Euro Melemah Setelah Kenaikan Imbal Hasil Treasury Amerika Membuat Index Dollar Kembali di atas Level 96

Peluang: Bearish
Open Sell: 1.13300
Target Profit: 1.12700
Stop Loss: 1.13700
Profit/Lot: $600

Analisa Fundamental

Euro Melemah di awal minggu pertama 2022, setelah obligasi pemerintah Amerika melonjak ke tertinggi multi-bulan, mendorong Dollar naik tajam terhadap sebagian besar rival utamanya.
Imbal hasil obligasi pemerintah melonjak ketika gelombang baru virus corona melanda dunia.
Dari data ekonomi IMP Manufaktur Markit yang diterbitkan Desember untuk kawasan euro, yang sebagian besar direvisi naik. Namun, indeks Jerman direvisi turun menjadi 57,4, meskipun indeks untuk Uni Eropa dikonfirmasi di 58. Kalender AS termasuk Pengeluaran Konstruksi November, naik 0,4% MoM dan IMP Manufaktur Markit, yang keluar di 57,7.

Analisa Teknikal

Grafik EURUSD membentuk pola bearish enguilfing yang secara teknikal berpotensi melanjutkan koreksi hari ini. Euro juga ditutup di bawah ke empat MA, dan hari ini diprediksi menuju target support di 1.12700, sementara resistan di 1.13300.

Grafik 4 jam dan harian


DISCLAIMER: KONTEN ARTIKEL BERSIFAT SPEKULATIF DAN TIDAK MENJAMIN

Disclaimer

Artikel di atas hanyalah sebagai informasi dan pendidikan saja. Informasi di atas tidak bertujuan untuk dijadikan saran. Produk dengan leverage memiliki tingkat risiko yang tinggi terhadap modal yang Anda investasikan. Nilai investasi dapat turun atau naik dan Anda dapat kehilangan pembayaran margin awal Anda. Pastikan Anda telah memahami sepenuhnya semua risiko yang terlibat.

Klik disini untuk trading forex, emas, oil dan index saham di HSB Investasi. Segera daftar untuk mendapatkan kesempatan komisi trading hingga $0 / lot.