Home Berita Fundamental Forex Sebelum Pembukaan Pasar Sesi New York: AUD Diperkirakan Akan 8 Kali Turun Berturut-turut

Sebelum Pembukaan Pasar Sesi New York: AUD Diperkirakan Akan 8 Kali Turun Berturut-turut

by HSB
0 comment

Selama sesi pasar Eropa pada hari Selasa (30 Juli), P.Sterling rebound ke sekitar 1,2170 terhadap dolar AS, dan sesi intraday naik ke level terendah baru di 1,2119 selama periode 28-bulan. Alasan penurunan besar dalam jangka pendek adalah adanya prospek “hard Brexit” yang lebih jauh. Perkembangan isu ini menuju mimpi buruk yang telah membuat panik investor. Perdana Menteri Inggris B. Johnson mengatakan bahwa Inggris “akan dalam situasi apapun” dapat meninggalkan Uni Eropa pada 31 Oktober, bahkan mungkin tanpa negosiasi berkaitan perjanjian penarikan dengan Uni Eropa sebelum ini. Analis masih tidak optimis tentang prospek nilai tukar GBP/USD, karena rebound saat ini hanya karena koreksi teknikal, namun kepanikan “hard-Brexit” akan terus berlanjut. Dalam situasi ini, keputusan kebijakan dari Bank Sentral Inggris pada hari Kamis akan sangat menarik perhatian pasar. Bagaimanapun pilihan dari kebijakan Bank Sentral Inggris akan menjadi kunci utama untuk mendominasi langkah selanjutnya.

Selama sesi pasar Eropa, dolar Australia turun selama delapan kali berturut-turut terhadap dolar AS, menyentuh level rendah terbaru 0,6881 sejak 20 Juni. Imbas pelemahan dari ekonomi global terhadap dolar Australia. Baru-baru ini, mata uang komoditi bersamaan pulih kembali. Karena situasi perdagangan global masih memiliki ketidakpastian, maka tidak ada tanda kebijakan pelonggaran yang jelas. Selain itu, pasar masih menunggu keputusan suku bunga Fed, meskipun beberapa perkiraan telah dicerna. Investor juga khawatir bahwa setelah The Fed memotong suku bunga, Reserve Bank of Australia akan menindaklanjuti pada pertemuan hari Selasa (6 Agustus 2019) untuk pelonggaran lebih lanjut selama tahun ini.

Hotspot terbaru

  1. [Data PCE bulan Juni AS menyiratkan perlambatan pertumbuhan ekonomi]

– Pengeluaran konsumen AS dan kenaikan harga moderat pada bulan Juni menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi melambat dan inflasi moderat, The Fed mungkin menyambut penurunan suku bunga pertama dalam 10 tahun minggu ini;

– Tingkat pengeluaran individu bulanan di Amerika Serikat pada bulan Juni mengalami peningkatan terendah dalam empat bulan, tetapi pendapatan dan tabungan individu meningkat. Departemen Perdagangan AS mengatakan bahwa pertumbuhan dalam layanan dan belanja komoditi lainnya mengimbangi penurunan pembelian mobil;

Pertumbuhan pengeluaran konsumen pada bulan Juni terutama didukung oleh pertumbuhan pendapatan pribadi, dan pertumbuhan serupa dalam pendapatan pribadi pada bulan Mei. Selain itu, peningkatan offset belanja konsumen sedikit banyak berdampak pada ekspor, pertumbuhan inventaris, dan investasi perusahaan yang lemah terhadap PDB.

– [Perdana Menteri Inggris Johnson menyarankan agar Inggris tidak boleh bernegosiasi dengan UE sebelum 31 Oktober]

 

  1. [PM Inggris Borish Johnson mengisyaratkan tidak mungkin ada negosiasi dengan UE sebelum 31 Oktober]

– Perdana Menteri Inggris Borish Johnson mengisyaratkan kepada PM Irlandia Leo Varadkar bahwa Inggris dan Uni Eropa mungkin tidak ada negosiasi lebih lanjut sampai batas waktu Brexit di tanggal 31 Oktober. Borish Johnson menjelaskan strategi Brexit di Wales yang dimana strateginya telah membuat pasar panik. Kekhawatiran tentang prospek tanpa kesepakatan untuk meninggalkan Uni Eropa telah menyebabkan pound jatuh;

– Johnson mengatakan kepada Varadkar bahwa Inggris akan berpisah dari UE pada 31 Oktober, bahkan mengisyaratkan mungkin tidak ada negosiasi dengan UE mengenai Brexit.

– Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Kantor Perdana Menteri, Johnson mengatakan kepada Varadkar di telepon pada Selasa pagi bahwa Inggris “jelas cenderung meninggalkan Uni Eropa dengan perjanjian, tetapi harus menghilangkan rencana cadangan”. Rencana cadangan ini merupakan bagian dari Brexit antara UE dan mantan PM Teresa May untuk memastikan bahwa perbatasan Inggris dan Irlandia masih bebas untuk dilewati.

– Menurut pernyataan itu, Johnson mengatakan dalam sebuah konferensi bahwa pemerintah Inggris “tidak akan pernah melakukan inspeksi fisik atau membangun infrastruktur fisik di perbatasan antara Inggris dan Irlandia.

 

  1. [Jerman menghapus hambatan terhadap peraturan bank sentral Eropa]

Mahkamah Konstitusi Jerman pada Selasa (30 Juli) menolak untuk mempertanyakan kekuatan Bank Sentral Eropa untuk mengatur bank-bank besar di zona euro, menolak keberatan dalam negeri Jerman terbaru terhadap kekuatan perbankan eropa.

Pengadilan menyatakan bahwa mekanisme pengaturan tunggal Bank Sentral Eropa dan mekanisme penyelesaian tunggal independen UE sejalan dengan hukum Jerman dan bukan merupakan tantangan bagi kekuatan UE;

Gugatan itu diajukan oleh akademisi termasuk profesor hukum Markus Kerber. Sebelumnya, tantangan mereka yang lain terhadap kekuatan ECB, termasuk pembelian obligasi pemerintah, berakhir dengan kegagalan.

  1. [Gubernur Bank Jepang Haruhiko Kuroda: Suku bunga negatif tidak diragukan lagi akan menjadi salah satu pilihan kami]

Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda: Instrumen pelonggaran meliputi penurunan suku bunga jangka pendek maupun jangka panjang, peningkatan pembelian aset, percepatan pertumbuhan mata uang dasar, dan kombinasi dari instrumen-instrumen di atas. Bank of Japan tidak sependapat dengan pandangan sala satu anggota Bank of Japan, Kataoka, tentang suku bunga negatif dan tahu bahwa ada berbagai diskusi tentang suku bunga negatif. Kuroda berpendapat bahwa Bank of Japan tidak perlu menyesuaikan pedoman berwawasan ke depan. Waktu pemulihan ekonomi global mungkin tertunda. Bank sentral Jepang saat ini berkomitmen untuk mempertahankan suku bunga serendah-rendahnya untuk jangka panjang. Ini merupakan periode waktu yang panjang dan tanpa pertimbangan kebijakan super-longgar ini akan membawa kerugian. Jika tindakan tambahan diambil, efek samping berikutnya akan dipertimbangkan dan itu normal saja bila kurva yield menjadi curam.

 

  1. [Korea mengirim pasukan angkatan laut untuk mempertahankan transportasi minyak di Selat Hormuz]

– Menurut Koran Bisnis Maekyung Korea Selatan, Korea Selatan sedang bersiap untuk mengirim pasukan angkatan laut diiringi kapal perusak ke Selat Hormuz pada minggu ini untuk membantu melindungi transportasi kapal tanker gratis yang melalui Selat Hormuz; Seorang pejabat senior pemerintah Korea Selatan mengatakan bahwa negara itu memutuskan untuk mengerahkan pasukan anti-pembajakan Qinghai ke Teluk Aden, yang saat ini ditutup di Somalia dengan tujuan Selat Hormuz untuk bergabung dengan pasukan angkatan laut dengan helikopter;

– Selat Hormuz adalah persimpangan minyak paling penting di dunia, dengan aliran minyak rata-rata 21 juta barel per hari, setara dengan 21% dari konsumsi minyak global, menurut perkiraan EIA, minyak mentah melewati Selat Hormuz tahun lalu. 76% kondensat dan aliran kondensat ke pasar Asia, dengan Cina, India, Jepang, Korea Selatan, dan Singapura menjadi tujuan paling populer;

– Beberapa peristiwa penting dalam beberapa minggu terakhir telah memicu ketegangan antara Iran dan negara Barat di Timur Tengah. Peristiwa terbaru adalah Iran menyita kapal tanker berbendera Inggris awal bulan; Korea Selatan sedang mencari cara untuk melindungi kapalnya di Selat Hormuz.

 

  1. [Harga minyak Venezuela yang diimpor oleh India mendekati level tertinggi dua tahun]

– Menurut data dari beberapa industri seperti industri perkapalan, impor minyak mentah India dari Venezuela mencapai dua kalilipat pada bulan Juni, bahkan 50% lebih tinggi dari bulan sebelumnya; jumlah impor minyak mentah india melonjak menjadi 47,52 barel per hari pada bulan Juni, dengan Alasan karena terjadinya keterlambatan pengiriman di bulan-bulan sebelumnya;

– Setelah Amerika Serikat mencabut semua sanksi bagi pelanggan minyak Iran. Negara India yang telah berhenti membeli minyak Iran pada bulan Mei terus membeli minyak Venezuela. Data laporan mengatakan Reliance Industries dan Nayara Perusahaan energi terus membeli minyak Venezuela, dan kedua negara itu mencapai kesepakatan sebelum pembelian minyak mentah oleh perusahaan minyak nasional Venezuela, PDVSA;

– Mantan raksasa minyak Rusia Rosneft mengakuisisi saham mayoritas di kilang India dan mengirim minyak ke Rusia dengan imbalan pembayaran utang; karena impor minyak Venezuela oleh perusahaan dan pengiriman tertunda pada bulan-bulan sebelumnya, impor minyak mentah India dari Venezuela pada Juni 2019 melonjak 54% dari Juni 2018;

– Impor minyak mentah India dari venezuela pada semester pertama tahun ini meningkat 11% menjadi sekitar 357.000 barel per hari. Meskipun terjadi keruntuhan ekonomi dan kebuntuan politik, ekspor minyak mentah bulan Juni dan minyak sulingan Venezuela meningkat 26% daripada bulan Mei, Alasan utama adalah meningkatnya ekspor untuk pinjaman dengan beberapa negara Asia.

 

★ Ulasan pasar modal sesi Eropa

 Selama sesi pasar Eropa, indeks dolar AS diperdagangkan di atas 98, mencapai tertinggi dua bulan di 98,2079 dalam perdagangan intraday dan posisi menguntungkan posisi buy dolar menunjukkan tren pembalikan. Pengeluaran konsumsi AS dan kenaikan harga perlahan pada bulan Juni menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi melambat dan inflasi lemah, The Fed dapat mensinyalir penurunan suku bunga pertama dalam 10 tahun pada minggu ini. Keuntungan harian dari isyu Brexit memicu kepanikan pasar dan nilai pound jatuh. Pada 1 Agustus pukul 3 pagi keputusan suku bunga Fed akan dirilis, pasar saat ini telah mencerna ekspektasi The Fed memotong 25 basis poin. Sedangkan ekspektasi sebelumnya sebesar 50 basis poin telah mereda, investor memperhatikan tren kebijakan moneter masa depan. Kemungkinan penurunan suku bunga ini adalah awal dari putaran pertama sambil menunggu rilis data Fed.

Selama sesi pasar Eropa, mata uang euro naik terhadap dolar ke level tertinggi dalam tiga hari, sedangkan indeks sentimen ekonomi zona euro bulan juli sedikit lebih baik dari yang diharapkan, Tetapi indeks sektor industri kurang dari yang diharapkan dari nilai sebelumnya. Pada bulan Juli, data ekonomi Jerman melemah secara keseluruhan dari pada bulan Juni, Data CPI Jerman pada bulan Juli lebih baik dari yang diharapkan, Satu-satunya kinerja yang lebih rendah adalah data rekonsiliasi Uni Eropa turun sedikit lebih dari yang diharapkan. Secara keseluruhan, tekanan inflasi di Jerman tetap stabil di bulan Juli. Euro sebagian terseret oleh penurunan pound sebelumnya dan pasar sedang menunggu sinyal keputusan suku bunga Fed.

Selama sesi pasar Eropa, harga pound rebound ke sekitar 1,2170 terhadap dolar dan sesi intraday berada di level terendah baru 1,2119 selama periode 28-bulan. Alasan angka penurunan jangka pendek ini adalah berkaitan dengan “hard Brexit”, Inggris seakan-akan bergerak menuju mimpi buruk. Investor merasa sangat panik. Perdana Menteri Inggris Johnson mengatakan bahwa Inggris “akan dalam hal apa pun” akan meninggalkan Uni Eropa pada 31 Oktober, bahkan menunjukkan bahwa mungkin tidak ada negosiasi mengenai perjanjian penarikan dengan Uni Eropa sebelum ini. Analis masih belum optimis tentang prospek nilai tukar mata uang ini, karena rebound saat ini hanya karena koreksi teknis. Dalam situasi saat ini, keputusan kebijakan Bank Sentral Inggris pada hari Kamis akan sangat menarik perhatian. Dalam menghadapi risiko Brexit dan depresiasi pound Inggris, bagaimana bank sentral memilih kebijakan berikutnya akan menjadi poin kunci untuk mendominasi langkah selanjutnya.

Selama sesi pasar Eropa, USD / JPY telah jatuh kembali ke 108,55 dari level tertinggi tiga minggu baru-baru ini. level 109 berada di bawah tekanan. Investor masih kecewa dengan kebijakan pelonggaran kebijakan Bank Jepang. Di sisi lain, keengganan pasar karena Hard-Brexit dan  ketidakpastian iklim perdagangan global juga mempengaruhi permintaan kepada mata uang safe-haven yang membatasi penguatan lebih lanjut dari indeks dolar AS. Saat ini fokus pasar sedang menantikan keputusan suku bunga Fed. Meskipun penurunan suku bunga 25 basis poin merupakan kesimpulan yang sudah pasti, semua pihak masih ingin melihat Fed memberikan petunjuk untuk antisipasi berikutnya.

Selama sesi pasar Eropa, dolar Australia turun selama delapan kali berturut-turut terhadap dolar AS, level terendah terbaru sejak 20 Juni menjadi 0,6881. Ekonomi global yang lemah turut menjatuhkan dolar Australia. Baru-baru ini, mata uang komoditi bersamaan pulih kembali. Karena situasi perdagangan global masih dalam ketidakpastian dan tidak ada tanda pelonggaran yang jelas. Selain itu, pasar masih menunggu keputusan suku bunga Fed, meskipun beberapa harapan telah dicerna. Investor juga khawatir bahwa setelah The Fed memotong suku bunga, Reserve Bank of Australia dapat menindaklanjuti pertemuan Selasa (6 Agustus) terhadap pelonggaran lebih lanjut selama tahun ini.

Selama sesi pasar Eropa, minyak AS naik setelah rebound ke US $ 57,15 / barel, mencapai harga tertinggi empat kali, situasi AS-Irak tidak menunjukkan tanda-tanda pelonggaran, namun harga minyak masih di bawah tekanan dari sentimen negatif terhadap permintaan. Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan bahwa Amerika Serikat tidak ingin bernegosiasi sama sekali, mereka tidak berniat untuk melakukan dialog. Pada saat yang sama, Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran dan Kementerian Pertahanan Rusia menandatangani sebuah memorandum tentang perluasan kerja sama militer. Kedua belah pihak akan mengadakan latihan militer bersama di tempat-tempat seperti Selat Hormuz.  Jika The Fed memotong suku bunga dan persediaan minyak mentah turun, harga minyak dapat berfluktuasi tajam.

Selama sesi pasar Eropa, emas spot mencapai level tinggi terbaru dalam tiga hari menjadi $ 1431,06  oz. Indeks dolar AS turun kembali setelah level tertinggi dua bulan. Harga emas terus menunjukkan penguatan sebelum Federal Reserve mengumumkan keputusan suku bunga. Selain itu, meskipun kinerja dolar AS menguat, itu lebih disebabkan oleh kelemahan pound dan mata uang komoditas, daripada faktor fundamental ekonomi AS. Oleh karena itu, hasil obligasi Treasury AS masih jatuh di bawah ekspektasi dari penurunan suku bunga, yang turut mendorong harga emas. Pasar telah mencerna ekspektasi pemangkasan suku bunga 25 basis poin Fed. Penurunan perkiraan sebelumnya yaitu 50 basis poin telah mereda, dan investor terus mengamati petunjuk dari kebijakan moneter masa depan. Kemungkinan penurunan suku bunga kali ini adalah putaran pertama, sambil menunggu rilis data Fed, Investor masih melihat kenaikan harga emas dan posisi Gold-ETF disinyalir kenaikan berikutnya.

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288