Home Analisa Teknikal Forex Penjelasan Indikator ARBR Untuk Trading

Penjelasan Indikator ARBR Untuk Trading

by HSB
0 comment

Pada platform trading HSB, di bagian deputy terdapat indikator ARBR. Di artikel ini akan dijelaskan cara membaca indikator ini agar bermanfaat ketika anda ingin membuka posisi.

AR dan BR adalah indikator yang menganalisa riwayat harga untuk mengutamakan harga opening untuk mencari popularitas pasar. Kedua indikator ini memperlihatkan analisa volatilitas harga dari 2 sudut yang berbeda, yang bertujuan untuk melacak trend harga di masa depan 

Perhitungan Index Popularitas

Index popularitas berdasarkan harga pembukaan (opening) hari itu dengan membandingkan harga tertinggi dan terendah di hari itu. Periode yang digunakan umumnya adalah 14 hari atau 26 hari.   

Pengaplikasian Indikator

  1. Nilai AR 100 di zona tengah. Fluktuasi nilai AR diantara angka 80 – 120. Trend harga relatif stabil, tidak ada fluktuasi yang drastis.
  2. Jika nilai AR tinggi, maka pasar sedang aktif. Namun jika nilai AR terlalu tinggi berarti harga sedang tinggi dan bisa menjadi kesempatan untuk exit.
  3. Bila nilai AR lebih rendah dari merupakan peluang. Bila nilai AR jatuh di bawah angka 70, maka harga bisa sewaktu-waktu naik kembali.
  4. Dari kurva AR dapat dilihat momentum trading baik dimana harga mencapai titik terpuncak kemudian jatuh kembali.

Perhitungan Indikator Kesediaan (Willingness)

Index kesediaan (willingness) berdasarkan pada harga penutupan (closing) kemarin. Dengan membandingkan harga tertinggi dan terendah hari itu dengan harga penutupan pada jangka waktu tertentu, maka didapatkan tingkat willingness pasar.

Prinsip Dasar Pengaplikasian 

  1. Nilai BR lebih mudah bereaksi dibandingkan nilai AR. Ketika nilai BR berfluktuasi di antara 70 – 150, maka tunda dulu membuka posisi. 
  2. Nilai BR lebih tinggi dari 400 atau lebih, harga dapat jatuh turun kapan saja, maka itu adalah waktu yang tepat untuk jual. Jika nilai BR di bawah 50, maka harga dapat terangkat naik kapan saja, maka itu adalah waktu yang tepat untuk beli.

Peraturan Penggunaan ARBR

AR dapat digunakan sendiri tanpa perlu menampilkan BR. Namun BR harus dibaca bersamaan dengan AR agar efektif. Maka kurva AR dan BR ditampilkan bersamaan dalam chart yang sama. Peraturannya adalah sebagai berikut:

  1. AR dan BR naik secara cepat bersamaan yang berarti harga memuncak maka terdapat peluang mengambil profit.
  2. BR lebih rendah dibandingkan dengan AR dan index di bawah 100 menandakan adanya peluang. 
  3. BR setelah mencapai puncak kemudian menurun hingga 1,2. Jika tidak ada sinyal peringatan muncul maka ini adalah peluang.
  4. BR naik secara cepat, AR konsolidasi, maka waktu yang tepat untuk menjual.

Disclaimer

Artikel di atas hanyalah sebagai informasi dan pendidikan saja. Informasi di atas tidak bertujuan untuk dijadikan saran. Produk dengan leverage memiliki tingkat risiko yang tinggi terhadap modal yang anda investasikan. Nilai investasi dapat turun atau naik dan anda dapat kehilangan pembayaran margin awal anda. Pastikan anda telah memahami sepenuhnya semua risiko yang terlibat sebelum trading di aplikasi forex HSB.

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288