Home Tips Investasi Keuangan Umum Emas dan Dolar, Mana Yang Lebih Jago?

Emas dan Dolar, Mana Yang Lebih Jago?

by HSB
0 comment

Ringkasan:Harga minyak mentah menghadapi konflik karena data PMI zona euro memperingatkan tentang melambatnya permintaan global, sementara pasar memprediksi data persediaan EIA menunjukkan penurunan drastis pada persediaan minyak mentah.

Harga minyak mentah merangkak naik mengikuti penguatan saham di di bursa Wall Street. Kongres AS mencapai perjanjian batas hutang dengan Gedung Putih untuk mengurangi ketidakpastian dan merilis beberapa faktor yang mendukung kebijakan fiskal. Pada saat yang sama, pertemuan antara Presiden Trump dan eksekutif teknologi utama dengan harapan meredakan ketegangan perdagangan internasional.

Langkah positif ini menghasilkan penguatan imbal hasil obligasi. Sejak hari sebelumnya harga dolar telah naik dan jika kenaikan ini didasari oleh arah prospek suku bunga, maka penguatan dolar ini akan terbatas. Singkatnya, hal ini menghantam aset yang berimbal hasil rendah dan merusak harga emas.

Pasar mengkhawatirkan data PMI dan data EIA, harga minyak mentah dapat terpengaruh oleh konflik data.

Prospek pasar mengkhawatirkan data PMI zona euro yang dirilis pada hari Rabu ditambah data pesimis dari PMI zona euro akan mungkin menarik perhatian dengan indikasi perlambatan pertumbuhan ekonomi global. Dengan ini akan memperburuk sentimen risiko pasar dan mendorong harga minyak turun. Jika data inventaris yang dikeluarkan oleh EIA (diperkirakan akan turun sebesar 4,4 juta barel) lebih dekat dengan 10,96 juta barel yang diumumkan oleh API, penurunan harga minyak mungkin terbatas.

“Menyimpan” emas, sebagai produk lindung nilai dalam sentimen pasar dapat menyebabkan penurunan hasil obligasi, bersaing dengan dolar yang mempengaruhi permintaan likuiditas. Jika Fed semakin melonggarkan kebijakan moneter, maka dolar mungkin menang menekan emas. >> Bagaimana bank sentral melakukan intervensi di pasar valuta asing yang dirilis oleh Team Profesional Daily FX, pelajari lebih lanjut tentang pentingnya bank sentral terhadap tren valuta asing!

Amati sentimen pelanggan IG terbaru untuk membantu Anda memahami perubahan dalam indeks dolar dari IG ritel, EUR/USD, GBP / USD dan perubahan posisi indeks saham yang lebih besar serta panduan lebih lanjut tentang pasangan mata uang utama, minyak mentah, emas, dan indeks saham utama.

Analisis teknis harga emas

 Setelah bentuk sinyal bearish muncul, harga emas menunjukkan indikasi penurunan. Indikator RSI menampilkan sinyal short yang diartikan harga emas akan jatuh. Jika harga penutupan intraday di bawah harga 1406,62 menyentuh garis support, maka harga mendekati level terendah tanggal 1 Juli di 1381,91. Sebaliknya, jika menembus resistance fibonacci 38.2% hingga harga emas menyentuh 14478.89, maka target selanjutnya fokus di resistance fibonacci 50% yaitu di 1466.27.

Analisis teknis harga minyak

Harga minyak dicerna turun di atas support 54.84 dan perlahan rebound yang memulihkan sebagian kerugian baru-baru ini. Resistance saat ini berada di 58,19. Jika harga minyak menembus di atas level ini, maka akan menguji ulang di area 60,04 – 60,84. Jika harga menembus di bawah support, target berikutnya di kisaran 49.41 – 50.60.

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288