RINGKASAN 06 Februari 2020

  • Dollar Perkasa Ditopang Kejutan Positif Data Ekonomi
  • Emas Bergerak RollerCoaster Mencermati Perkembangan VirusCorona
  • Minyak Melambung Paska Rapat Darurat OPEC

Dollar Perkasa Seiring Optimisme Laju Ekonomi AS

Dollar kembali menguat kemarin berkat solidnya data ISM sektor jasa dan ADP yang menunjukkan bahwa ekonomi AS masih kuat. Data semalam menunjukkan ISM non-manufacturing AS naik menjadi 55,5 di Januari, di atas ekspektasi kenaikan 55.0 Data lainnya, ADP non-farm payroll tumbuh 291 ribu di Januari, lebih tinggi dari pertumbuhan bulan sebelumnya di 199 ribu.

Selain itu Presiden AS, Donald Trump juga dinyatakan bebas dari tuduhan penyalahgunaan kekuasaan secara berlebihan keputusan Senat AS, kestabilan politik di AS serta meredanya kecemasan virus Corona berhasil memacu optimisme baru terhadap perekonomian AS sehingga Dollar AS kembali diuntungkan. Alhasil nilai tukar EURUSD anjlok dibawah 1.1000 untuk kali pertama dalam 4 bulan terakhir, Sementara GBPUSD juga anjlok meski terdapat laporan manufaktur PMI Inggris yang positif, secara keseluruhan GBPUSD masih berpeluang bergerak sideways dalam range trading 1.2900 s.d 1.3300.

Fokus selanjutnya akan tertuju pada pidato presiden ECB, di hadapan parlemen Eropa yang akan membahas tentang perekonomian Zona Euro dan kebijakan-kebijakan ECB terbaru. Bila pidato tersebut bernada dovish, berpeluang melemahkan mata uang EURUSD incar target support 1.0925.

Emas Bergerak RollerCoaster Mencermati Perkembangan Virus Corona

Emas sempat jatuh ke titik nadir dua minggu kemarin di level $1547.52 per troy ons, namun kembali rebound ke atas $1558 karena pelaku pasar terus mencermati perkembangan virus corona setelah WHO menepis berita media masa mengenai terobosan vaksin, yang sempat membuat pasar optimis. Awalnya harga Emas sempat jatuh ketika harian lokal Changjian melaporkan bahwa tim riset dari Universitas Zhejian, yang dikepalai profesor Li Lanjuan menemukan bahwa obat Abidol dan Darunavir bisa mencegah virus. Namun setelah WHO menepis kabar tersebut Emas kembali rebound.

Melihat kedepan, Emas berpeluang lanjutkan penurunan jika mencermati reaksi di pasar saham global, seperti indeks saham Amerika, Dow Jones yang kembali meroket dekati level rekor tinggi meski WHO telah mengkonfirmasi 3,100 kasus infeksi virus baru di Tiongkok dalam 24 jam terakhir, yang berarti para investor masih optimis pada akhirnya obat untuk virus tersebut dapat ditemukan cepat atau lambat, dan memicu aksi bargain hunting ketika harga saham global sedang terkoreksi tajam yang jarang sekali ditemukan moment kejatuhan bursa saham global tersebut. Alhasil, arus hot money yang mengincar indeks saham ini menyebabkan daya tarik Emas menjadi pudar dan berpeluang melemah lagi mengincar area 1545 -$1538.

Minyak Melambung Paska Rapat Darurat OPEC

Setelah jatuh ke level terendah satu tahunnya, harga minyak rebound 4% kemarin karena adanya harapan bahwa pengembangan vaksin untuk virus corona dengan cepat, bisa mengendalikan wabah tersebut dan mengembalikan permintaan minyak di negara dengan konsumsi minyak tersebut. Berita tersebut juga mampu mengimbangi data Energy Information Administration (EIA) yang menunjukkan cadangan minyak AS naik 3,35 juta barel minggu lalu, melebihi angka perkiraan kenaikan 2,83 juta barel. Sentimen positif minyak juga datang dari pertemuan teknis OPEC dan aliansinya di Wina, yang mencoba menyepakati pemangkasan output lebih banyak untuk menstabilkan harga minggu ini.

market performance hsb forex 6 feb 2020

market technical overview hsb forex 6 feb 2020

index technical overview hsb forex 6 feb 2020

market mover calendar hsb forex 6 feb 2020

Disclaimer

The rate and other information rendered herein by education & analysis HSB has been obtained from sources we believe reliable, but we can’t represent that they are complete and accurate. We are not responsible to any offer to sell or solicitation of an offer to purchase base on the rate and information contained.