RINGKASAN 13 Maret 2020

  • Euro Melemah Paska Keputusan ECB, Dollar Fokus Pada Rapat Darurat The Fed
  • Emas Berbalik Trend Akibat Potensi Aksi Selling Cadangan Devisa Emas
  • Minyak Turun Terbatas Akibat Tensi Ketegangan Timur Tengah

Euro Melemah Paska Keputusan ECB, Dollar Fokus Pada Rapat Darurat The Fed

Euro Melemah kemarin karena investor tidak merespon positif stimulus yang dilakukan European Central Bank (ECB) dalam menangkal risiko ekonomi dari penyebaran virus corona. ECB meluncurkan stimulus kemarin untuk membantu ekonomi zona euro mengatasi meningkatnya biaya wabah virus corona, namun bank sentral tersebut tetap mempertahankan suku bunganya. Dalam rapatnya kemarin, ECB menambah nilai program pembelian aset atau yang dikenal dengan quantitative easing (QE) sebesar 120 miliar euro (US$ 105,8 miliar) yang akan dilakukan hingga akhir tahun nanti. Fokus selanjutnya akan tertuju pada rapat darurat The Fed, melihat kondisi pasar saham Wall Street yang anjlok lebih dalam, terdapat potensi bank sentral AS memangkas darurat suku bunga nya menjadi nol persen. Tentunya jika hal ini terjadi maka Dollar dapat melemah signifikan terhadap berbagai mata uang utama. Namun selama The Fed belum pangkas suku bunga nya lagi, Dollar berpotensi masih menguat, karena kepanikan pasar melakukan penarikan reksadana akibat kejatuhan pasar saham global, yang mengakibatkan tingginya permintaan Dollar. Pairing Eurusd berpotensi turun lebih lanjut mengincar area 1.1140 – 1.1080, namun perlu diwaspadai jika terjadi pangkas bunga darurat The Fed, maka EURUSD potensial berbalik arah menguat.

Emas Berbalik Trend Akibat Potensi Aksi Selling Cadangan Devisa Emas

Harga emas jatuh ke menembus level support $1600 kemarin karena kebutuhan margin call, yang membuat investor melakukan aksi profit taking terhadap emas untuk menutupi kerugian di pasar saham di tengah larangan AS pada sebagian besar wisatawan Eropa yang datang. Terlihat bahwa saat ini terjadi kepanikan di pasar, yang membuat investor menjual asset-nya, termasuk emas. Apalagi di saar bersamaan beredar rumor bank sentral Russia melakukan penjualan cadangan devisa Emas nya untuk menutupi biaya kejatuhan minyak yang sangat dalam. Russia kini tengah bersiap harga minyak bertahan di level $25 per barrel untuk 10 tahun kedepan, dalam rangka menutupi ongkos biaya produksi minyak tersebut, mereka melakukan selling cadangan devisa Emas nya. Waspada jika berbagai bank sentral dunia turut menjadi net seller cadangan devisa Emas nya, karena memerlukan amunisi stimulus gelontoran likuiditas untuk menyetabilkan pasar keuangan, maka Trend Emas potensial melanjutkan pelemahan hingga ke level $1553 per troy ons dan target selanjutnya di $1450 per troy ons.

Minyak Turun Terbatas Akibat Tensi Ketegangan Timur Tengah

Sentimen buruk terus menerus datang bagi pelaku pasar minyak. Setelah isu virus corona, perang harga minyak antara Arab Sadi dan Rusia, masalah lain kembali muncul dengan larangan presiden AS Donald Trump pada sebagian besar orang Eropa untuk berkunjung ke AS untuk mencegah penyebaran COVID-19. Khusus bagi minyak, dengan adanya pelarangan tersebut berarti penerbangan trans-atlantik akan sedikit, memukul sektor penerbangan, yang saat ini sudah rapuh setelah kehilangan bisnis dari Timur Jauh ke Eropa Tengah. Namun ada katalis positif, terkait merebaknya ketegangan yang terjadi di Timur Tengah yang menyebabkan tewasnya warga negara Amerika Serikat dan Inggris berpeluang memicu kenaikan harga minyak dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di $32.00 – $33.00.

market performance hsb investasi 13 mar 20

market technical overview hsb investasi 13 mar 20

index technical overview hsb investasi 13 mar 20

market mover calendar hsb investasi 13 mar 20

market mover calendar hsb investasi 13 mar 20

Disclaimer

The rate and other information rendered herein by education & analysis HSB has been obtained from sources we believe reliable, but we can’t represent that they are complete and accurate. We are not responsible to any offer to sell or solicitation of an offer to purchase base on the rate and information contained.