ASPEBTINDO memasukkan perdagangan komoditi berjangka sebagai mata kuliah di dua perguruan tinggi: Universitas Surya di Tangerang dan STIE Tridharma di Bandung. Bahkan di Universitas Surya, mata kuliah perdagangan komoditi berjangka menjadi mata kuliah wajib sebanyak 3 SKS.

Selain kedua universitas di atas, ASPEBTINDO juga sedang menjajaki universitas lain yaitu Universitas Kristen Indonesia, seperti yang disampaikan oleh Ketua Umum ASPEBTINDO, Fridericus Wishnubruto pada hari rabu tanggal 12 Februari 2020 saat rapat umum anggota tahunan ASPEBTINDO.

Selain memajukan perdagangan komoditi berjangka di bidang pendidikan, ASPEBTINDO juga memajukan pelatihan dengan terus melakukan penyusunan standar kompetensi bagi wakil pialang berjangka. 

ASPEBTINDO bekerja sama dengan BAPPEBTI menyusun kurikulum pedoman materi dan angka kredit untuk Program Pelatihan Peningkatan Profesi Wakil Pialang Berjangka (P4WPB). Jumlah wakil pialang berjangka yang mengikuti kegiatan P4WPB sendiri pada tahun lalu sebanyak 98 orang. Selain itu, ASPEBTINDO melakukan sinkronisasi peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan kegiatan maupun profesi perdagangan berjangka komoditi melalui partisipasi aktif dalam pembahasan rancangan peraturan kepala BAPPEBTI dan peraturan lainnya.

Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi (ASPEBTINDO) yang merayakan hari jadi yang ke-5 pada 12 Februari kemarin, terus berupaya memajukan perdagangan komoditi berjangka di Indonesia. Jumlah anggota ASPEBTINDO per Januari 2020 mencapai 1.549 anggota. Kini wakil pialang berjangka dapat melakukan registrasi online untuk pelatihan yang diselenggarakan oleh ASPEBTINDO melalui website http://www.aspebtindo.org/