Home Pengetahuan Keuangan Apa Tujuan Stock Split yang Dilakukan Emiten?

Apa Tujuan Stock Split yang Dilakukan Emiten?

by HSB
0 comment

Pernahkah kamu mendengar tentang pengertian dan tujuan stock split? Mungkin bagi para investor lama, istilah stock split sudah tidak asing lagi. Namun bagi para investor pemula, stock split merupakan istilah yang dapat dikatakan baru dan perlu penjelasan yang lebih banyak untuk memahaminya. 

Umumnya stock split dilakukan perusahaan untuk memecah nilai saham yang diterbitkan apabila harga saham terlalu tinggi. Cara ini cukup efektif dan menjadi ide yang cemerlang bagi emiten untuk menjaga penjualan saham. Masih bingung dengan maksud dan tujuan stock split? Temukan informasi lengkap mengenai stock split melalui artikel berikut ini.

Pengertian Stock Split

Pengertian Stock Split

Stock split adalah upaya yang dilakukan oleh emiten untuk memecah saham menjadi lembaran baru dengan jumlah yang lebih banyak dan nilai saham per lembarnya yang lebih rendah dibandingkan sebelumnya. Namun menurunkan harga saham dengan memecah jumlahnya bukan berarti perusahaan akan merugi, sebab nilai modal yang diterima tetap sama. 

Pada umumnya, keputusan melakukan stock split dilaksanakan atas izin para pemegang saham melalui rapat. Sebagaimana telah diketahui bersama, pemegang saham perusahaan juga memiliki hak saat pengambilan keputusan terutama pada bagian-bagian yang berkaitan dengan saham. 

Dalam pasar modal, stock split adalah upaya yang wajar terjadi bahkan menjadi strategi utama untuk mendatangkan investor ritel atau trader yang lebih banyak. Tak jarang, kondisi stock split juga banyak ditunggu oleh para investor sebab dengan harga yang lebih rendah, mereka dapat membeli saham dalam jumlah yang lebih banyak. 

Baca juga: Seluk Beluk Reverse Stock Split dan 3 Contohnya

5 Tujuan Stock Split

Apa Tujuan Stock Split

Stock split tidak dilakukan tanpa tujuan dan secara tiba-tiba. Jika mengacu dari pengertiannya, maka dapat dikatakan bahwa tujuan utama stock split adalah mencapai keuntungan semaksimal mungkin dengan menarik lebih banyak investor untuk membeli saham. Tak hanya itu saja, stock split juga memiliki 5 tujuan lain, di antaranya adalah:

1. Meningkatkan Jumlah Saham

Tujuan stock split yang pertama tentunya adalah meningkatkan jumlah saham yang diperdagangkan. Selain lebih banyak saham yang terjual, hal ini juga dapat membantu menghindari harga yang terlalu tinggi.

2. Mempertahankan Likuiditas

Stock split dapat membantu mempertahankan tingkat likuiditas saham, sehingga nantinya dapat menarik minat investor dari berbagai kalangan untuk membeli saham tersebut. Hal ini tentu menjadi dampak positif bagi perusahaan sebab penjualan saham meningkat dan jangkauan pasarnya semakin luas. 

Baca juga: Apa Itu Broker Saham dan 3 Tugasnya di Bursa Efek?

3. Memperkecil Risiko

Pemecahan saham dapat memperkecil tingkat risiko terutama bagi para investor yang menginginkan pembelian saham dengan harga yang rendah. Saat saham terpecah menjadi beberapa bagian, maka dapat dikatakan bahwa telah terjadi diversifikasi yang mana dapat menguntungkan perusahaan. 

4. Mengubah Odd Lot ke Round Lot

Melalui stock split, jumlah saham akan berubah dari odd lot ke round lot. Odd lot sendiri merupakan kondisi di mana investor memiliki saham dengan jumlah di bawah 100 lembar, sedangkan round lot adalah para investor yang memiliki saham dengan jumlah sebanyak 100 lembar atau lebih banyak, dengan jumlah kelipatan yang sama seperti 200, 300, dan seterusnya. 

5.  Menarik Investor

Ketika terdapat sebuah saham dengan tingkat likuiditas tetap dan harga yang lebih murah, tentu saja hal ini akan memengaruhi minat investor untuk membeli saham perusahaan tersebut. Apalagi dengan harga yang murah, semakin banyak orang yang mampu membeli saham baik dari investor kecil maupun investor besar.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Dividen Saham yang Selalu Ditunggu Investor

Bagaimana Pengaruh Stock Split Terhadap Harga Saham?

Pengaruh Stock Split Terhadap Harga Saham

Jika dilihat secara umum, harga saham yang tinggi menjadi salah satu faktor utama sebuah saham tidak diminati para investor. Oleh karenanya, pengaruh stock split dapat dikatakan besar dan efektif untuk meningkatkan penjualan saham di pasar modal. Karena penurunan harga dengan memecah saham menjadi beberapa bagian akan meningkatkan daya beli saham. 

Hanya saja, hal ini tidak selalu berhasil pada semua jenis saham. Beberapa saham mungkin dapat mencapai tingkat penerimaan modal yang tinggi dan saham menjadi lebih kuat, tetapi ada juga yang justru mengalami pelemahan saham yang cukup signifikan. Hal ini karena banyaknya transaksi investasi dalam jumlah kecil yang kemudian menahan laju kenaikan harga. 

Kondisi menguat dan melemahnya saham tentu tidak hanya terjadi dengan satu faktor tersebut saja. Kamu masih dapat membeli saham stock split dengan harga rendah dan menerima keuntungan yang maksimal. Caranya adalah memperhatikan faktor lain di luar stock split dan melakukan analisis fundamental serta teknikal untuk menentukan saham yang tepat. Jangan lupa untuk melihat trend sektor dan industrinya pula. 

Baca juga: Mengenal Bank Sentral Republik Indonesia

Kapan Perusahaan Melakukan Stock Split?

Kapan Perusahaan Melakukan Stock Split

Setelah mengenal stock split, kamu mungkin mulai bertanya pada kondisi apa sebuah perusahaan melakukan stock split. Umumnya, pemecahan saham ini dilakukan saat nilai saham perusahaan telah menyentuh harga Rp10 ribu hingga Rp20 ribu per lembarnya. 

Sebagai contoh, apabila perusahaan menerbitkan saham dan nilainya telah mencapai Rp20.000, hal ini tentu akan menurunkan minat investor untuk berinvestasi pada perusahaan. Akibatnya modal perusahaan pun menurun dan menjadi lebih kecil. Oleh karena itu, langkah stock split dilakukan atas persetujuan seluruh investor dengan rasio 1:5. Nantinya rencana harga stock split akan turun menjadi Rp4.000.

Itu dia informasi lengkap seputar pengertian dan tujuan stock split yang harus kamu ketahui sebelum mulai berinvestasi pada instrumen saham. Stock split sendiri dilakukan sebagai langkah yang mempermudah investasi dengan harga saham yang lebih terjangkau. 

Apabila kamu memiliki saham pada perusahaan yang melakukan stock split, tak perlu khawatir sebab hal ini tidak akan berpengaruh apa pun pada nilai saham yang dimiliki para investor sebelumnya. 

Baca juga: Seperti Apa Perhitungan Pajak Saham?

Mulai tertarik untuk berinvestasi pada saham stock split dengan harga terjangkau? Pastikan kamu memilih broker trading yang tepercaya seperti HSB.Dalam segala kegiatan trading, HSB dapat diandalkan sebab dapat dipastikan bahwa tidak ada kecurangan sistem dan terjamin keamanannya. 

Selain itu, HSB juga menetapkan komisi yang rendah dengan menyesuaikan kebutuhan dan pola trading penggunanya. Tunggu apalagi? Kunjungi HSB, buka akun demo sekarang juga dan nikmati berbagai kemudahan trading yang menguntungkan dalam satu genggaman tangan. 

Banner Trading

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288