RINGKASAN 20 Februari 2020

  • Dollar Melambung vs Yen Jepang Paska Data Ekonomi
  • Emas Berupaya Tembus Titik Tertinggi $1611 Per Troy Ons
  • Minyak Potensial Lanjutkan Uptrend Karena Kebijakan PboC

Dollar Melambung vs Yen Jepang Paska Data Ekonomi

Dollar menguat ke level tertinggi tiga tahun kemarin dan mata uang yen turun ke level terendah sembilan bulan berkat laporan dari Tiongkok bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan langkah stimulus untuk menolong industri penerbangannya yang terpuruk oleh kecemasan virus Corona.

Penguatan dollar juga didukung oleh solidnya data ekonomi AS, serta FOMC minutes yang optimis, namun masih menunjukkan adanya kehati-hatian. Data kemarin menunjukkan pembangunan rumah baru turun lebih kecil dari perkiraan, sementara Producer Price Index (PPI) mengalami kenaikan 0,5% di Januari.

Sementara itu, FOMC minutes menunjukkan bahwa suku bunga masih akan ditahan untuk sementara waktu untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, lapangan kerja yang kuat, serta target inflasi ke 2%. Dana pensiun Jepang juga menunjukkan minat beli USDJPY melalui counterpartynya sejak malam. Secara teknikal, USDJPY jika tembus diatas trendline resistance sejak 2015 ini, membuka peluang berlanjutnya uptrend ke kisaran 112.00, dengan long term target di 120.00.

Emas Berupaya Tembus Titik Tertinggi $1611 Per Troy Ons

Harga emas naik ke atas level psikologi $1600 per troy ons kemarin setelah pernyataan perusahaan Apple yang mendorong investor melarikan dananya ke aset safe haven. Saham dan aset berisiko lainnya turun ketika pasar AS kembali buka setelah liburan President Day. Harga emas naik ke level tertinggi tujuh tahunnya kemarin karena kekhawatiran dampak virus corona terhadap pertumbuhan ekonomi global, mendorong asset safe haven.

Emas menguat meski bursa saham global menguat menyusul turunnya jumlah kasus virus corona. Emas kini berpotensi untuk tembus secara meyakinkan titik tertinggi 8 January di level $1611 per troy ons, terutama menjelang rilis data ekonomi dari China, Jepang, Taiwan dan Singapura dalam 2 pekan kedepan yang berpotensi lemah dan menunjukkan bahaya resesi, dimana hal ini menopang Emas sebagai safe haven ditengah pelambatan ekonomi.

Minyak Potensial Lanjutkan Uptrend Karena Kebijakan PbOC

Minyak menguat lebih dari 2% kemarin karena meredanya kekhawatiran permintaan yang menurun akibat penyebaran virus corona di China, serta sanksi AS terhadap Venezuela. Data dari pemerintah China menunjukkan jumlah kasus baru virus corona menurun, meski WHO mengatakan tidak ada cukup data untuk mengetahui apakah epidemi tersebut sedang terkontrol.

Wall street kembali mencetak rekor berkat optimisme bahwa China akan menstimulus ekonomi dan mengatasi wabah tersebut. PbOC, bank sentral China diperkirakan akan memangkas suku bunga pinjaman Kamis ini untuk mengatasi ekonominya yang terpukul karena penutupan aktifitas bisnis dan perjalanan. Langkah China ini memacu optimisme baru terhadap pulihnya permintaan minyak dari negara konsumen minyak terbesar kedua dunia tersebut.

Fokus selanjutnya akan tertuju ke data cadangan minyak mentah AS yang dirilis oleh EIA pukul 23:00 WIB, data yang positif untuk minyak dapat menopang berlanjutnya uptrend menguji level resisten di $54.20 – $54.70 per barrel.

market performance hsb investasi 20 feb 2020

market technical overview hsb investasi 20 feb 2020

index technical overview hsb investasi 20 feb 2020

market mover calendar hsb investasi 20 feb 2020

market mover calendar hsb investasi 20 feb 2020

Disclaimer

The rate and other information rendered herein by education & analysis HSB has been obtained from sources we believe reliable, but we can’t represent that they are complete and accurate. We are not responsible to any offer to sell or solicitation of an offer to purchase base on the rate and information contained.