Home Forex 5 Cara Simple Membaca Candlestick Bullish Harami

5 Cara Simple Membaca Candlestick Bullish Harami

by Imelia Santoso
0 comment

Mungkin Sobat Trader sudah cukup familiar dengan beberapa Pola Candlestick berdasarkan tren yang membentuknya. Seperti Pola Bearish Harami, Candlestick Bullish Harami, Bearish Evening Star, atau pun BullishThree White Soldiers.

Akan tetapi pada artikel kali ini, Sobat Trader akan dibekali informasi terkait cara trading forex, saham, index, atau komoditas dengan memanfaatkan Pola dua candle, Bullish Harami. Simak penjelasannya di bawah ini, ya!

1. Identifikasi Pola

Untuk dapat memanfaatkannya meraih peluang profit, tentu kamu harus mampu mengenali kemunculan Pola Candlestick Bullish Harami terlebih dahulu. Setidaknya ada tiga syarat dasar yang harus dipenuhi sebuah formasi candle untuk dapat disebut sebagai Bullish Harami Candlestick.

Pertama, kamu harus mencari arah tren pergerakan harga Bearish yang jelas dalam grafik. Pola Bullish Harami biasanya muncul di akhir tren Bearish (downtrend) dan menunjukkan adanya potensi pembalikan arah.

Kedua, cari dua candle yang memenuhi kriteria Pola Harami. Candle pertama harus lebih besar ukurannya dibandingkan candle kedua. Selain itu, posisi candle kedua harus berada di dalam range candle pertama.

Ketiga, perhatikan posisi dari candle kedua dan bandingkan dengan candle pertama. Candle kedua harus ditutup lebih tinggi dari pembukaan candle pertama, ini menunjukkan melemahnya tekanan Bearish dan munculnya tekanan Bullish.

Itu adalah tiga langkah dasar dalam mengidentifikasi Pola Candlestick Bullish Harami pada grafik harga. Ingatlah untuk selalu menunggu konfirmasi dari candle berikutnya sebelum Sobat Trader mengambil keputusan aksi trading, dan selalu menggabungkan dengan analisis teknikal serta fundamental lainnya untuk meningkatkan kemungkinan keberhasilan dalam trading.

cara membaca pola candlestick bullish harami dalam grafik pergerakan harga

2. Tunggu Konfirmasi

Pola ini tidak selalu menunjukkan pembalikan arah yang pasti. Jadi setelah Sobat Trader yakin bahawa formasi Pola Bullish Harami sudah selesai terbentuk, tunggulah konfirmasi dari candle berikutnya.

Jika candle berikutnya ditutup lebih tinggi dari candle kedua dalam Pola Harami, ini menjadi sinyal kuat bahwa tren Bearish berpotensi berbalik menjadi Bullish. Untuk mengkonfirmasi pembentukan Pola Bullish Harami, ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan, diantaranya:

Konfirmasi dengan Candle Berikutnya

Setelah Pola Harami teridentifikasi, tunggu candle berikutnya muncul untuk melihat apakah benar terdapat konfirmasi. Jika candle berikutnya ditutup lebih tinggi dari candle kedua dari Pola Harami, ini mengkonfirmasi bahwa tren Bearish berpotensi berbalik menjadi Bullish.

Konfirmasi dengan Indikator Teknikal

Beberapa indikator teknikal seperti Moving Average, Relative Strength Index (RSI), dan Stochastic dapat Sobat Trader gunakan untuk mengkonfirmasi pembentukan Pola Harami. Indikator-indikator ini dapat menunjukkan perubahan momentum dan kondisi overbought atau oversold yang dapat mengindikasikan pembalikan arah.

Konfirmasi dengan Support & Resistance

Pola Candlestick Bullish Harami dapat digabungkan dengan analisis Level Support dan Resistance. Jika Pola Harami terjadi di dekat Level Support yang signifikan, ini mengkonfirmasi potensi pembalikan arah.

Ingat, konfirmasi tidak bersifat pasti! Kamu perlu mengambil posisi dengan risk management yang baik dan mengkombinasikannya dengan analisis fundamental serta indikator lain.

3. Buat Rencana Trading

Buat rencana trading yang mencakup Level Stop Loss dan Target Profit. Level Stop Loss dapat ditentukan di bawah level terendah dari candle kedua dalam Pola Harami, sedangkan Target Profit dapat ditentukan dengan menggunakan analisis teknikal lainnya.

Sobat Trader bisa membuat rencana trading Pola Bullish Harami dengan beberapa langkah, seperti:

  • Identifikasi Level Entry: Setelah konfirmasi Pola Harami terjadi, tentukan level entry dengan melihat level tertinggi dari candle kedua dari Pola Harami. Kamu dapat memasukkan order beli atau menunggu harga untuk menyentuh level ini sebelum memasukkan order.
  • Tentukan Level Stop Loss: Level Stop Loss dapat ditentukan di bawah level terendah dari candle kedua dalam Pola Candlestick Bullish Harami. Ini akan membatasi kerugian jika tren Bearish berlanjut.
  • Tentukan Target Profit: Target Profit dapat ditentukan dengan menggunakan analisis teknikal lainnya, seperti Level Resistance yang signifikan atau dengan menggunakan rasio risk/reward yang baik.
  • Monitor Posisi: Selalu monitor posisi trading-mu dan segera tutup posisi jika Level Stop Loss atau Target Profit telah tercapai.
  •         Risk Management: Ingatlah untuk selalu mengatur risiko sesuai kemampuanmu dengan menentukan ukuran posisi yang tepat dan melakukan diversifikasi portofolio.

Ingatlah bahwa rencana trading selalu perlu disesuaikan dengan kondisi pasar yang berbeda-beda dan kamu perlu mengevaluasi hasil dari rencana trading untuk mengejar perbaikan dalam kinerja trading-mu ke depannya.

formasi pola bullish harami candlestick

 4.     Eksekusi Order

Setelah rencana trading disiapkan, eksekusi order beli pada saat konfirmasi Pola Candlestick Bullish Harami bisa terjadi. Eksekusi order dalam pola ini dapat dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya:

  • Buy Limit order

Setelah konfirmasi Pola Harami terjadi, kamu dapat memasukkan order beli dengan buy limit pada level tertinggi dari candle kedua. Ini akan memungkinkanmu untuk membeli pada harga yang lebih baik jika pad akhirnya harga menyentuh level tersebut.

  • Buy Stop Order

Kamu juga dapat memasukkan order beli dengan buy stop pada level tertinggi dari candle kedua dalam Pola Bullish Harami. Kondisi ini bisa mendukungmu untuk membeli pada saat harga menyentuh level yang telah ditetapkan.

  • Buy On Breakout

Sobat Trader dapat menunggu harga untuk menembus level tertinggi dari candle kedua dan memasukkan order beli pada saat breakout terjadi. Breakout adalah suatu kondisi di mana harga bergerak menembus Level Support Atau Resistance yang signifikan.

Breakout menunjukkan perubahan arah tren yang potensial, seperti uptrend atau downtrend dan dapat digunakan sebagai sinyal untuk memasuki posisi trading atau untuk mengambil keuntungan dari pergerakan harga yang kuat.

Akan tetapi perlu diingat, bahwa breakout dapat menunjukkan false signal sehingga harus digabungkan dengan indikator teknikal atau analisis fundamental lainnya

  • Buy On Pullback

Eksekusi order terakhir yang bisa Sobat Trader lakukan dalam Pola Candlestick Bullish Harami adalah dengan menunggu harga untuk pullback ke level tertinggi dari candle kedua dan memasukkan order beli saat pullback terjadi.

Ingatlah bahwa eksekusi order dapat berbeda-beda tergantung pada strategi dan gaya trading masing-masing trader, dan selalu perlu untuk melakukan riset dan analisis pasar sebelum melakukan eksekusi order.

grafik pergerakan harga HSB Investasi

5. Monitor Posisi

Selalu monitor posisi trading-mu ya, Sobat Trader. Jika Target Profit atau Level Stop Loss-mu telah tercapai, sebaiknya kamu segera menutup posisi dan disiplin mengikuti rencana trading yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Untuk memonitor posisi trading dalam Pola Bullish Harami, ada beberapa cara yang bisa Sobat Trader lakukan, diantaranya:

  • Pemantauan Level Stop Loss: Selalu pastikan untuk memantau Level Stop Loss yang telah ditentukan dan tutup posisi jika level tersebut tercapai. Ini akan membatasi kerugian jika tren Bearish berlanjut.
  • Pemantauan Target Profit: Selalu pastikan untuk memantau Target Profit yang telah ditentukan dan tutup posisi jika target sudah tercapai. Ini akan membantumu mengambil keuntungan dari pergerakan harga yang positif.
  • Analisis Pasar: Selalu pastikan untuk melakukan analisis pasar secara teratur dan mengambil tindakan yang diperlukan jika situasi pasar berubah.
  • Pemantauan Indikator Teknikal: Sobat Trader bisa menggunakan indikator teknikal seperti Moving Average, Relative Strength Index (RSI), dan Stochastic untuk memantau pergerakan harga dan mengambil tindakan yang diperlukan jika ada perubahan dalam momentum atau kondisi overbought atau oversold.
  • Risk Management: Mengatur tingkat risiko sesuai toleransi kemampuanmu adalah sebuah kewajiban dalam dunia trading. Selalu ingat untuk menentukan ukuran posisi yang sesuai dengan ukuran akun trading-mu dan lakukanlah diversifikasi portofolio untuk menyelamatkan aset-asetmu dari potensi kerugian.

Cara paling simple untuk memonitor posisi trading-mu adalah dengan memanfaatkan fitur grafik pergerakan harga secara real-time didukungan beragam fitur indikator teknikal yang dapat membantumu menganalisa potensi profit trading. Seperti platform dan aplikasi HSB Investasi yang bisa kamu akses via website HSB atau dengan men-download-nya. Cukup daftarkan akun trading-mu dan mulai petualangan trading seru dengan Pola Bullish Harami Candlestick di HSB Investasi.***

DISCLAIMER

Artikel ini ditujukan sebatas sebagai sumber informasi dan edukasi serta tidak ditujukan sebagai sumber utama pemberian saran. Perlu dipahami bahwa aktivitas finansial investasi dan trading memiliki tingkat risiko yang perlu dikelola dengan baik. Pastikan Sobat Trader telah memahami potensi risiko yang mungkin muncul agar dapat meminimalisir kerugian di masa yang akan datang.

Banner Trading

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288