Dalam memilih saham yang tepat, anda dapat mengikuti 2 prinsip dasar ini:

  1. Cari saham yang sesuai dengan strategi anda 
  2. Mulai dengan kategori besar, lalu persempit sasaran

Cara Menemukan Saham Yang Tepat

Salah satu tantangan pertama yang dihadapi investor adalah menyeleksi ribuan saham yang tersedia di pasar. Berikut adalah beberapa pedoman yang dapat membantu anda mengambil kebijakan:

  • Disiplin dalam memilih saham yang sesuai dengan strategi dan tujuan investasi
  • Mulailah dengan kategori besar, telusuri informasi dari sana
  • Gunakan perangkat analisa teknikal untuk berinvestasi yang tepat

Ada trader dan investor yang melakukan kesalahan dengan hanya memakai cara strategi favorit mereka padahal strateginya tidak sesuai dengan semua transaksi. Tidak praktis menentukan waktu masuk dan tutup pasar dengan cara yang sama.

Paham anda tentang trend pasar harus jelas. Sebuah analisa pendapat yang benar tentang pergerakan tren dapat membantu anda memutuskan kapan anda harus membeli dan kapan harus menjual.

Mulai Dengan Kategori Saham Besar

Anda dapat mulai dengan memilih sektor atau industri tertentu, seperti teknologi, kebutuhan pokok, layanan kesehatan, atau energi.

Langkah berikutnya, anda dapat mengukur kapitalisasi pasarnya dengan cara jumlah saham yang beredar dikalikan dengan harga per saham, ini untuk mengukur skala perusahaan itu besar, sedang, atau kecil.

Anda dapat melakukan seleksi tambahan dengan kriteria seperti harga saham, kinerja saham tersebut, volume perdagangan, volatilitas harga, dan banyak lagi.

Analisa Fundamental Dan Analisa Teknikal

Analisa fundamental membantu anda menilai prospek saham pada perusahaan  dengan menganalisa kinerja keuangannya yang ditunjukkan dalam neraca, laporan laba rugi, dan laporan arus kas. Angka-angka yang ada dalam laporan ini mengetahui asal usul dana dan kemana arus dana itu digunakan.

Analisa fundamental yang umum digunakan adalah membandingkan rasio harga terhadap pendapatan, atau rasio P/E. Ini adalah harga saham perusahaan dibagi dengan pendapatan per sahamnya. Ini memberitahu anda berapa banyak investor yang masuk untuk saham perusahaan.

Faktor fundamental lainnya seperti margin pendapatan dan laba juga dapat menjadi indikator yang berguna. anda dapat melihat bagaimana peringkat perusahaan tertentu berdasarkan ukuran-ukuran ini dibandingkan dengan perusahaan sejenis. Tergantung pada strategi anda, anda mungkin tertarik pada saham dengan peringkat tinggi atau saham dengan peringkat rendah.

Analisa teknikal digunakan untuk mengevaluasi saham dengan menganalisa tren dan pergerakan harga saham. Dengan kata lain, anda melihat grafik harga saham daripada laporan keuangan perusahaan.

Tren harga adalah kunci dasar dalam analisa ini. Anda dapat mengatur pencarian untuk melihat harga saham relatif lebih tinggi atau relatif rendah selama periode tertentu. Jika harga sedang menuju tren naik, anda mungkin ingin membeli. Di sisi lain, spekulan yang bertujuan mengambil untung dari penurunan saham akan mencari saham yang cenderung mengarah ke posisi terendah.

Moving average adalah figur penting lainnya. Jika tren naik, itu berarti harga saham juga tren naik.

Berita fundamental adalah faktor lain yang dapat mempengaruhi harga sebuah saham, terutama laporan profit saham atau berita hukum terkait dengan saham yang anda miliki atau mungkin ingin anda beli.

Dengan ketiga prinsip ini, anda akan memiliki prinsip yang kuat dalam memilih saham. Jelajahi blog HSB lainnya untuk mengetahui lebih banyak tentang saham serta berbagai topik investasi dan perdagangan lainnya.

Disclaimer

Artikel di atas hanyalah sebagai informasi dan pendidikan saja. Informasi di atas tidak bertujuan untuk dijadikan saran. Produk dengan leverage memiliki tingkat risiko yang tinggi terhadap modal yang Anda investasikan. Nilai investasi dapat turun atau naik dan Anda dapat kehilangan pembayaran margin awal Anda. Pastikan Anda telah memahami sepenuhnya semua risiko yang terlibat.