Selain candlestick chart yang populer digunakan, chart juga tersedia dalam bentuk line chart. Line chart hanya menunjukkan harga close saja. Jadi garis di line chart menyambungkan dari titik satu ke titik yang lain, dimana titik-titik tersebut adalah harga close. Harga close memberi informasi penting mengenai price action selama sebuah tren berlangsung. Trader menggunakan line chart untuk mengetahui price action sebenarnya.

Terkadang trader hanya perlu chart sederhana tanpa perlu menggunakan indikator dan oscillator, untuk membaca peluang di chart. Line chart yang berupa satu garis sederhana cukup untuk membantu trader membuat keputusan karena minimnya noise atau bisingan yang mengganggu. Salah satu keunggulan line chart adalah, price action yang tidak terlihat antara harga open dan close sehingga trader dapat mengetahui arah pasar yang sebenarnya. Keunggulan lainnya yaitu tren dan titik pembalikan harga menjadi lebih jelas terlihat.

Support Dan Resistance

Support dan resistance mudah ditemukan apabila menggunakan line chart. Cara mencari area support dan resistance adalah menggabungkan 2 titik menggunakan garis tren. Kemudian, tarik garis tren ke bagian kanan chart. Ketika harga sudah mencapai area tersebut, pembalikkan harga sangat mungkin terjadi.

Cara trading dengan line chart adalah fokus pada price action yang relevan. Langkah-langkah ketika trading dengan line chart:

  • Tentukan line chart, cari support dan resistance yang memiliki tren bullish dan bearish.
  • Gambar garis tren menyambungkan 2 lower low (ketika bearish) dan tarik hingga ke bagian kanan chart.
  • Pasang order untuk beli sampai support dan jual sampai resistance.
  • Tentukan stop loss di bawah candlestick (ketika tren bearish) dan di atas (ketika tren bullish).
  • Pasang rasio risk:reward 1:3.

Moving Average

Moving average menyediakan resistance pada tren bearish dan support ketika rally. Semakin tinggi moving average, semakin kuat support atau resistance. Semakin besar jangka waktu yang digunakan, semakin kuat pula support atau resistance.

Moving average memperlihatkan kekuatan dari sebuah tren. Semakin harga mendekati average, tren tersebut semakin melemah. Oleh karena itu, trader menggunakan line chart dan mengetes ketika line chart menyentuh moving average.

Disclaimer

Artikel di atas hanyalah sebagai informasi dan pendidikan saja. Informasi di atas tidak bertujuan untuk dijadikan saran. Produk dengan leverage memiliki tingkat risiko yang tinggi terhadap modal yang Anda investasikan. Nilai investasi dapat turun atau naik dan Anda dapat kehilangan pembayaran margin awal Anda. Pastikan Anda telah memahami sepenuhnya semua risiko yang terlibat.