Home Pengetahuan Keuangan Peluang Profit dari Trading Komoditas Online

Peluang Profit dari Trading Komoditas Online

by HSB
0 comment

Trading komoditas merupakan transaksi jual beli instrumen keuangan berupa  komoditas seperti minyak mentah, batu bara, logam mulia, dan minyak sawit. Trading komoditas tidak sulit dilakukan karena ada banyak hal yang perlu kamu pahami untuk menghasilkan profit.

Evaluasi kinerja seperti perhitungan biaya, pendapatan, serta sifat naik turunnya nilai produk komoditas adalah beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan,  untuk meraih keuntungan . Yuk, simak lebih jelasnya!

Pengertian Komoditas

Sebelum kamu melanjutkan melakukan trading komoditas, kamu perlu memahami terlebih dahulu pengertian komoditas. Apa itu komoditas? komoditas adalah bahan atau barang yang terbentuk atau dihasilkan secara alami dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup  manusia. Jenis komoditas yang paling terkenal adalah emas, minyak, dan gula.

Baca Juga: Memahami 5 Perbedaan Investasi Syariah dan Konvensional

Apa itu Trading Komoditas?

apa itu komoditas

Minyak mentah berjangka menjadi instrumen trading favorite para trader. Trading komoditas minyak bumi berada di nomor 2 setelah forex. Untuk trading komoditas tentunya harus ada pasar komoditas. Pasar komoditas adalah tempat melakukan kegiatan jual beli barang sektor ekonomi dalam bentuk fisik maupun kontrak derivatif komoditas.

Trading komoditas adalah kegiatan transaksi jual beli komoditas pada platform trading dan diproduksi dalam jumlah yang besar. Ketika memutuskan untuk berinvestasi pada suatu komoditas, trader perlu mempertimbangkan persyaratan kepemilikan  aset komoditas, seperti apakah mereka dapat membelinya dalam jumlah besar atau tidak?

Minyak mentah menjadi salah satu komoditas yang paling banyak diperdagangkan karena digunakan sebagai bahan bakar minyak dan bensin tanpa timbal dan diklasifikasikan sebagai komoditas tersendiri.

Meskipun trading komoditas dianggap lebih stabil daripada instrumen perdagangan lainnya, selalu ada risiko bahwa bencana alam, masalah politik, dan perubahan selera konsumen dapat mempengaruhi nilai komoditas tertentu.

Oleh karena itu, Sobat Trader harus selalu mempertimbangkan hubungan antara permintaan dan penawaran, serta faktor ekonomi dan politik yang dapat mempengaruhi nilai komoditas di pasar perdagangan.

Permintaan dapat meningkat karena faktor-faktor yang membatasi pasokan komoditas tertentu. Akibatnya, harga komoditas naik dengan cepat.

Sobat Trader yang membeli komoditas tertentu memiliki peluang besar untuk mendapatkan keuntungan. Demikian pula, jika ada pasokan barang yang tinggi dan permintaan yang rendah maka harga komoditas akan turun.

Baca Juga: Memahami Pengaruh Suku Bunga Terhadap Investasi

Tips Profesional Trading Komoditas

apa itu komoditas

Kali ini, bagaimana sih caranya melakukan trading komoditas secara profesional? HSB akan berbagi tips yang perlu kamu ketahui jika ingin melakukan trading komoditas secara profesional, seperti:

1. Gunakan Modal Secukupnya

Volatilitas harga komoditas seringkali menawarkan potensi profit yang cukup besar. Tapi jangan biarkan hal tersebut membuat kamu tergiur untuk melakukannya. Volatilitas yang terjadi membawa potensi risiko yang sebanding.

Oleh karena itu, jika kamu sedang belajar trading online atau memiliki profil risiko rendah sebaiknya kamu menghindari penggunaan semua modalmu dalam trading.

Faktanya, banyak trader profesional merekomendasikan untuk menempatkan modal sebesar 2% dari total aset di setiap sesi trading. Dengan cara ini, kamu dapat mengamankan margin atau dana sisa yang cukup besar.

2. Short Term Trade

Salah satu tren yang paling mudah untuk diikuti adalah tren jangka pendek hingga menengah. mengapa demikian? Karena lebih mudah untuk memantau dan memprediksi terjadinya pergerakan harga.

Jadi, jika kamu ingin mencoba strategi ini kamu dapat menggunakan analisis teknis pergerakan harga yang sedang berlangsung pada tren jangka pendek.

Baca Juga: Tips Sukses Trading Modal Kecil, Boleh Dicoba!

3. Open Posisi dengan Aman

trading komoditas adalah

Saat melakukan trading atau instrumen keuangan lainnya, averaging down pada posisi merugi meningkatkan peluang untuk mendapatkan profit ketika harga mengalami rebound atau reversal.

Akan tetapi, hal ini harus dihindari di pasar komoditas. mengapa? Volatilitas harga pasar komoditas seringkali sangat fluktuatif dan sulit diprediksi, karena harga komoditas tidak hanya dipengaruhi oleh ukuran transaksi tetapi juga dipengaruhi kondisi penawaran dan permintaan yang terjadi di industri. Jangan lupa pasang stop loss pada posisi yang kamu targetkan ya, Sobat Trader.

4. Status Komoditas

Status komoditas dan nilai intrinsiknya dapat mempengaruhi fluktuasi harga. Hal ini sangat penting. Karena, walaupun emas dan perak sama-sama logam yang memiliki nilai tinggi, tetapi emas bernilai lebih tinggi dibandingkan dengan perak.

Emas dikenal sebagai safe haven atau nilai moneternya cenderung digunakan untuk mengamankan kekayaan, karena tergantung pada situasi ekonomi kamu. Contoh lain, harga minyak di pasar komoditas seringkali tidak hanya dipengaruhi oleh jumlah permintaan transaksi yang terjadi. Namun juga dipengaruhi oleh kebutuhan industri yang bergantung pada pasokan minyak.

Oleh karena itu, untuk dapat melakukan analisis yang akurat, seorang trader tidak hanya harus mempertimbangkan proses jual beli komoditas, tetapi juga kebutuhan industri jenis minyak yang diperdagangkan.

Baca Juga: Review Komoditi Berharga Emas Atau XAU

Risiko Trading Komoditas

 

Hampir semua kegiatan transaksi keuangan memiliki risiko, salah satunya trading komoditas. Risiko trading komoditas berasal dari 2 aspek, yaitu:

1. Risiko Geopolitik

Ketersediaan komoditas terbatas pada lokasi tertentu. Salah satunya bahwa lokasi suatu negara memiliki aturan dan kebijakan yang berbeda. Sebagai seorang trader, tidak ada yang bisa kamu lakukan untuk menghindari ketidakpastian geopolitik.

Namun, setidaknya kamu bisa meminimalisir masalah tersebut dengan memilih berinvestasi pada perusahaan yang sudah berpengalaman dan memiliki skala ekonomi yang baik.

2. Risiko Spekulatif

Tidak ada jaminan bahwa kamu selalu mendapat keuntungan saat melakukan trading. Oleh karena itu, risiko spekulatif selalu ada. Karena, sektor komoditas memiliki tingkat spekulasi yang berbeda. Produk komoditas dengan volatilitas tinggi tentu saja memiliki risiko yang tinggi juga.

Oleh karena itu, penting untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi harga komoditas sebelum memulai trading.

Baca Juga: Cara Bermain Forex yang Aman dan Menguntungkan Bagi Pemula

Trading Komoditas dengan HSB Investasi

Kenapa harus memilih HSB Investasi sebagai platform trading komoditas? Produk komoditas HSB mengikuti konvensi dan memiliki karakteristik dalam pasar internasional. Harga minyak HSB transparan dan terbuka. 

Selain itu, HSB Investasi juga sudah mengantongi izin resmi dari BAPPEBTI, jadi tidak perlu khawatir melakukan trading komoditas di platform ini! Segera registrasikan akun trading komoditasmu atau download aplikasi HSB Investasi sekarang juga!***

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288