Home Pengetahuan Keuangan Trader Adalah: Pengertian, Jenis, & Tipsnya bagi Pemula

Trader Adalah: Pengertian, Jenis, & Tipsnya bagi Pemula

by HSB
0 comment

Dalam dunia investasi, kamu mungkin sudah cukup sering mendengar profesi seorang investor. Namun, apakah kamu mengetahui profesi lainnya? Trader adalah salah satu pemain penting dalam dunia investasi. Jika istilah trader masih terdengar awam di telingamu, artikel ini bisa menjadi sumber informasi yang tepat dan bermanfaat untuk menggali lebih dalam seluk beluk seputar pekerjaan seorang trader.

Apa Itu Trader?

Kegiatan finansial investasi memungkinkanmu untuk mengalokasikan sejumlah dana pada suatu instrumen investasi dalam jangka waktu tertentu dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan. Pihak-pihak yang terlibat dalam aktivitas finansial ini antara lain adalah investor, trader, dan pengelola pasar investasi atau pasar modal.

Selain investor, kamu juga perlu mengenal trader. Trader adalah istilah yang diberikan bagi pihak-pihak yang melakukan transaksi jual beli instrumen investasi, baik perseorangan ataupun sebuah perusahaan.

Tujuan utama dari aktivitas trading yang melibatkan seorang trader adalah untuk meraih keuntungan dari transaksi membeli instrumen investasi saat harganya turun, dan menjualnya kembali saat harganya sudah naik.

Baca juga: Jangan Salah! Ini Perbedaan Trading Dan Investasi

Perbedaan Investor dan Trader

Apa Bedanya Investor dan Trader?

Lantas, apa bedanya seorang investor dengan trader? Jawaban singkatnya adalah pada janga waktu transaksi jual beli yang dilakukan. Namun, tak terbatas pada aspek itu saja, setidaknya ada 4 perbedaan mendasar antara profesi seorang investor dan seorang trader.

1. Jangka Waktu Transaksi

Seorang investor membeli instrumen investasi dan menggunakan analisa fundamental yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam jangka waktu panjang, seperti 3 hingga 5 tahunan.

Serupa namun berbeda, jangka waktu target keuntungan dari kegiatan menjual dan membeli instrumen yang dituju oleh seorang trader adalah jangka pendek, seperti dalam kurun waktu mingguan, harian, bahkan hitungan menit saja.

2. Strategi dan Analisa yang Digunakan

Perbedaan kedua antara pekerjaan seorang investor dan trader adalah pada strategi dan analisis yang digunakan untuk meraih keuntungan. Analisa trading dan investasi yang digunakan harus disesuaikan dengan target keuntungan yang ingin dicapai.

Pada aktivitas investasi, seorang investor harus memiliki kemampuan menggabungkan analisis fundamental yang menekankan pada faktor geopolitik dan perekenomian suatu negara dengan analisa teknikal pergerakan harga dan analisa sentimen pasar terhadap suatu isu yang tengah terjadi.

Sedangkan pada aktivitas trading, seorang trader harus menerapkan strategi dan analisa teknikal pergerakan harga secara realtime dan kecenderungan sentimen pasar terhadap instrumen yang ingin diperjual-belikan.

3. Frekuensi Transaksi

Pada trading, transkasi membeli dan menjual instrumen dapat dilakukan dalam frekuensi waktu jangka pendek yang sering dan kapan saja dengan jumlah frekuensi besaran transaksi dari nominal kecil hingga nominal besar.

Sedangkan pada investasi, frekuensi transaksi yang terjadi tidak bisa terlalu sering karena adanya jeda panjang antara transaksi beli dan jual agar dapat meraih keuntungan yang besar.

4. Risiko Transaksi

Seorang Trader harus mempersiapkan diri pada risiko capital loss yang merupakan kondisi saat harga instrumen yang dijual lebih tinggi dari harga belinya. Dalam trading juga ada larangan mengambil profit dalam kondisi short sellilng yang terjadi dalam waktu singkat.

Sedangkan risiko yang harus dihindari seorang investor terletak pada counterparty yang merupakan keterlibatan pihak lain untuk membeli dan menjual instrumen yang tersedia.

Baca juga:8 Strategi Trading dengan Candlestick Paling Lengkap!

Tips Menjadi Trader Sukses

Tips Menjadi Trader Sukses

Tentunya semua orang ingin menjadi seorang yang sukses dalam apa yang dikerjakannya, tidak terkecuali sukses menjadi seorang trader yang dapat meraih keuntungan dan bangkit kembali pasca mengalami kerugian. Apa sajakah tips sukses dalam trading? Berikut langkah-langkah yang bisa kamu coba terapkan ya, Sobat Trader.

1. Mengenal Baik Kemampuan Diri

Mengenal baik apa yang mampu dan tidak mampu dilakukan oleh Sobat Trader adalah langkah awal yang sangat penting. Pada tahap ini, kamu harus memiliki kejujuran akan kemampuan diri dan memiliki batas toleransi terhadap kegagalan yang mampu ditanggung oleh diri sendiri.

Tahapan ini menjadi dasar manajemen risiko yang harus dipersiapkan Sobat Trader sebelum memutuskan untuk terjun ke dalam dunia trading. Jika kamu sudah mengenali kemampuan dirimu, kamu juga bisa memperhitungkan jenis investasi dan trading apa yang paling sesuai.

2. Belajar Trading

Salah satu tahapan yang harus kamu lakukan adalah mempelajari segala informasi terkait dunia trading. Kamu bisa mendalami dunia trading dari beragam sumber, seperti contoh sukses orang lain, membaca artikel terkait trading, hingga tips memilih jenis investasi yang paling rendah potensi kerugiannya.

3. Memahami Kondisi Pasar

Setelah memiliki pemahaman akan kemampuan diri dan informasi teknik trading, kamu juga harus memahami kondisi pergerakan harga di pasaran. Ini menjadi salah satu bekal penting yang dapat mengantarkanmu pada keuntungan trading.

Mulai dari tren yang tengah terjadi di pasar modal, hingga analisis pergerakan harga yang mungkin terjadi di masa depan berdasarkan pola-pola pergerakan harga. Memiliki pemahaman akan kondisi pasar bisa menghindarkanmu dari perhitungan keuntungan yang salah.

4. Belajar Kontrol Emosi

Mungkin kamu bertanya-tanya mengapa memahami cara mengontrol emosi menjadi salah satu modal menjadi seorang trader yang sukses. Proses eksekusi trading yang sangat cepat dan singkat menuntut trader untuk dapat mengambil keputusan dalam waktu yang relatif singkat.

Ada kalanya kamu akan melihat potensi keuntungan yang luar biasa besar, dan dalam situasi inilah kamu harus bisa mengontrol emosimu. Jika kamu gegabah dan terburu-buru mengambil keputusan, risiko melewatkan keuntungan terbaik dalam waktu singkat atau bahkan risiko kerugian mungkin tak mungkin kamu alami.

Baca juga: 20 Istilah Trading yang Wajib Diketahui Trader Pemula

Jenis Trader

5 Jenis Trader

Pengertian jenis trader pun bermacam-macam, sesuai dengan instrumen yang diperjual-belikan. Apa sajakah macam-macam trader yang ada di dunia investasi? berikut penjelasannya.

1. Trader Saham

Sesuai namanya, trader ini adalah pihak yang memilih instrumen saham sebagai aset transaksi trading. Cara yang dilakukan dalam trading saham pun cukup sederhana, yakni beli saham saat harganya rendah dan menjualnya kembali aset saham saat harganya sudah meningkat.

Selisih antara nilai harga beli saham dan harga jual jangka pendek dalam trading saham inilah yang menjadi tujuan keuntungan para trader saham.

2. Trader Forex (Mata Uang Asing)

Jika kamu pernah mendengar istilah trading mata uang asing atau trading foreign exchange atau yang lebih dikenal dengan forex, kamu mungkin juga akan mengenal trader forex.

Trader jenis ini menggunakan mata uang sebagai objek transaksinya, berbeda dengan jenis trading saham yang menggunakan saham emiten sebagai aset trading. Namun, cara kerja trading forex sedikit berbeda dengan transaksi penukaran uang yang biasa dilakukan di money changer, ya Sobat Trader.

Dalam jenis trading ini, trader melakukan transaksi perdagangan mata uang secara online di pasar mata uang dengan perantara trading forex untuk mendapatkan keuntungan maksimal. Kamu membutuhkan jasa seorang broker yang dapat terlibat langsung dalam transkasi trading di pasar modal karena trader tidak bisa membeli forex secara langsung dari negara asal yang menerbitkannya.

3. Trader Cryptocurrency

Cryptocurrency menjadi salah satu aset investasi yang tengah naik daun dalam kurun lima tahun terakhir. Cara kerjanya serupa dengan trading valas dimana trader memanfaatkan fluktuasi pergerakan harga mata uang di pasaran untuk menarik keuntungan maksimal.

Hanya saja dalam cyptocurrency, mata uang pasangan yang digunakan dalam bentuk pasangan crypto.

4. Trader Emas

Nah, khusus yang ini, Sobat Trader sangat sampai terkecoh dengan informasi yang banyak beredar ya. Trader Emas melakukan perdagangan emas secara online di pasar forex tanpa perlu memindahkan fisik emas dalam transaksinya.

Cara kerjanya mirip dengan trading forex yang memanfaatkan pergerakan naik dan turun harga dimana emas disimbolkan dengan XAU dan biasanya dipasangkan dengan Dolar Amerika Serikat menjadi currency pair XAU/USD.

Kamu bisa menjadi trader emas dengan menggandeng jasa broker trading terandal dan tepercaya yang sudah teregulasi BAPPEBTI dengan transparansi transaksi ya, Sobat Trader.

5. Trader Binary

Aset yang digunakan dalam perdagangan online oleh trader ini disebut sebagai Opsi Binari atau binary option. Trader Binary harus membuat prediksi atau perhitungan untuk menebak harga sebuah aset apakah akan naik atau turun dalam periode jangka waktu tertentu. Jika trader berhasil meraih target tujuan, maka keuntungan akan didapatkan. Namun, jika prediksi dan perhitungannya meleset, maka Trader Binary harus siap dengan risiko kerugian yang akan dihadapi.

Baca juga: Cara Membuat Trading Plan dan Contohnya!

Itu tadi segala informasi yang perlu kamu ketahui terkait pekerjaan menjadi seorang trader. Tidak rumit kan Sobat Trader? Kamu hanya perlu memperkaya pengetahuanmu dari berbagai sumber pembelajaran seperti artikel edukasi trading di HSB Investasi.

Gak hanya menawarkan transaksi trading yang mudah dan ramah pengguna, aplikasi super HSB juga dikenal akan informasi trading yang realtime dan transaksi cepat transparan. Jangan tunda lagi! Jadilah bagian dari jutaan trader sukses HSB dengan mendowload aplikasinya dan registrasikan akun tradingmu sekarang juga!***

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288