Pada tahun 2021 telah tercatat bahwa jumlah investor meningkat cukup tinggi. Investor secara khusus didominasi oleh generasi milenial yang sedang mencoba terjun ke dalam dunia investasi. Apakah kamu juga tertarik untuk berinvestasi? Sebelum terjun, ada baiknya kamu mengetahui jenis-jenis saham yang ada di pasar modal. 

Pemahaman kamu tentang jenis saham akan memudahkan dalam pengambilan keputusan investasi. Kamu jadi tahu saham mana yang harus dipilih dan yang perlu dihindari. Sebelum memahami berbagai jenis saham yang ada, apakah kamu tahu apa yang dimaksud dengan saham? 

Saham adalah salah satu instrumen investasi yang digunakan untuk menandakan kepemilikan investor terhadap modal suatu perusahaan. Secara umum jenis-jenis saham terbagi menjadi tiga yaitu berdasarkan kepemilikan, kinerja perdagangan, dan cara pengalihannya. Sudah siap belajar?

Jenis-Jenis Saham Berdasarkan Kepemilikan

Jenis-jenis saham berdasarkan kepemilikan atau klaimnya terbagi menjadi dua yaitu saham biasa dan preferen. Perhatikan penjelasannya masing-masing berikut ini. 

1. Saham Preferen (Preferred Stocks)

Saham preferen mengacu kepada jenis saham yang memberikan suku bunga tetap. Sekilas mungkin kamu akan berpikir bahwa saham preferen adalah obligasi. Tetapi kamu perlu tahu bahwa kedua instrumen tersebut berbeda. 

 

Baik saham preferen dan obligasi memang sama-sama dapat memberikan suku bunga tetap kepada setiap investornya. Namun saat kamu membandingkan dalam aspek waktu berlakunya maka obligasi dan saham preferen sangat berbeda. 

 

Saham preferen akan berlaku sampai kamu menjualnya kepada orang lain atau perusahaan bangkrut. Sedangkan obligasi memiliki masa berlaku sampai waktu yang telah tertulis di dalam surat. 

2. Saham Biasa (Common Stocks)

Berbeda dengan saham preferen, saham biasa tidak memberikan suku bunga keuntungan yang tetap. Namun saham biasa memampukan investor untuk melakukan klaim kepemilikan sesuai keuntungan atau kerugian yang diperoleh oleh perusahaan.

 

Jenis saham satu ini memiliki daya tariknya tersendiri soal risiko kerugian yang harus ditanggung oleh investor. Jadi saat perusahaan mengalami bangkrut atau kerugian yang besar, setiap investor hanya perlu menanggung sejumlah modal yang sudah ditanamkan. 

Jenis-Jenis Saham Berdasarkan Kinerja Perdagangan

 

Jenis saham berdasarkan kinerja perdagangannya terbagi menjadi 5, yaitu blue chip stocks, growth stocks, income stocks, speculative stocks, dan counter cycle stock. Dari dua jenis saham lainnya, saham satu ini yang paling banyak diperbincangkan. 

 

Mengetahui jenis saham berdasarkan kinerja perdagangannya dapat membantu kamu memilih saham terbaik berdasarkan tujuan dan kebutuhan. Kalau begitu langsung saja simak penjelasannya berikut ini. 

1. Blue Chip Stocks

Saham blue chip menjadi salah satu jenis saham yang disebut-sebut sangat berkualitas. Perlu kamu ketahui bahwa kualitas suatu saham akan sangat bergantung pada perusahaan yang mengeluarkannya. 

 

Itu berarti perusahaan yang mengeluarkan saham blue chip sudah dikenal sangat kredibel, stabil, dan memiliki sistem manajemen operasional yang baik. Saham blue chip sering dicari investor karena harga atau nilainya tidak mudah jatuh saat ada kejadian tertentu. 

2. Growth Stocks

Growth stock mengacu kepada jenis saham yang nilainya secara terus-menerus meningkat atau berkembang. Sebenarnya hampir serupa dengan blue chip hanya saja perusahaan yang mengeluarkan saham pertumbuhan biasanya tidak terlalu 

Jenis saham satu ini kembali terbagi menjadi dua yaitu well-known dan lesser-known. Dari namanya kamu sudah bisa menebak bahwa perbedaannya hanya terdapat pada aspek popularitas. Saham well-known tetap memiliki ciri saham yang terus meningkat atau bertumbuh tetapi lebih dikenal oleh masyarakat. 

 

Perusahaan yang mengeluarkan saham well-known kemungkinan besar merupakan pemimpin dalam bidang industri tersebut. Di sisi lain, saham lesser-known juga memiliki ciri saham yang mengalami pertumbuhan tetapi tidak banyak investor yang mengetahuinya. 

3. Income Stocks

Sama seperti namanya, jenis saham ini memberikan dividen atau keuntungan yang secara umum lebih besar dari tahun sebelumnya. Jadi dividen yang akan kamu terima dari tahun ke tahun akan terus meningkat. Penerimaan dividen inilah yang benar-benar membuat para investor tertarik untuk melakukan investasi berkelanjutan. 

4. Speculative Stocks

Speculative stock atau saham spekulasi mengacu kepada jenis saham yang memiliki risiko investasi lebih besar dari jenis-jenis lainnya. Jika kamu sudah berpengalaman dalam dunia investasi dan menginginkan pengembalian keuntungan yang lebih besar maka memilih saham spekulatif menjadi tepat dilakukan. 

 

Ingat bahwa prinsip kerja saham selalu sama yakni saat keuntungannya besar maka risiko kerugiannya juga besar. Jadi pastikan kamu berinvestasi dengan kesadaran penuh terkait keuntungan dan kerugian yang perlu ditanggung. 

5. Countercyclical Stocks

Countercyclical stock memiliki kemampuan untuk bertahan pada masa-masa genting seperti resesi ekonomi. Saham seperti ini tidak akan mudah goyah atau terjatuh seperti saham lainnya. 

 

Hal ini dikarenakan kemampuan perusahaan yang sudah berpengalaman serta tetap memiliki penghasilan yang tinggi. Sebagai contoh, kamu bisa menemukan countercyclical stock pada industri makanan dan kesehatan. 

Jenis-Jenis Saham Berdasarkan Cara Pengalihannya

Jenis saham yang terakhir dibagi berdasarkan cara pengalihannya. Jenisnya terbagi menjadi dua yaitu saham atas unjuk dan atas nama. Berikut masing-masing penjelasannya. 

1. Saham Atas Unjuk (Bearer Stocks)

Saham atas unjuk mengacu kepada jenis saham yang nama kepemilikannya tidak tertulis. Jenis saham ini dipilih oleh investor yang memiliki tujuan jual beli dalam waktu cepat. Untuk tujuan inilah nama saham tidak perlu dituliskan agar mudah dipindahtangankan. Pasalnya pindah tangan saham yang memiliki nama tertulis memerlukan waktu dan proses yang lebih panjang. 

2. Saham Atas Nama (Registered Stocks)

Kebalikan dari jenis sebelumnya, saham atas nama berarti saham yang memiliki nama kepemilikan tertulis dan jelas, bahkan sah dalam hukum. Biasanya investor yang memiliki saham atas nama telah menetapkan tujuan investasi untuk jangka panjang. 

 

Bahkan kemungkinan besar tidak memiliki niat untuk memindahtangankan kepemilikan saham. Namun apabila ternyata pemilik sebelumnya ingin menjual atau memberikan saham kepada orang lain maka prosedur hukum perlu dilakukan sebagai cara yang sah untuk memindahtangankan kepemilikan. 

 

Demikian informasi jenis-jenis saham yang perlu kamu ketahui. Jadi jenis saham apa yang kamu pilih untuk melakukan investasi? Apa pun jenis sahamnya, pastikan kamu telah memilih dengan pertimbangan dari berbagai analisis teknikal dan fundamental supaya risiko kerugian dapat diminimalkan. 

 

Jangan lupa untuk menentukan tujuan investasi terlebih dahulu supaya keuntungan benar-benar bisa didapatkan. Jika kamu memilih untuk berinvestasi dalam jangka panjang maka blue chip stocks dan income stocks bisa menjadi pilihan yang baik. 

 

Tetapi kalau kamu menginginkan pengembalian keuntungan dalam waktu singkat maka trading saham online menjadi jawabannya. Kamu bisa melakukan trading dengan aman bersama HSB yang legalitasnya sudah terjamin oleh BAPPEBTI, ICDX, dan ICH. 

 

Minimal deposit yang perlu kamu bayarkan juga lebih rendah dari broker lainnya. Kamu bahkan bisa menikmati berbagai layanan terbaik seperti edukasi, kemudahan aplikasi, hingga customer service yang ramah selama 24 jam. 

Tetapi perlu diingat bahwa keuntungan yang tinggi datang dengan risiko yang tinggi pula. Pastikan kamu telah memahami semua risiko yang ada sebelum melakukan trading. Hubungi tim HSB untuk berkonsultasi atau bertanya lebih lanjut dan download aplikasinya sekarang juga!

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

Quick Links
HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288