Alibaba Lengser, Raksasa Ecommerce Baru Muncul Jual Barang Murah

Ekspansi global Alibaba

Dilansir dari CNBC Indonesia, Alibaba kini bukan lagi ecommerce terbesar di China. PDD Holdings, perusahaan induk Pinduoduo dan Temu, sekarang merajai industri ecommerce di negara dengan ekonomi terbesar dunia tersebut.

Kinerja luar biasa PDD Holdings sepanjang tiga bulan pertama 2024 membuat harga sahamnya melesat 7,5 persen dan mengangkat kapitalisasi perusahaan melampaui Alibaba. Dalam setahun terakhir, harga saham PDD telah naik 109 persen.

Kapitalisasi pasar PDD kini mencapai US$ 208 miliar dibandingkan dengan Alibaba yang senilai US$ 196 miliar. Perusahaan ecommerce dengan kapitalisasi pasar ketiga adalah JD.com yaitu senilai US$ 48 miliar.

“Kami memperkirakan laba Temu akan tumbuh makin cepat setelah model konsinyasi sebagian berlaku, yang mengharuskan pedagang menanggung biaya logistik,” ungkap riset yang dirilis oleh Morningstar seperti dikutip oleh CNBC International, Rabu (29/5/2024).

Alibaba kini bukan lagi ecommerce terbesar di China. PDD Holdings, perusahaan induk Pinduoduo dan Temu, sekarang merajai industri ecommerce di negara dengan ekonomi terbesar dunia tersebut.

Kinerja luar biasa PDD Holdings sepanjang tiga bulan pertama 2024 membuat harga sahamnya melesat 7,5 persen dan mengangkat kapitalisasi perusahaan melampaui Alibaba. Dalam setahun terakhir, harga saham PDD telah naik 109 persen.

Kapitalisasi pasar PDD kini mencapai US$ 208 miliar dibandingkan dengan suksesnya Alibaba yang senilai US$ 196 miliar. Perusahaan ecommerce dengan kapitalisasi pasar ketiga adalah JD.com yaitu senilai US$ 48 miliar.

“Kami memperkirakan laba Temu akan tumbuh makin cepat setelah model konsinyasi sebagian berlaku, yang mengharuskan pedagang menanggung biaya logistik,” ungkap riset yang dirilis oleh Morningstar seperti dikutip oleh CNBC International, Rabu (29/5/2024).

Bagikan Artikel