Home Berita Fundamental Forex Komite The Fed Meledakkan Pasar dan Menaikkan Suhu Penurunan Suku Bunga 50 bps!

Komite The Fed Meledakkan Pasar dan Menaikkan Suhu Penurunan Suku Bunga 50 bps!

by HSB
0 comment

Pada Hari Jumat dini hari tanggal 19 Juli 2019, dua pejabat Fed menekankan alasan tindakan cepat untuk mendukung ekonomi AS, Pasar bertaruh ulang bahwa bank sentral dapat memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin bulan ini.

Meskipun tidak ada tanda-tanda resesi ekonomi yang jelas, beberapa pembuat kebijakan terus mengeluarkan sinyal bahwa masalah perdagangan internasional merusak kepercayaan perusahaan AS. Perlambatan manufaktur global dan inflasi domestik di bawah target 2% dapat menjadi alasan yang tepat untuk tindakan cepat saat ini.

Komite Fed dan Presiden Fed New York Williams mengatakan ketika suku bunga dan inflasi berada pada level rendah, pembuat kebijakan tidak bisa hanya menunggu masalah muncul tanpa bertindak.

Dia juga mendesak untuk mengambil tindakan cepat dalam menghadapi bencana resesi, Terutama kebijakan target suku bunga saat ini antara 2,25-2,50%. Ketika Fed menawarkan banyak insentif saat pertanda kesulitan ekonomi muncul akan menjadi efek ganda.

Clarida, wakil ketua Dewan Direksi Federal Reserve, mengatakan bahwa para pembuat kebijakan mungkin perlu mengambil tindakan sedini mungkin merangsang ekonomi AS untuk mencegah meningkatnya risiko. Tanpa perlu menunggu sampai situasinya menjadi sangat buruk baru kemudian melakukan serangkaian pemotongan tajam.

Pasar merespons dengan cepat pidato dua pejabat senior Fed yang menempati urutan kedua setelah Powell. Sekarang pedagang percaya bahwa kemungkinan  memangkas suku bunga sebesar 0,5 poin dan persentase di bulan Juli akan menjadi 43%, dua kali lipat dari ekspektasi pada hari sebelumnya. Pada hari Jumat, tiga indeks saham utama AS naik dan imbal hasil obligasi jangka pendek mengalami penurunan.

Dalam beberapa minggu terakhir, pembuat kebijakan Fed telah menemukan  kekhawatiran yang dapat mengakhiri rekor ekspansi ekonomi AS dalam jangka panjang. Williams sangat khawatir tentang inflasi, indeks harga pertumbuhan yang paling diperhatikan oleh Fed saat ini adalah 1,6% YOY.

Williams mengatakan bahwa orang mungkin mulai mengharapkan inflasi untuk mempertahankan keadaan saat ini yang menjadi umpan balik untuk menekan inflasi dalam jangka panjang. Turunnya tingkat inflasi rata-rata akan menyusutkan tingkat pemotongan suku bunga selama penurunan ekonomi, sehingga menyulitkan para pembuat kebijakan untuk mencapai tujuan.

Williams mengatakan bahwa dalam menghadapi kondisi ekonomi yang tidak menguntungkan, mengambil tindakan cepat untuk penurunan suku bunga dan mempertahankannya dengan nilai yang lebih rendah untuk jangka panjang, berguna untuk daya tahan terhadap bencana ekonomi lebih lanjut dari inflasi rendah.

Argumen ini sangat berbeda dari pandangan The Fed beberapa bulan yang lalu. The Fed menaikkan suku bunga tahun lalu dengan perkiraan inflasi akan naik sesuai target. Awal tahun ini, para pejabat Fed malah berjanji untuk bersabar sebelum mengambil tindakan. Mereka terus mengamati perang dagang dan risiko perlambatan ekonomi global akankah berdampak serius pada pertumbuhan ekonomi AS.

Dalam beberapa minggu terakhir, pembuat kebijakan khawatir bahwa masalah perang dagang akan menggiring perusahaan menunda investasi dan pengeluaran. Mereka juga khawatir jika The Fed tidak bertindak cepat, perlambatan ekspektasi inflasi dapat membawa suku bunga kembali ke nol.

Bahkan para pembuat kebijakan yang dianggap paling tidak mungkin mendukung penurunan suku bunga tampaknya berbalik arah. Sebagai contoh, Ketua Federal Reserve Kota Kansas, George pada hari Rabu mengatakan ia mungkin bersedia mendukung penurunan suku bunga, hanya jika risiko ekonomi yang sedang terjadi menjadi kenyataan.

Notice market! Pada waku New York semalam, Indeks dolar AS melemah, turun sekitar 0,51%, penurunan terbesar dalam hampir sebulan. Dikarenakan Fed New York menjelaskan bahwa pidato Williams tidak terkait dengan tindakan kebijakan potensial pada pertemuan Juli mendatang. Indeks dolar AS sedikit rebound di awal perdagangan di bursa Asia pada hari Jumat, tetapi diperkirakan akan ada sedikit koreksi untuk rebound dengan faktor penurunan 50 basis poin.

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288