Home Saham 6 Faktor yang Mempengaruhi Harga Saham

6 Faktor yang Mempengaruhi Harga Saham

by HSB
0 comment

Apakah kamu tertarik untuk berinvestasi saham? Instrumen investasi satu ini memang cukup diminati karena memberikan banyak keuntungan. Meski demikian, bukan berarti saham tidak memiliki risiko. Terdapat faktor yang mempengaruhi harga saham, sehingga pergerakan harganya cenderung fluktuatif. Untuk itu, penting memahami seluk-beluk tentang saham sebelum mulai berinvestasi. Yuk mengenal tentang saham lebih lanjut pada uraian di bawah ini. 

Mengenal Saham dan Harga Saham

Saham bisa dikatakan sebagai bukti bahwa seorang investor memiliki bagian modal dalam perusahaan. Seseorang yang memiliki saham artinya memiliki hak atas bagian aset perusahaan. Penerbitan saham sendiri merupakan salah satu cara perusahaan mendapatkan modal untuk pengembangan bisnis jangka panjang. 

Wujud dari saham yaitu berupa lembaran-lembaran kertas yang diperdagangkan dalam satuan lot atau lembar. Apabila nama kamu tercantum dalam lembaran tersebut, maka kamu termasuk salah satu pemilik sah perusahaan dengan persentase sesuai nilai investasi yang ditanamkan.

Sebagai contoh, jika perusahaan menerbitkan 1000 lembar saham dan kamu memiliki 200 lembar saham di perusahaan tersebut, maka kamu memiliki 20% aset di perusahaan tersebut. Sebagai pemegang saham, kamu berhak hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Pemilik saham juga memiliki hak untuk mendapatkan dividen sesuai dengan jumlah saham yang dimiliki. Perolehan dividen ini biasanya tergantung keuntungan dari perusahaan tersebut dan telah diatur sesuai dengan anggaran dasar perusahaan.

Saham diperdagangkan melalui bursa efek dengan harga yang berubah-ubah. Perubahan harga saham ini biasanya dipengaruhi beberapa faktor, seperti kondisi perusahaan, kondisi ekonomi, permintaan dan penawaran, dan lain sebagainya. 

Baca juga: 13 Tips Trading Saham Untuk Pemula

6 Faktor yang Mempengaruhi Harga Saham

Mempengaruhi Harga Saham

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi harga saham. Salah satu faktor yang paling umum biasanya ditentukan oleh permintaan dan penawaran para investor. Jika kamu investor pemula, sangat penting bagi kamu untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi harga saham berikut ini.

1. Kinerja Perusahaan

Biasanya, perusahaan akan mengeluarkan laporan keuangan per kuartal. Sebelum laporan tersebut dirilis, para investor akan memperkirakan laba perusahaan tersebut. Selama proses ini, harga saham di bursa efek akan mulai bergerak. 

Untuk perusahaan yang tingkat labanya tumbuh dengan cepat, maka harga sahamnya cenderung naik. Maka dari itu, penting bagi perusahaan untuk membuat kinerja seluruh karyawan pada perusahaan tersebut tetap stabil atau bergerak naik selama satu kuartal.

2. Fluktuasi Kurs Rupiah

Kurs rupiah yang tinggi atau rendah terhadap mata uang asing menjadi salah satu faktor yang berpengaruh pada harga saham perusahaan. Terutama bagi perusahaan yang memiliki utang dengan mata uang asing. Sebab dapat meningkatkan biaya operasional perusahaan.

Selain itu, kondisi ini akan berpengaruh juga terhadap turunnya harga saham yang perusahaan tawarkan. Sebagai contoh, ketika kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat melemah, maka akan mengakibatkan harga sama di Index Harga Saham Gabungan (IHSG) juga ikut melemah.

Baca juga: Memahami 5 Perbedaan Investasi Syariah dan Konvensional

3. Penawaran dan Pembelian

Tren penawaran dan pembelian di kalangan investor biasanya memiliki efek besar terhadap harga saham di bursa efek. Sebagai contoh, harga saham mengalami kenaikan akibat investor membeli saham A, kemudian investor lain pun ikut membeli saham tersebut. Nah, kondisi ini biasanya membuat harga saham mengalami kenaikan. 

Tren penawaran dan pembelian ini dikenal juga dengan istilah bullish dan bearish. Bullish diartikan sebagai kondisi di mana harga pasar mengalami kenaikan. Sementara itu, bearish merupakan kondisi di mana harga saham turun.

4. Kondisi Ekonomi Negara

Kondisi Ekonomi Negara

Kondisi ekonomi negara juga memiliki efek yang cukup besar terhadap perubahan harga saham. Berikut ini beberapa indikator ekonomi yang mengakibatkan harga saham menjadi tidak stabil:

  • Suku bunga acuan akibat kebijakan setiap negara yang berbeda. Jika suku bunga ini mengalami kenaikan, maka perusahaan yang memiliki utang perbankan akan mengalami penyusutan laba.
  • Tingkat inflasi mempengaruhi kenaikan suhu bunga acuan, sehingga bunga kredit pun mengalami kenaikan.
  • Penurunan indeks harga konsumen yang berakibat pada terjadinya deflasi.

5. Tingkat Bunga Kredit

Ketika bunga kredit melandai, investor cenderung meminjam dana dari bank untuk kemudian diinvestasikan di pasar saham. Akibatnya, harga saham pun ikut terpengaruh. Biasanya, nilai kredit yang rendah diikuti juga likuiditas yang tinggi. 

Sebagai contoh, pada 2020 lalu, bank sentral AS The Fed menurunkan suku bunga acuannya menjadi 0,00% – 0,25%. Di waktu yang sama, mereka mencetak Dolar AS senilai hampir US$3 triliun atau sekitar 20% dari Produk Domestik Bruto AS. 

Uang cetakan baru ini langsung mengalir ke pasar modal, karena masyarakat AS menginvestasikan uang tersebut di tengah pasar yang berkembang. Kenaikan likuiditas ini dapat mempengaruhi harga saham perusahaan menjadi lebih tinggi. 

Baca juga: 6 Cara Trading yang Simple Tapi Untung Bagi Pemula

6. Kesepakatan Bisnis

Perusahaan cenderung mengakuisisi perusahaan lain apabila aksi korporasi tersebut bisa menopang pertumbuhan bisnis dengan cepat. Ketika kesepakatan bisnis terjadi, maka pasar modal akan mengalami kenaikan. Rasio perusahaan lain yang bergerak di sektor yang sama dengan perusahaan yang diakuisisi pun akan ikut mengalami bullish. 

Bagi investor pemula, memahami berbagai faktor yang mempengaruhi harga saham sangat penting. Tujuannya supaya kamu bisa mengatur strategi investasi dengan tepat. Untuk mulai berinvestasi, kamu bisa memulainya di aplikasi HSB yang telah teregulasi dengan BAPPEBTI. 

HSB merupakan salah satu broker pertama di Indonesia yang menyediakan fasilitas CITRA, di mana kamu bisa melihat transaksi secara langsung. Kamu sudah siap trading? Download aplikasi HSB sekarang juga dan buat akun demo untuk mulai berinvestasi.  

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288