Economic calendar atau kalender ekonomi adalah informasi berisi tanggal dan peristiwa ekonomi yang terjadi di suatu negara dan mempengaruhi harga mata uang tersebut. Economic calendar menyediakan deskripsi singkat setiap peristiwa. Trader menggunakan peristiwa-peristiwa di economic calendar sebagai indikator trading untuk memaksimalkan potensi profit.

Ada beberapa peristiwa yang mempengaruhi trading secara signifikan. Peristiwa yang terjadi secara reguler seperti contoh pengumuman data retail AS, pengumuman suku bunga dan sebagainya selalu ditunggu trader karena sangat membantu untuk menebak arah dan sentimen trading. Sebagai contoh, peristiwa yang sering dinantikan adalah keputusan bank sentral mengenai tingkat suku bunga, neraca perdagangan, dan inflasi. Meskipun ada juga peristiwa internasional lainnya yang dapat mempengaruhi volatilitas pasar, namun pengaruh ekonomi dari peristiwa tersebut tidak terlalu signifikan sehingga sulit untuk dijadikan indikator.

Menggunakan Berita Peristiwa Sebagai Indikator Trading

Untuk mengambil kesempatan dari peristiwa-peristiwa yang terjadi, mulai dengan memilih pasangan mata uang yang terpengaruh oleh peristiwa itu. Sebagai contoh, apabila menggunakan laporan Non Farm Payroll (NFP) sebagai indikator, trader harus mencari pasangan mata uang yang memiliki USD karena laporan NFP berhubungan erat dengan pasar Amerika Serikat.

Setelah menemukan pasangan mata uang yang ingin ditrading, langkah selanjutnya yaitu menentukan arah trading yang tepat cukup beragam. Melakukan order jangan hanya berdasarkan prakiraan atau prasangka saja, tetapi juga harus mengartikan informasi dari sisi indikator teknikal dan sudut pandang lain. Cek tren, kekuatan dan arah pasar saat ini, dan evaluasi level support dan resistance yang dekat dengan waktu sebelum terjadinya suatu peristiwa penting dan sesudahnya. Jika sebuah peristiwa mengirimkan sinyal pasar positif, dapat dilihat kenaikan tajam di harga sesaat setelah rilis berita. Namun bisa juga terjadi penurunan curam apabila berita yang dirilis tidak sesuai dengan ekspektasi.

Tetapi bagi trader yang menggunakan strategi trading jangka panjang, biasanya mereka lebih memilih strategi konservatif. Yaitu menunggu untuk masuk ke posisi sesaat setelah peristiwa telah terjadi. Trader dapat memanfaatkan volatilitas yang terjadi dan membandingkan antara peristiwa aktual dengan prakiraan sebelumnya untuk menebak pergerakan pasar. Yang paling penting adalah timing yang tepat. Sementara sebaliknya, day trader memanfaatkan sepenuhnya volatilitas harga yang disebabkan oleh prakiraan pasar beberapa saat sebelum sebuah peristiwa penting terjadi.

Ketika trading suatu pasangan mata uang khususnya yang melibatkan Dollar AS atau USD, terdapat dua peristiwa penting yang memiliki pengaruh paling besar, yaitu Laporan NFP dan The Fed.

Laporan Non-Farm Payroll (NFP)

Laporan dari negara Amerika Serikat ini berisi tingkat pengangguran untuk tenaga kerja di AS (tidak termasuk petani, wiraswasta, lembaga nonprofit, agen federal, dan militer). Laporan yang dibuat oleh Bureau of Labor Statistics ini keluar pada hari jumat pertama setiap bulan. Laporan NFP memiliki data angka lapangan pekerjaan baru yang tercipta dalam jangka waktu satu bulan, tingkat pengangguran nasional, dan tingkat partisipasi tenaga kerja nasional. Tiga data statistik tersebut merupakan indikator kesehatan ekonomi AS dan memiliki pengaruh pada persepsi dan nilai mata uang Dolar AS di pasar.

Keputusan Suku Bunga The Fed

Bank sentral Amerika Serikat adalah Federal Reserve atau biasa disingkat dengan nama The Fed. Selain The Fed, ada 7 bank sentral besar dari negara lain yang wajib diperhatikan, yaitu: European Central Bank, Bank of England, Bank of Japan, Swiss National Bank, Bank of Canada, Bank of Australia, dan Reserve Bank of New Zealand. Bank-bank sentral ini akan mengumumkan keputusan suku bunga dan pengumuman ini mempengaruhi keputusan trader. Pengumuman suku bunga biasa memiliki jadwal yang pasti. Dan setiap pengumuman suku bunga dari salah satu bank besar akan memicu sentimen trading dan meningkatkan volatilitas pasar terhadap pasangan mata uang yang berpengaruh.

Cara Menggunakan Economic Calendar Di Aplikasi Trading HSB

Aplikasi HSB menyediakan economic calendar secara gratis. Tetapi ingat tidak semua economic calendar berpengaruh. Anda perlu menentukan dulu pasangan mata uang di order anda sehingga peristiwa yang dipilih berhubungan dengan pasangan mata uang tersebut.

Cara menggunakan economic calendar di aplikasi HSB cukup mudah. Di homepage cukup slide hingga ke bawah dan klik “Economic Calendar”.

economic calendar di aplikasi Hanson Forex Investing

Anda bisa membaca peristiwa penting untuk beberapa hari ke depan. Terdapat beberapa petunjuk yaitu “actual” atau harga yang dirilis, “previous” atau harga sebelumnya, “forecasted” atau harga yang diharapkan.  Angka-angka ini mempengaruhi sentimen trading dan sifat sebelum peristiwa penting terjadi.

aplikasi hanson forex investing bagian economic calendar

Disclaimer:

Informasi yang diberikan di atas hanyalah sebagai informasi dan pendidikan saja. Informasi di atas tidak bertujuan untuk dijadikan saran. Apabila Anda menggunakan informasi di atas, maka Anda bertanggung jawab penuh terhadap tindakan tersebut.