GBP Ikut Terkoreksi Tajam Seiring Pelemahan Pasar Saham Global Setelah Penguatan Imbal Hasil Obligasi Amerika

Peluang: Bearish
Open Sell: 1.40250
Target Profit: 1.38750
Stop Loss: 1.41000
Profit / Lot: $1500

Analisa Fundamental

GBP mengalami penurunan paling tajam pada tahun 2021 ketika turun 0,88% terhadap Dolar sebagai tanggapan atas aksi jual tajam di pasar saham global.

“Pound telah berperilaku lebih seperti aset berisiko daripada aset yang aman sejak dimulainya pandemi. Memang, korelasi antara FTSE 100 dan pound telah meningkat tajam sejak awal tahun 2020,” kata Paul Dales, Kepala Inggris. Ekonom di Capital Economics.

Sentimen investor yang memburuk terlihat dengan pasar saham global turun tajam di tengah reli dalam imbal hasil obligasi global, dengan kenaikan imbal hasil obligasi di AS menjadi perhatian khusus.

Imbal hasil yang dibayarkan pada obligasi 10 tahun AS telah melonjak tajam selama 24 jam terakhir, namun demikian juga dengan tingkat imbal hasil 5 tahun dan 7 tahun.

Analisa Teknikal

GBPUSD dalam grafik harian keluar dari pola channel up, dan saat ini menuju support kuat di 1.38750. Namun Momentum RSI masih bertahan di 59 dan menunjukkan masih ada potensi GBP melanjutkan trend bullishnya di waktu mendatang.

Grafik 4 jam dan harian

[Disclaimer: Konten artikel hanya bersifat spekulatif dan tidak menjamin.]

Disclaimer

Artikel di atas hanyalah sebagai informasi dan pendidikan saja. Informasi di atas tidak bertujuan untuk dijadikan saran. Produk dengan leverage memiliki tingkat risiko yang tinggi terhadap modal yang Anda investasikan. Nilai investasi dapat turun atau naik dan Anda dapat kehilangan pembayaran margin awal Anda. Pastikan Anda telah memahami sepenuhnya semua risiko yang terlibat.

Klik disini untuk trading forex, emas, oil dan index saham di HSB Investasi. Segera daftar untuk mendapatkan kesempatan komisi trading hingga $0 / lot.