Euro (EUR) dan US dollar (USD) merupakan 2 mata uang yang paling sering diperdagangkan di dunia. Oleh karena itu kedua mata uang ini memiliki proporsi paling besar di sektor keuangan global. Pasangan EUR/USD sangat populer untuk ditradingkan. Pasangan mata uang ini memiliki likuiditas tertinggi dibandingkan pasangan lainnya.

Faktor pendukungnya adalah banyak perusahaan yang memiliki kantor di dua lokasi tersebut, yaitu satu di Amerika Serikat dan satu lagi di salah satu negara Eropa. Karena itulah pertukaran antara dua mata uang ini berlangsung dengan volume besar setiap hari.

Faktor lain yang membuat pasangan mata uang ini sangat populer untuk trading dan investasi adalah:

  • Tersedia banyak data ekonomi dan finansial yang berhubungan dengan EUR/USD.
  • Jumlah trader di pasangan mata uang ini sangat banyak.
  • Tingkat volatilitas tinggi.
  • Tingkat likuiditas yang tinggi.

Meskipun Euro adalah mata uang yang berumur lebih muda dibanding mata uang utama lainnya, namun sebagian besar negara-negara di Eropa secara cepat mulai menggunakannya semenjak diluncurkan hingga akhirnya menjadi mata uang pemimpin di Eropa. Meskipun begitu Euro juga sempat mengalami beberapa kali kejatuhan nilai, contohnya ketika krisis ekonomi tahun 2008.

Sementar itu US dollar merupakan mata uang yang sudah ada sejak tahun 1792. US dollar pun bertumbuh semakin kuat hingga sekarang dan bila dipasangkan dengan Euro merupakan pasangan terkuat dibandingkan mata uang lain.

Investor dan trader selalu memperhatikan pengumuman tingkat suku bunga yang dikeluarkan oleh Bank sentral Eropa atau European Central Bank (ECB). Tingkat suku bunga ini akan mempengaruhi keputusan investor dan trader ketika akan bertransaksi dengan pasangan EUR/USD.  ECB mengeluarkan laporan bulanan mengenai tingkat suku bunga dan ramalan ekonomi. Laporan ini oleh trader dijadikan indikator penting untuk pergerakan arah harga. Selain itu laporan ketenagakerjaan juga merupakan informasi penting yang digunakan oleh trader. 

Sementara itu, nilai US dollar dipengaruhi oleh pengumuman dari bank sentral AS, yaitu Federal Reserve atau The Fed yang merilis Federal Fund Rate delapan kali setahun. Selain itu juga ada data Nonfarm Payroll yang dirilis oleh Bureau of labor Statistics pada hari jumat pertama setiap bulan yang mempengaruhi volatilitas harga pasangan EUR/USD. 

Disclaimer

Artikel di atas hanyalah sebagai informasi dan pendidikan saja. Informasi di atas tidak bertujuan untuk dijadikan saran. Produk dengan leverage memiliki tingkat risiko yang tinggi terhadap modal yang Anda investasikan. Nilai investasi dapat turun atau naik dan Anda dapat kehilangan pembayaran margin awal Anda. Pastikan Anda telah memahami sepenuhnya semua risiko yang terlibat sebelum trading di aplikasi trading forex HSB.