Pada hari Rabu (28 Agustus), kontrak emas berjangka COMEX ditutup turun 0.2% di harga $1549.10 per ounce. Kenaikan saham AS melemahkan permintaan aset safe-haven. Penguatan dolar juga membatasi pergerakan naik harga emas; Perak berjangka ditutup naik 0.9% di harga $18.456 per ounce. Selama sesi dagang, naik 1.8% menjadi 18.62, tertinggi sejak April 2017.

Harga emas ditutup turun pasca pasang-surut 1 hari, di tengah ketidakpastian prospek dagang membuat investor menunggu dan melihat pola trend. Harga emas telah meningkat tajam dalam dua bulan terakhir, para analis mengatakan beberapa pembeli potensial sedang menunggu harga emas untuk koreksi naik. Editor “GOLD News” Brien Lundin mengatakan bahwa emas hanya konsolidasi naik baru-baru ini di tengah pengaruh buruk kenaikan saham AS. Saham AS naik pada hari Rabu dan harga emas turun sedikit.

Ahli strategi mata uang senior DailyFX, Ilya Spivak mengatakan harga emas dalam koreksi. Pada hari perdagangan sebelumnya, harga emas ditutup di atas level resistance $1535 oz, dan kembali menguji di level $1535. Secara tekniknal jika menembus, itu normal terjadi.

Heraeus menyatakan telah ada korelasi antara obligasi suku bunga negatif dan harga emas dalam beberapa tahun terakhir. Meskipun harga emas jangka pendek dapat mendatangkan koreksi, prospek pasar dapat terus meningkat. Heraeus juga menyatakan total hutang tingkat bunga negatif $16 triliun secara global menarik permintaan emas.

Lembaga tersebut juga menyatakan bahwa normal-normal saja jika revisi harga emas akibat lonjakan yang berkelanjutan dan kondisi overbought. Pada awal Agustus, posisi buy net emas Comex menyentuh 29.3 juta ons, level tertinggi sejak 2016, dan kontrak terbuka mencapai 90 juta ons mencapai rekor tinggi terbaru, artinya setelah sejumlah besar posisi buy, harga emas akan koreksi. Namun, ketika sejumlah bank sentral melakukan pelonggaran dan perang dagang, emas masih didukung.

Kontrak perak berjangka COMEX Desember naik 1.8% menjadi 18.62, tertinggi harian sejak April 2017.

Perak berjangka naik lebih dari 12% pada bulan Agustus, mungkin juga kenaikan terbesar bulanan sejak 2016, karena aset safe-haven mengimbangi perlambatan permintaan dari sektor industri.

Heraeus laporan pasar mingguan menyatakan bahwa harga emas dan perak masih relatif tinggi, menyisahkan ruang bullish yang cukup untuk perak. GoldCore menyatakan di situs web resminya bahwa level resistensi berikutnya untuk perak adalah $20 per ons, dan penutupan bulanan di atas level tersebut akan membuka jalan nominal tertinggi tahun 1980 yaitu $50 per ons.