlukan waktu berjam-jam atau bahkan berhari-hari menunggu peluang yang tepat.

Ketika merancang strategi trading, trader harus mempertimbangkan berapa banyak modal yang akan mereka tanam. Jumlah uang di dalam ekuitas mempengaruhi pemilihan strategi trading yang tepat. Gunakan strategi dengan stop loss yang kecil. Stop loss yang terlalu besar tidak cocok untuk trader yang memiliki modal minimum.

Untuk mencari posisi open yang terbaik adalah dengan mencari trend yang muncul dengan memperhatikan highs dan lows. Selalu memiliki target profit untuk membantu trader menyusun rasio risk to reward dan mencari posisi exit yang terbaik. Selain itu trader biasanya menggunakan strategi yang memiliki resistance level untuk mengantisipasi reaksi pasar. Menjadi full time trader tidaklah mudah, tetapi jika anda memiliki penghasilan tetap, maka trading dapat menjadi pendapatan tambahan yang lumayan. Tentukan juga manajemen risiko agar trader tetap nyaman dan tidak merasa khawatir berlebihan ketika trading. Sebelum trading di akun real, trader perlu mengetes strategi mereka di akun demo terlebih dahulu.

Disclaimer

Artikel di atas hanyalah sebagai informasi dan pendidikan saja. Informasi di atas tidak bertujuan untuk dijadikan saran. Produk dengan leverage memiliki tingkat risiko yang tinggi terhadap modal yang Anda investasikan. Nilai investasi dapat turun atau naik dan Anda dapat kehilangan pembayaran margin awal Anda. Pastikan Anda telah memahami sepenuhnya semua risiko yang terlibat sebelum trading di aplikasi trading HSB.